Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Derita Perintis bukan Pewaris: Beli HP Android dan Laptop Saja Susah karena Tak Tega Minta ke Ibu, Tapi Kini Bisa Kerja di Bidang IT

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
30 Juli 2025
A A
Perjuangan perintis bukan pewaris, membeli Lenovo berkat cicilan Ibu hingga bisa kerja di bidang Teknologi Informasi. MOJOK.CO

ilustrasi - perjuangan ibu belikan laptop Lenovo. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perjuangan Taufik (24) untuk bisa kerja di bidang teknologi informasi dan kuliah dengan jurusan selaras, tak semudah seperti yang dikatakan “bocil pewaris” itu kepadamu. Taufik yang merintis minatnya sejak SMP, bersyukur bisa mengambil keputusan yang tepat, yakni bernegosiasi dengan ibunya untuk membeli laptop Lenovo.

Negosiasi pada ibu untuk beli laptop 

Taufik bukan berasal dari keluarga pewaris. Dalam kondisi ekonomi yang mendesak, ia memilih tidak neko-neko alias tak mengikuti tren anak zaman now. Misalnya, untuk membeli gawai guna kebutuhan sekolahnya saat SMP.

Ia memilih menggunakan HP android, minimal bisa digunakan untuk mengirim pesan (SMS). Sementara saat itu sedang tren-trennya HP black berry. Seiring waktu, aplikasi media sosial mulai berkembang seperti Instagram dan Youtube. Ia pun tak pernah kepikiran akan menjadi “perintis” di bidang IT.

Mulanya, Taufik merasa tidak perlu mengikuti arus, sampai akhirnya ada peraturan dari pemerintah soal ujian nasional yang diberlakukan secara online untuk pertama kali. Mau tidak mau, Taufik membutuhkan peralatan canggih seperti laptop atau gawai yang mumpuni.

“Bahkan, simulasi sampai try out itu aku butuh laptop atau HP yang setidaknya mumpuni untuk buka website. Otomatis aku bingung, mau minta ke orang tua juga sungkan karena keluarga sedang masa-masa sulit,” kata Taufik kepada Mojok, Jumat (25/7/2025).

Namun, kalau Taufik tidak berani bilang ke orang tua, ia juga terancam tak bisa ikut ujian nasional. Alhasil, pemuda asal Surabaya itu memberanikan diri untuk melakukan negosiasi kepada ibunya.

“Aku bilang ke ibuku, kalau misal nggak perlu dibelikan HP tapi cukup belikan laptop karena lebih genting buat mengerjakan tugas dan try out dari sekolah,” kata Taufik sebelum punya minat di bidang Teknologi Informasi.

“Mangkanya kalau boleh jujur, aku agak kudet masalah sosmed. Sampai sekarang pun cuman mengunduh Instagram untuk melihat berita,” kelakarnya.

Mulai merintis dengan laptop sederhana

Akhirnya, orang tua Taufik memahami kalau beli laptop itu bukan untuk gaya-gayaan tapi sudah menjadi kebutuhan. Karena tak punya cukup uang untuk membeli laptop, orang tuanya sampai menyicil. Bahkan, saat seorang sales menawari mereka untuk menambah program-program di laptop, Taufik dan orang tuanya memilih urung. 

“Buat bayar Rp150 ribu saja kami sudah nggak mampu. Jadi ya beli laptop merk Lenovo itu kosongan. Nggak ada aplikasi lain seperti Microsfot Office,” jelas Taufik.

Tapi apalah guna laptop tanpa aplikasi. Taufik yang bukan pewaris akhirnya mencari cara lain untuk mengunduh program secara otodidak. Ia memilih melakukan “riset” selama 5 jam di warnet ketimbang harus membayar uang sejumlah Rp150 ribu. Hitung-hitung modal awal untuk merintis minatnya di bidang IT. Eh, tidak tahunya laptop Lenovo tersebut malah kena virus, bahkan sebelum benar-benar dia pakai.

Baca Halaman Selanjutnya

Sering unduh program nggak jelas sampai kena virus

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2025 oleh

Tags: barang berhargabukan pewarishadiah dari ibukerja TIlaptop lenovolenovolulusan SMKmerintis karierTeknologi Informasi
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Lulusan SMK cuma kerja jadi pegawai di SPBU, diremehkan saudara tapi malah jadi tempat ngutang MOJOK.CO
Sehari-hari

Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

21 April 2026
Alfath, mahasiswa berprestasi UGM Jogja lulusan SMK di Klaten
Sekolahan

Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM

11 April 2026
Lulusan SMK ngaku dapat gaji 20 juta saat kerja di Sidoarjo agar orang tua tidak direndahkan karena standar sukses di desa MOJOK.CO
Urban

Lulusan SMK Ngaku Kerja Gaji 20 Juta Perbulan agar Ortu Tak Direndahkan, Tapi Masih Tak Cukup buat Ikuti Standar Sukses di Desa

12 Februari 2026
Adik rela berkorban memupus mimpi kuliah dan jadi sarjana PTN gara-gara kakak sendiri MOJOK.CO
Ragam

Wong Liyo Ngerti Opo: Adik Korbankan Mimpi Kuliah PTN, Biar Kakak Saja yang Jadi Sarjana sementara Adik Urus Orang Tua

25 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
Nasib pekerja gen Z dicap lembek oleh milenial

Gen Z Jadi Kambing Hitam Generasi Senior, Dicap Lembek dan Tak Bisa Kerja padahal Perusahaan yang “Red Flag”

16 April 2026
Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual MOJOK.CO

Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual

20 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.