Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Guru Honorer UNY Ngelus Dada Dapat THR Cuma Rp65 Ribu, Nasib Guru Les Privat Masih Jauh Lebih Baik

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
2 April 2024
A A
Guru Honorer UNY Ngelus Dada Dapat THR Cuma Rp65 Ribu, Nasib Guru Les Privat Masih Jauh Lebih Baik.mojok.co

Ilustrasi Guru Honorer UNY Ngelus Dada Dapat THR Cuma Rp65 Ribu, Nasib Guru Les Privat Masih Jauh Lebih Baik (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pada lebaran kali ini, Hani (24) harus gigit jari. Pasalnya, nominal Tunjangan Hari Raya (THR) yang ia terima sebagai guru honorer hanya sebesar Rp100 ribu. Itu pun masih terpotong dengan tetek-bengek lain, yang jika diakumulasikan, Hani hanya akan membawa pulang Rp65 ribu.

Hani sendiri merupakan guru honorer di salah satu SD swasta di Bantul. Sudah hampir enam bulan lulusan PGSD UNY ini mengajar di sekolah tersebut. Sudahlah gaji tak seberapa, kini THR pun cair dengan nominal yang sangat sedikit.

Iklan

Jika kita merujuk ke Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pemberian THR dan Gaji ke-13 Kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiunan dan Penerima Tunjangan Tahun 2024, sebenarnya tenaga honorer seperti Hani ini tak termasuk dalam daftar penerima THR 2024 maupun gaji ke-13.

Bahkan, hal tersebut juga ditegaskan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas pekan lalu. Menurut eks Bupati Banyuwangi tersebut, “tenaga honorer tidak akan mendapatkan THR dan gaji ke-13, kecuali bagi yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)”.

“Kami sampaikan honorer tidak dapat THR dan gaji ke-13,” jelas Azwar Anas, Selasa (26/3/2024) lalu.

THR guru honorer habis buat sekali bukber

Soal THR yang dia terima, Hani mengaku kalau itu “tak layak disebut sebagai THR”. Ia lebih senang menyebutnya sebagai “sumbangan kepala sekolah” karena memang uang yang tak seberapa itu keluar dari kantong pribadi Sang Kepsek.

Di sekolah tempat Hani mengajar, total ada sekitar enam guru honorer. Hani adalah yang paling muda. Meski demikian, nasib honorer lain tak lebih baik darinya. Mereka juga hanya mendapat THR Rp100 dengan banyak potongan.

“Jadi itu masih dipotong. Setahuku ada potongan sekitar Rp10 ribu buat admin, dan ada Rp15 ribu buat urunan bukber di sekolah minggu lalu. Jadi ya kita nerima cuma Rp65 ribu aja ,” jelasnya saat Mojok temui pada Senin (1/4/2024).

Mau dilihat dari sisi manapun, angka ini jelas sangat kecil. Jangankan buat membeli segala kebutuhan saat lebaran, THR tadi bahkan sudah habis di hari pertama sejak Hani menerimanya.

“Jadi pagi dapat THR, sore ada ajakan bukber sama teman-teman kuliah. Udah itu langsung habis semua kepake buat bukber,” sambungnya.

Untungnya, kedua orang tua Hani masih bekerja. Jadi, dia tak terlalu mempermasalahkan besaran THR yang di luar nalar itu. Namun, Hani tetap menggarisbawahi kalau di luar sana ada jutaan guru honorer yang nasibnya bisa jadi lebih buruk daripada dia.

“Aku mungkin masih bisa bersyukur karena keluargaku Alhamdulillah masih kecukupan. Tapi coba bayangin guru honorer lain yang nasibnya kurang beruntung, pasti sedih banget lebaran enggak pegang uang.”

Baca halaman selanjutnya…

Nasib guru les privat masih jauh lebih baik. Lebaran banjir THR, lho…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 April 2024 oleh

Tags: guru honorerLebaranlulusan unymahasiswa UNYthrthr guru honoreruny
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO
Pendidikan

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO
Kabar

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
SMARAI rilis album "Semai" berisi tentang perjuangan hidup, salah satunya perjuangan guru honorer MOJOK.CO
Kilas

Potret Himpitan Hidup Guru Honorer dalam Lagu “Optimis” di Album “Semai”, SMARAI Ajak Belajar Menghadapi Kesulitan dan Kegagalan

7 Mei 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.