Meninggal di Desa Itu Sebenarnya Mahal, Menjadi Murah karena Guyub Warganya
Meninggal di desa itu sebenarnya sama mahalnya dengan di kota. Namun, ia terasa murah lantaran guyub dari para warganya.
Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Meninggal di desa itu sebenarnya sama mahalnya dengan di kota. Namun, ia terasa murah lantaran guyub dari para warganya.
Elang Jawa adalah satwa langka yang masih menjadi target perburuan ilegal. Motivasinya karena sebagai alat investasi dan kebutuhan klenik.
UGM memiliki "Dana Kreatif" sebesar Rp9,9 triliun. Dari mana asalnya, dan untuk program apa saja dana besar ini?
Pelacakan Elang Jawa menggunakan teknologi GPS-GSM mulai digunakan. Cara ini dipandang lebih presisi dan efektif dalam memantau setiap gerak-gerik predator...
Skema “adopsi sarang” lahir sebagai inovasi pendanaan dalam sistem konservasi Elang Jawa. Dalam program ini, individu atau pihak swasta dapat...
Pakar UGM menyebut penyebab lahirnya generasi cemas. Salah satunya karena "phubbing", fenomena di mana orang tua hilang "ditelan layar HP".
UGM menegaskan arah strategis menghadapi tantangan Indonesia ke depan. Kemandirian menjadi salah satu pilar penting UGM.
Elang Jawa adalah predator top yang punya teknik berburu mumpuni. Sayangnya, ia mengalami ancaman karena mangsanya tercemar dan alam rusak.
Wujud komitmen sebagai kampus berdampak, Universitas Gadjah Mada (UGM) hadir merespons bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra. Mulai dari...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.