Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
30 Juni 2026
A A
Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Pemuda asal Bogor buka Les Komputer untuk side job. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Febriansyah (22) tak pernah menyangka bakal buka usaha sampingan seperti les khusus komputer, di samping menjalani profesi utamanya sebagai multimedia designer grafis. Ide ini muncul ketika dirinya melihat langsung realitas di sekitar rumahnya di Kota Bogor.

“Dengar-dengar dari orang sekitar, para siswa ini dapat pelajaran informatika di sekolah tapi sepertinya beberapa sekolah belum memiliki fasilitas yang memadai. Sekalipun ada, paling untuk kalangan tertentu,” kata Febriansyah saat dihubungi Mojok, Senin (29/6/2026).

Iklan

Di sisi lain, pemuda asal Bogor itu juga menyadari mulai banyak usaha les khusus komputer di sekitar rumahnya. Pasarnya pun tak sedikit, sebab ternyata banyak orang tua dan siswa yang minat untuk belajar.

Berangkat dari persoalan di atas, Febri pun terdorong untuk membuka les khusus komputer. Hitung-hitung juga untuk mengalirkan ilmunya yang sudah dia dapatkan selama kuliah di Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Curhat orang tua yang ingin anaknya jago komputer

Semasa kuliah, Febri sebetulnya sudah punya pengalaman membuka les-lesan tapi khusus pembelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan materi dasar untuk siswa SD.

Beberapa anak maupun wali murid dari siswanya pun curhat ingin belajar komputer. Mereka juga menyarankan Febri untuk membuka les komputer tapi dengan harga yang tidak terlalu mahal, sebab mereka sendiri kesulitan untuk membeli device. 

“Jika memang ada yang punya device sendiri tapi belum bisa menggunakannya kami juga bisa membantu. Yang penting anak-anak punya bekal untuk mereka kedepannya. Sedih rasanya jika melihat anak-anak gagap teknologi di tengah teknologi yang semakin maju ini,” ujar pemuda asal Bogor tersebut.

Atas permintaan tersebut, Febri pun mulai membuka les khusus komputer di Kota Bogor usai dirinya lulus kuliah pada September 2025, dengan modal awal dua buah laptop, yaitu milik pribadinya dan miliknya kakaknya yang seorang guru.

Buka les komputer hanya di hari Minggu

Dari bisnis les khusus komputer bersama kakaknya itu, Febri sebetulnya tak menargetkan banyak cuan karena dia masih punya pekerjaan utama sebagai desainer grafis multimedia di sebuah perusahaan.

Oleh karena itu, Febri hanya membuka les komputer miliknya di hari Minggu pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Namun, karena animonya terus bertambah, dia berencana menambah jam buka lesnya pada hari Sabtu.

“Kami atur jadwalnya dengan durasi 1 jam seharga Rp20 ribu tiap sesi,” jelas Febri.

Jika ditotal dalam sebulan, setidaknya Febri sudah bisa mengumpulkan uang sekitar Rp1,5 juta. Uang itu pun dia putar lagi sebagai modal membeli perangkat baru untuk les komputer miliknya.

Kini, Febri sudah mampu menyediakan 5 device laptop, sekaligus mouse dan keyboard external, serta koneksi internet.

“Untuk materi sebenarnya kami masih yang dasar-dasar saja, seperti teknik mengetik, cara menghidupkan dan mematikan laptop, membuat folder, menyimpan file, cara menggunakan mouse agar tidak kaku,” ujar Febri.

Iklan

Setelah dasar-dasar itu mampu dipahami siswa, Febri bakal mengajari mereka soal aplikasi Microsoft Office yang dirancang untuk mempermudah berbagai pekerjaan administratif. Misalnya, Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint.

“Kami juga sudah mulai kenalkan kecerdasan buatan (AI) untuk siswa SMA,” kata Febri.

Semangat mengajar les komputer meski upah sedikit

Meski tak mendapat cuan banyak dari hasil les komputer itu, Febri tetap bersyukur dan merasa bermakna sebab bisa membagikan ilmunya. 

Dari pengalamannya itu, Febri pun menyadari pentingnya pembelajaran ilmu komputer sejak dini, meski gen alpha sejatinya adalah digital native alias orang yang tumbuh dikelilingi teknologi canggih sejak lahir. 

“Karena walaupun mereka punya gawai, menurut saya pengalamannya pasti berbeda. Apalagi, jika mereka hanya bisa melihat dan menyentuh tanpa tahu pengaplikasiannya. Jika diajarkan sejak dini, mereka pasti lebih tanggap,” jelas Febri. 

Lebih dari itu, Febri juga senang saat melihat antusias anak-anak yang serius dalam belajar komputer. Hal itu terlihat dari kefokusan mereka ketika Febri menerangkan, serta keaktifan mereka dalam bertanya saat praktik. 

Meski tak punya niat menjadikan usaha les komputer ini sebagai pekerjaan utama, Febri tetap berharap bisa mengembangkan bisnisnya bahkan melalui pembelajaran secara online, agar anak-anak lain bisa merasakan kebahagiaan bermain laptop dengan modal murah meriah.

“Saya berharap, walaupun teknologi berkembang semakin cepat, anak-anak Indonesia bisa sama-sama mengimbanginya. Semoga tiap anak bisa merasakan teknologi dengan mudah dan jadi generasi yang hebat untuk masa depan,” ujar Febri. 

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Derita Perintis bukan Pewaris: Beli HP Android dan Laptop Saja Susah karena Tak Tega Minta ke Ibu, Tapi Kini Bisa Kerja di Bidang IT atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2026 oleh

Tags: AIgaptekgen alphakecerdasan buatankerja sampinganles komputerside job
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

siswa sekolah.MOJOK.CO
Sekolahan

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026
Kita Sibuk Menertawakan Baby Boomer yang Tertipu AI, Padahal Gen Alpha Punya Masalah yang Lebih Berbahaya MOJOK.CO
Esai

Kita Sibuk Menertawakan Baby Boomer yang Tertipu AI, Padahal Gen Alpha Punya Masalah yang Lebih Berbahaya

12 Juni 2026
Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal MOJOK.CO
Esai

Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal

18 Mei 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot
Sekolahan

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.