• 22
    Shares

MOJOK.COCalon Presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengungkapkan visi dan misi dalam pemerintahannya nanti jika terpilih, akan fokus pada pembangunan ekonomi. Generasi milenial akan menjadi salah satu fokusnya.

Prabowo Subianto sebagai salah satu kandidat calon Presiden 2019 masih terus menggodok visi dan misinya bersama tim. Namun secara garis besar, di pemerintahannya nanti visi dan misinya tersebut akan berfokus di bidang ekonomi.

Menurut Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, pemerintahan Prabowo nantinya akan berfokus tentang bagaimana pemerintah ke depan berpihak kepada rakyat dalam pembangunan ekonominya.

Ekonomi yang akan digerakkan bukanlah ekonomi neolib yang terindikasi dibawa oleh pemerintahan saat ini. Ekonomi yang akan dijalannkan oleh Prabowo adalah ekonomi yang sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945.

Jika menilik Pasal 33 UUD 1945, “perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Lalu apa bedanya dengan program Jokowi saat ini yang juga menempatkan ekonomi kerakyatan sebagai arah pembangunannya?

Pasalnya program pemerintah saat ini pun tidak semuanya berpihak pada rakyat, lalu apa yang menjamin Prabowo nantinya tidak melakukan hal serupa?

Menurut Andre, sampai saat ini belum ada nama untuk visi-misi tersebut, karena masih dalam tahap penggodokan.

Selain itu, Prabowo dalam pidatonya juga pernah menekankan akan sangat memikirkan generasi milenal. Pasalnya generasi milenial lah yang nantinya akan terdampak dengan perekonomian sekarang. Jika perekonomian masih carut marut, tidak stabil dan tumbuh dengan tidak baik, maka mereka akan kesulitan untuk mencari pekerjaan. Lalu bagaimana nasib mereka nanti?

Baca juga:  Jokowi dan JK Puji Anies Baswedan, Klaim Kali Item Masih Bau Cuma di Medsos

Untuk menggaet generasi milenial, Gerindra merasa tidak perlu harus menggunakan pencitraan. Misalnya dengan mengenakan sepatu sneakers, mengendarai chopper atau berpakaian casual.

Cieee nyindir cieee~

Menurut Gerindra, untuk membangun perekonomian bukanlah pencitraan yang dibutuhkan. Milenial tidak membutuhkan pencitraan. Mereka membutuhkan langkah kongkret untuk perkembangan ekonomi yang tidak dapat disepelekan begitu saja.

Yang dibutuhkan generasi milenial adalah pertumbuhan ekonomi sehingga lapangan pekerjaan terbuka dan harga-harga kebutuhan pokok yang sedang meroket menjadi stabil kembali sesuai dengan daya beli masyarakat.

Milenial juga butuh adanya kemudahan dalam mendapatkan pekerjaan dan gampang untuk membuka usaha.

Iya, dong. Soalnya kan sejak kecil hidup mereka sudah mudah dengan adanya perkembangan teknologi, yang apa-apa tinggal pencet. Jadi jangan sampai mereka dipersulit dengan ditempa permasalahan keras-keras. Eh. Becanda ding.

Selain itu, harusnya pertumbuhan ekonomi yang baik juga dapat menggerakkan generasi milenial untuk turut serta membangun perekonomian yang berkesinambungan demi masa depannya sendiri. Jadi, jangan hanya berfokus tentang bagaimana menolong mereka. Namun juga dibutuhkan kondisi agar mereka dapat menolong dirinya sendiri secara bersama-sama.

Ngomong-ngomong, mengenai visi dan misinya tersebut, Prabowo belum menjabarkan dengan lebih rinci bagimana fokus ekonomi yang dimaksud. Iya, sih. Kan memang belum sampai di agenda menjelaskan visi dan misi, lha wong cawapres aja juga masih rahasia Tentunya setiap gagasan masih harus disimpan rapat-rapat. Jangan sampai ada yang nyontek, jangan sampai tim lawan tahu, lalu dijadikan bahan menyerang sejak dini. (A/L)

Baca juga:  Tips dan Trik Mengambil Hati Pemilih Generasi Z pada Pemilu 2019
  • 22
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles