Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

Redaksi oleh Redaksi
24 Mei 2026
A A
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO

Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme. (Dok. Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO, Magelang – Di tengah maraknya pariwisata olahraga (sport tourism) yang menjadi tren di banyak kalangan, Magelang bisa menjadi salah satu destinasi jujukan jika potensinya dikembangkan. Sebab, jika menilik gelaran Tidar Borobudur 10K, antusiasme masyarakat begitu besar. 

Sejak pagi buta pada Minggu (24/5/2026), 8.000 orang memadati Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah.  Mereka adalah peserta Tidar Borobudur 10K yang terbagi ke dalam beberapa kategori, yakni 10K, 5K, dan 3K. Mereka tengah bersiap memulai start lari dari Alun-alun Kota Magelang untuk kemudian mencapai finish di tempat yang sama lagi.

Ribuan peserta tersebut datang dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia. Ada pelari profesional, komunitas lari, hingga masyarakat umum dari berbagai usia pun tidak mau ketinggalan. Bahkan, sejumlah peserta tampak membawa balita menggunakan stroller sambil berlari santai bersama keluarga.

Keseruan semakin terasa dengan hadirnya peserta berkostum unik. Ada pelari yang mengenakan kostum cone lalu lintas, kostum carnival warna-warni, hingga kostum bertema lingkungan yang menarik perhatian peserta lain dan warga di sepanjang rute.

Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme. (Dok. Pemprov Jateng)

Magelang sejuk dan nyaman untuk pelari, bisa jadi jujukan event sport tourism

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, turut berada di tengah para peserta Tidar Borobudur 10K. Turut merayakan semarak ribuan orang yang berlari menyusuri Magelang.

Berlari  di kategori 5K, Bima memuji jalur lari di Kota Magelang. Menurutnya, rute yang disuguhkan terasa sejuk dan nyaman untuk para pelari. “Saya doakan tahun depan lebih meriah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menilai, event sport tourism semacam ini berpotensi besar mendongkrak sektor jasa dan pariwisata Kota Magelang. Oleh karena itu, pihaknya mendukung penuh dihelatnya kegiatan tersebut.

Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme. (Dok. Pemprov Jateng)

“Karena Kota Magelang kota jasa, untuk bisa mendatangkan banyak orang, salah satunya adalah event olahraga,” katanya setelah menyelesaikan kategori 10K.

Sumarno menyadari, saat ini tren pariwisata olahraga (sport tourism) memang tengah berkembang dan mendapat respons positif dari masyarakat. Maka dari itu, kegiatan sport tourism seperti Tidar Borobudur 10K diharapkan bisa terus digelar setiap tahun dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik.

“Sekarang lagi ramai sport tourism dan antusiasnya luar biasa. Tentu saja kegiatan ini nanti kita evaluasi. Mudah-mudahan nanti bisa diselenggarakan di tahun-tahun berikutnya dan lebih nyaman lagi, antusiasnya lebih banyak lagi dan tentu saja nyaman bagi semua,” katanya.

Support warga lokal yang berkesan bagi peserta luar Jawa 

Di kategori 5K, seorang pelari asal Kepulauan Bangka Belitung, namanya Sakban, keluar sebagai finisher pertama.

Ia mengaku terkesan dengan atmosfer event tersebut di Kota Magelang. Bahkan, baginya, Tidar Borobudur 10K ini lebih meriah dibanding sejumlah fun run lain yang pernah ia ikuti.

Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme. (Dok. Pemprov Jateng)

“Ini lebih meriah dari event fun run yang lain, tanjakannya lebih menantang. Seneng banget,” ujarnya.

Selain itu, antusiasme dan support dari warga lokal di sepanjang rute dirasa memberi kesan tersendiri bagi para pelari, termasuk bagi Sakban.***(Adv)

Iklan

BACA JUGA: Bersepeda Susuri Desa di Prambanan Klaten bikin WNA Terkesan Ramahnya Warga Jateng, Sampai Usulkan Kota Ramah Sepeda atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2026 oleh

Tags: event larievent magelanglarimagelangpelarirute lari magelangsport tourismsport tourism megalengwisata magelang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO
Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Cara Gen Z memulihkan hati dengan lari dan menanam bibit pohon lewat program OAOT. MOJOK.CO
Jagat

Obati Patah Hati dengan Lari 176 km: Cara Gen Z Menebus Dosa Lingkungan Sambil Jadi Pelari Kalcer

14 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Saat ini kita sangat butuh sentuhan rasa manusia dalam komunikasi digital sehari-hari MOJOK.CO

Komunikasi Digital Sangat Butuh “Sentuhan Rasa Manusia”: Agar Tak Cuma Perbincangan Datar tapi Juga Merasa Didengar, Dihargai dan Dipahami

19 Mei 2026
Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur MOJOK.CO

Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur

20 Mei 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.