Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
23 Agustus 2025
A A
Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan Mojok.co

Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan (wikipedia.org)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Konten pendapatan anggota DPR RI di akun Instagram BBC Indonesia menyita perhatian netizen. Unggahan tersebut menghitung gaji DPR RI yang bisa menyentuh Rp104 juta dalam satu bulan. Angka yang fantastis memang di tengah sulitnya kondisi ekonomi masyarakat. 

Salah satu komponen gaji yang menjadi sorotan adalah tunjangan rumah yang mencapai Rp50 juta. Selain itu, ada komponen tunjangan komunikasi yang dinilai aneh karena begitu besar, di angka Rp15 juta. “Memangnya komunikasi sampai ke Mars?” komentar netizen terhadap angka tunjangan komunikasi yang tidak masuk akal. 

Jujur saja, seperti netizen lain, saya ikut marah membaca unggahan tersebut. Di tengah efisiensi yang membuat hidup warga makin sulit, gaji DPR RI malah naik, mencapai ratusan juta lagi. Benar-benar tidak pantas. 

Selain marah, respon lain yang otomatis muncul adalah penasaran dan berandai-andai. “Gimana ya rasanya dapat duit ratusan juta per bulan,” begitulah batin saya. Maklum saja, seperti kelas menengah pada umumnya, saya tidak pernah ketiban rezeki nomplok hingga ratusan juta dalam satu waktu. Lha ini, digaji ratusan juta tiap bulan selama setidaknya 5 tahun. “Duitnya bakal diapain ya?”

#1 Langsung beli rumah di Jogja kalau pendapatannya sebesar gaji DPR

Entah mengapa hal ini yang langsung terlintas di benak saya kalau punya gaji Rp104 juta per bulan. Mungkin karena terlalu sering mendengar kabar kenaikan harga hunian Jogja yang kian nggak masuk akal ya. Apalagi dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan pendapatan warga setempat. 

Beli properti di Jogja bak momok bagi sebagian besar orang Jogja. Itu mengapa, kalau punya gaji ratusan juta, saya mau menghadapi momok itu. Andai saja bisa menabung separuh dari gaji tiap bulan, hunian seharga miliaran di Jalan Kaliurang atau Jalan Palagan bukan jadi hal yang mustahil.  Senangnya. 

#2 Investasi supaya kelak bisa ongkang-ongkang kaki 

Seandainya punya pendapatan Rp104 juta seperti DPR, saya tidak akan pusing-pusing lagi ketika investasi. Selama ini, saya banyak pusing ketika mengelola portofolio karena dana investasi yang dikelola terbatas wkwkwk. Lebih tepatnya, pusing karena tidak ada yang dikelola. 

Seandainya punya duit ratusan juta tiap bulan, saya nggak akan ragu untuk menyebarnya ke dalam beberapa produk investasi. Ada saham, reksadana, obligasi, emas, atau apapun itu. Tidak perlu return yang tinggi-tinggi amat yang penting ada pasif income yang lumayan ketika kelak tidak lagi digajai Rp104 juta. 

#3 Jalan-jalan sesuka hati

Saya mau plesir! Di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini, plesir menjadi kebutuhan yang saya pikir berulang kali. Akan tetapi, kalau gaji per bulan mencapai ratusan juta seperti para DPR sih, rasa-rasanya sebulan sekali ke luar negeri juga bisa. 

Akan tetapi, saya akan memilih plesir ke dalam negeri saja. Lebih tepatnya, mengeksplorasi sisi Timur Indonesia. Ongkos plesir ke sana bisa jadi lebih mahal daripada ke negeri-negeri tetangga Indonesia. Namun, rasanya itu bukan masalah kalau tiap bulan saya bisa mengantongi ratusan juta. 

#4 Buka usaha kalau pendapatannya sebesar gaji DPR

Kalau pendapatan saya sebesar gaji DPR, tanpa ragu saya akan buka usaha. Tidak perlu usaha yang tampak keren seperti kafe atau distro. Saya mau buka usaha apa saja yang penting halal dan bisa menyediakan banyak lapangan kerja bagi orang sekitar. 

Langkah ini akan membantu pemerintah yang nggak becus menyediakan lapangan kerja bagi warganya. Di kondisi seperti sekarang ini, memang sepertinya hanya sesama warga yang bisa saling tolong menolong. Kita tidak bisa berharap banyak pada pemerintah. 

Di atas 4 hal yang akan saya lakukan kalau dapat duit Rp104 juta. Indah sekali ya, namanya juga berangan-angan. Kalau kalian punya pendapatan seperti DPR, apa yang akan kalian lakukan? 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Intan Ekapratiwi

Iklan

BACA JUGA PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2025 oleh

Tags: dewan perwakilan rakyatdprdpr rigajigaji 104 jutagaji dprpendapatan dpr
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO
Cuan

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co
Pojokan

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar tapi Cuma Ilusi MOJOK.CO
Cuan

Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar, tapi Nyatanya Bisa Bikin Pusing kayak Gaji Jogja yang Tiarap Itu

12 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan SMK cuma kerja jadi pegawai di SPBU, diremehkan saudara tapi malah jadi tempat ngutang MOJOK.CO

Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

21 April 2026
Derita S2 karena Dipaksa Ibu, kini Bahagia Menanam Cabai Rawit MOJOK.CO

Menyesal Kuliah S2 karena Dipaksa Ibu, kini Lebih Bahagia Menanam Cabai Rawit dan Berkebun

15 April 2026
Cuci baju di laundry konvensional bikin kapok MOJOK.CO

Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu

15 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
Deep talk dengan bapak setelah 25 tahun merasa fatherless, akhirnya tahu kalau selama ini bapak juga sangat kesepian MOJOK.CO

Baru Deep Talk dengan Bapak di Usia 25, Bikin Sadar kalau Selama Ini Dia Sangat Kesepian dan Pikul Beban Sendirian

20 April 2026
Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.