Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik
Banyak anak muda salah memahami makna healing yang sebenarnya. Ia berbeda dari sekadar liburan atau staycation.
Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Banyak anak muda salah memahami makna healing yang sebenarnya. Ia berbeda dari sekadar liburan atau staycation.
Novel Trabar Batalla karya Remy Sylado menelanjangi toxic masculinity masyarakat kolonial di tanah Minahasa.
Pocong memang hantu kemarin sore. Baru eksis di awal 2000-an. Namun, ia jadi hantu paling seram karena menggambarkan sisi paling...
Bandung adalah kota yang problematik, cuma bikin anak mudanya menderita. Satu-satunya hal yang bisa mereka menjaga kewarasan mereka adalah Persib.
Hutan Papua terancam hilang karena pembukaan lahan tebu dan cetak sawah. Luasnya setengah juta hektar, lima kali luas Kota Jogja.
Melalui EP Animals, Gabriëlle mengkritik dunia yang mulai kehilangan kemanusiaannya melalui alegori hewan.
In this economy, logika ekonomi orang desa yang selama ini jarang dilirik, ternyata malah bisa menyelamatkan anak muda dari masalah...
Konon, kelakuan orang Jakarta buruk: apatis dan individualis. Namun, ternyata, sikap orang Kabupaten jauh lebih toksik dari warga ibu kota.
Konon, kerja sesuai hobi adalah idaman anak muda. Namun, nyatanya, ia malah bikin pekerja menderita dan stres berat.
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.