Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Derita Perintis bukan Pewaris: Beli HP Android dan Laptop Saja Susah karena Tak Tega Minta ke Ibu, Tapi Kini Bisa Kerja di Bidang IT

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
30 Juli 2025
A A
Perjuangan perintis bukan pewaris, membeli Lenovo berkat cicilan Ibu hingga bisa kerja di bidang Teknologi Informasi. MOJOK.CO

ilustrasi - perjuangan ibu belikan laptop Lenovo. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Gara-gara mengunduh program nggak jelas, leptop Lenovo punyaku sampai kena virus, dan akhirnya blue screen. Hahaha, padahal belum sampai satu bulan pemakaian. Untung ada garansi,” kata Taufik.

Iklan

Masalahnya tak berhenti sampai disitu, karena leptop Lenovo milik Taufik jadi rentan terkena virus saat dicolok flashdisk milik teman-temannya. Setelah mengamati lebih jauh, Taufik baru tahu kalau ada OneKey Recovery dari Lenovo. Sebuah perangkat lunak yang sudah terpasang sebelumnya pada sistem operasi. Dirancang untuk mencadangkan data dan memulihkan Lenovo seperti sebelumnya.

“Walah, ero ngunu biyen nggak perlu tak garansino, (Tahu gitu, dulu nggak perlu aku garansikan), cuma gini doang,” ujar Taufik.

Kerja di bidang IT dengan leptop Lenovo jadul

Pengalaman itu membuat Taufik sebagai perintis menggeluti ilmu di bidang perangkat lunak (software). Maka, setelah SMP ia memutuskan daftar ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) alih-alih ke sekolah negeri. Tapi bukannya masuk ke Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Taufik malah diterima di Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

“Berhubung nggak riset sebelum daftar, ternyata salah jurusan. Ya sudah lah ya, yang penting di bidang IT,” kata Taufik yang bukan pewaris.

Namun, berbekal laptop Lenovo pemberian orang tuanya, Taufik kini bisa bekerja di bidang Teknologi Informasi (IT). Selama setahun bekerja, ia berhasil jadi “perintis” dengan mengumpulkan uangnya untuk kuliah, sehingga kemampuannya bisa meningkat.

Taufik mengaku laptop Lenovo miliknya masih awet digunakan selama 12 tahun ini, mulai dari UN SMP hingga dipakai saat kuliah. Karena, laptop itu betul-betul ia jaga seperti memperbarui RAM dan mengganti SSD agar lebih gacor.

“Lenovo jadi salah satu hadiah paling berpengaruh di hidupku, andaikan orang tuaku waktu itu tidak jadi membelikan laptop, aku nggak akan bisa merintis karier di bidang IT,” lanjutnya.

Namun, usia dan batas pemakaian memang tak bisa bohong. Secara fisik, engsel laptop miliknya bahkan sudah rusak. Kadang-kadang, ia juga tidak sanggup digunakan untuk pekerjaan IT yang berat, tapi Taufik mengaku masih setia.

“Lenovo lawas ini masih sering kupakai untuk bekerja biar tambah semangat, meskipun aku sudah beli laptop baru yang merk-nya juga Lenovo,” ujar Taufik, seorang perintis yang membangun kariernya di bidang IT.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: 10 Tahun Menderita Menggunakan Lenovo, “Laptop Kentang” Pemberian Bapak dari Hasil Mencicil liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2025 oleh

Tags: barang berhargabukan pewarishadiah dari ibukerja TIlaptop lenovolenovolulusan SMKmerintis karierTeknologi Informasi
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO
Urban

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO
Urban

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
Lulusan SMK cuma kerja jadi pegawai di SPBU, diremehkan saudara tapi malah jadi tempat ngutang MOJOK.CO
Sehari-hari

Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

21 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Di Balik Lanyard Startup Jaksel: Digembleng Target Tinggi, Digaji Pas-pasan MOJOK.CO

Di Balik Lanyard Startup Jaksel: Digembleng Target Tinggi, Digaji Pas-pasan

3 Agustus 2026
burnout kerja kantoran mojok.co

Mencintai Pekerjaan tanpa Harus Menyukai Orang-Orang di Dalamnya

4 Agustus 2026
10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026
KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas MOJOK.CO

KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas

3 Agustus 2026
Kemiskinan DIY menurun. MOJOK.CO

Jumlah Orang Miskin di Yogyakarta Berkurang, Penurunannya Jadi yang Tertinggi di Jawa pada Maret 2026

6 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.