Arsip Artikel: Ahmad Effendi
1,521 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
UMKM “Perintis” di Jogja yang Memberdayakan Masyarakat Harus Melawan Premanisme Jalanan dan Digital
Pelaku usaha di Jogja dipaksa berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan serius seperti pungli dan premanisme.
Punya Hak Suara tapi Tak Punya Pengaruh: 5 Masalah Utama yang Bikin Suara WNI Terabaikan
Kenali lima masalah utama atau defisit politik kewargaan yang membuat suara rakyat terabaikan dan tak punya pengaruh di hadapan kekuasaan.
Jadi Anak Tunggal Bikin Orang Lain Iri: Dikira Hidup Tentram, Aslinya Menanggung Beban Ekspektasi dan Stigma Sosial yang Bikin Muak
Di balik label pewaris harta yang manja, anak tunggal justru memikul beban ekspektasi keluarga dan tanggung jawab merawat orang tua sendirian.
Hajatan Pernikahan di Desa Itu Cuma Ego dan Ajang Pamer bagi Orang Tua, bukan Pestanya Mempelai
Kisah mereka yang terpaksa merelakan tabungan puluhan juta untuk KPR ludes sehari demi membiayai pesta hajatan gengsi orang tua di desa.
Lelahnya Perempuan Kerja di Luar Negeri: Gaji Banyak tapi Tak Bisa Dinikmati, Masih Dicap Buruk sama Tetangga
Kisah pilu TKI perempuan. Gaji belasan juta tapi habis untuk beban keluarga, dan justru dituduh melakoni pekerjaan tak halal oleh tetangga.
Jangan Ujug-ujug Disahkan Desember 2026, 5 Persoalan di RUU Perampasan Ini Harus Diselesaikan Dulu Biar Tepat Sasaran dan Nggak Disalahgunakan
Pakar mendesak DPR agar tidak terburu-buru mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 sebelum menuntaskan lima persoalan krusial guna mencegah penyalahgunaan hukum.
Punya Kos di Sewon Patut Disyukuri, Sering Dihina padahal Ini Tempat Tinggal Ternyaman di Kota Pelajar
Meski sering diledek sebagai daerah pelosok, mengekos di Sewon, Bantul justru menawarkan kenyamanan slow living, biaya hidup murah, dan akses dekat ke pusat Kota Jogja.
Resign dan Memilih Kerja Freelance demi Hindari Nine-to-Five: Berujung Sesal, Jam Kerja Lebih Panjang Duit Lebih Sedikit
Narasumber Mojok memutuskan resign dan pilih kerja freelance demi kerja lebih merdeka. Nyatanya, jam kerja lebih panjang, duit lebih sedikit.