Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati
Budaya srawung di desa itu cuma berlaku buat orang miskin. Kalau kamu kaya, tak perlu repot-repot membaur bareng warga buat...
Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Budaya srawung di desa itu cuma berlaku buat orang miskin. Kalau kamu kaya, tak perlu repot-repot membaur bareng warga buat...
Pandeglang dan Jogja itu punya kesamaan. Sama-sama bikin susah pekerja, ditinggalkan anak mudanya, tapi warganya sama-sama nrimo ing pandum.
Buku Remy Sylado, Inani Keke dan Trabar Batalla, menjadi angin segar di tengah gempuran fiksi sejarah Jawa-sentris di skena perbukuan...
Banyak mahasiswa berpura-pura miskin demi mendapatkan KIP Kuliah. Parahnya, uang beasiswa habis buat ngonser bahkan dugem.
Kos induk semang sering dicari karena bikin kenyang dan irit. Tapi ia menyimpan sisi lain yang justru bikin mahasiswa nggak...
JPPI mengkritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026. Pemerintah dinilai lebih mementingkan kesejahteraan karyawan SPPG daripada nasib guru honorer.
Dapur bersama, di satu sisi, sangat dicari oleh penghuni kos. Tapi ia seringkali bikin muak karena penghuni lain yang jorok...
Tongkrongan bapak-bapak di desa bikin nggak nyaman. Topik obrolan ngawur, suka ghibah, bahkan lebih nyinyir daripada ibu-ibu.
Setelah punya anak, nongkrong yang basi-basi makin terasa nggak guna. Prioritas istri dan anak di rumah lebih besar dari sekadar...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.