Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Mentang-Mentang Mau Nikah, Perlukah Ratus Vagina?

Redaksi oleh Redaksi
8 Januari 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ratus vagina adalah proses penguapan vagina dengan asap yang merupakan hasil pembakaran ratus alias rempah. Tapi, apakah perawatan ini aman?

Menjelang hari pernikahan, paket perawatan di salon langsung jadi incaran sebagian besar perempuan. Body spa, lulur, hingga ratus vagina menjadi pilihan yang populer demi penampilan yang prima. Tapi, tapi, tapi, benarkah perawatan tersebut mutlak perlu dilakukan—khususnya ratus vagina yang berkaitan langsung dengan organ kewanitaan?

Banyak sumber yang telah membahas manfaat ratus vagina bagi para pelakunya. Manfaat-manfaat inilah yang kemudian menarik minat para calon pengantin untuk mengikuti tahap-tahap yang diminta karena, hey, siapa sih yang nggak mau punya vagina bersih dan sehat?

Sebagai gambaran, perawatan ratus vagina adalah proses penguapan vagina dengan asap yang merupakan hasil pembakaran ratus alias rempah. Ratus diletakkan di bawah, sedangkan kita dipersilakan duduk di atasnya dengan kursi. Banyak pihak percaya ratus dapat merawat kebersihan, kesehatan, hingga memperlancar aliran darah dan mengurangi bau tak sedap di area intim. Ia juga dianggap dapat mencegah keputihan dan menjaga kelembapan. Pokoknya, menggiurkan, lah, Sist~

Sayangnya, hingga saat ini, belum ditemukan hasil resmi penelitian atau uji klinis yang meng-iya-kan manfaat-manfaat yang disebut di atas. Malah, ratus vagina memiliki potensi munculnya iritasi pada vagina.

[!!!!!!11!!!!!!!111!]

Ketertarikan calon pengantin untuk mengikuti perawatan ratus agaknya harus tetap dikontrol, mengingat fakta bahwa sesungguhnya justru ada bahaya yang mengintai di balik jenis perawatan ini. Apa sajakah itu?

Pertama, ratus vagina justru bisa berbahaya bagi kulit vagina.

Pembakaran rempah, jika tidak tepat dilakukan, akan memberi pengaruh langsung pada organ kewanitaan. Apalagi, uap yang dihasilkan adalah uap bersuhu tinggi sehingga sangat mungkin memberikan risiko luka bakar.

Lebih parahnya lagi, uap panas ini ternyata justru merangsang munculnya ragi dan jamur pada vagina. Kalau sebelumnya diyakini bahwa ratus vagina dapat memperlancar aliran darah, yang terjadi sebenarnya adalah peningkatan aliran darah yang justru berbahaya karena menimbulkan rasa gatal yang mengganggu.

Kedua, ratus vagina membunuh bakter-bakteri baik, bukan hanya bakteri-bakteri jahat.

Seorang profesor dari Yale School of Medicine menyebutkan bahwa perawatan ini nyatanya membunuh bakteri baik yang dibutuhkan vagina melalui uap rempah yang disiapkan. Bahkan, ia mula-mula akan menggangu keseimbangan keberadaan koloni bakteri baik di sana. Padahal, bakteri-bakteri baik tadi memiliki fungsi untuk menjaga organ yang satu ini dari infeksi dan memastikan ketiadaan partikel asing dari luar untuk masuk ke dalam terlalu jauh. Duh, miris nggak, sih?

Ketiga, siapa bilang ratus vagina bisa menyeimbangkan hormon dan menjaga kesuburan?

Sebagai informasi, kesimbangan hormon kita, Ladies, diatur oleh kelenjar pituitary di otak dan indung telur, bukannya vagina atau rahim. Oleh sebab itu, pengasapan ratus ke organ kewanitaan jelas tak memiliki pengaruh langsung, alias—ya ngapain juga, helllawwww??? Lagi pula, kalau yang menjadi target dari uap tadi adalah rahim, sulit pula bagi kita memastikan bahwa asap bisa sampai menyentuh rahim yang letaknya di dalam sana.

Iklan

Dari keseluruhan ‘kecurigaan’ di atas terhadap ratus vagina, calon-calon pengantin seharusnya tak perlu risau. Penting diingat, sesungguhnya kita pun bisa membersihkan dan menjaga kesehatan vagina sendiri tanpa perlu ratus-ratusan.

Lakukan aktivitas olahraga ringan, seperti berjalan kaki dan berlari, agar fungsi vagina dan kesehatannya tetap terjaga. Hindari juga konsumsi sembarang makanan—pilihlah diet makanan sehat yang mengandung banyak cairan. Bila perlu, lakukan pula senam kegel untuk melatih kekuatan otot panggul dan meningkatkan fungsi organ seksual.

Nah, bukankah hal-hal itu juga penting kita lakukan, dear calon pengantin—daripada antre ikutan ratus vagina di salon perawatan???

Hah, kita???

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: calon pengantinNikahpaket perawatanpernikahanratus vagina
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nikah di KUA dianggap murahan. MOJOK.CO
Sehari-hari

Nikah di KUA adalah Solusi bagi Karjimut karena Gratis, tapi Keluarga Menentang Hanya karena Gengsi dan Dicap Nggak Niat

20 Mei 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO
Ragam

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO
Esai

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.