Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Lupakan Skutik! Motor Paling Pas buat Cewek Adalah Suzuki Satria Injeksi

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
21 Juli 2021
A A
Lupakan Skutik! Motor Paling Pas buat Cewek Adalah Suzuki Satria Injeksi

Lupakan Skutik! Motor Paling Pas buat Cewek Adalah Suzuki Satria Injeksi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Skutik Honda atau Yamaha memang menarik, tapi soal durabilitas, Suzuki Satria injeksi berada di semesta lain. Tidak bakal bisa ditandingi.

Anggaplah kamu adalah seorang cewek yang sedang butuh motor baru. Pada hari Minggu yang cerah itu, setelah menjejalkan beberapa bundel duit ke dalam tas buat pembayaran DP, kamu pergi ke dealer motor terdekat. Kamu menata duit-duit tersebut di meja resepsionis dan bertanya, “Motor apa yang paling pas buat cewek kayak saya?”

Mula-mula si resepsionis akan menghitung duitmu. Lalu dia akan memandangmu penuh arti sambil menyiapkan jawaban. Dan jawabannya bergantung pada dealer pabrikan mana yang kamu tuju.

Kalau kamu berada di dealer Honda, kamu disodori Beat, Vario, Scoopy, Genio, atau paling banter PCX. Di dealer Yamaha, kamu mendapat brosur Mio dan kawanannya, Freego, X-Ride, atau duo N-Max dan Aerox. Kalau kamu pergi ke dealer Suzuki … yah, memangnya di kotamu masih ada dealer Suzuki?

Tapi, dealer apa pun yang kamu tuju dan berapa pun banyaknya duitmu, asal kamu cewek, pegawai dealer akan menyarankanmu untuk memboyong skutik. Inilah salah satu bias gender yang dianggap lazim di dunia otomotif, yang disemai sejak era Mio pada 2003 dan bertahan sampai sekarang.

Skutik memang motor praktis. Bagasinya muat dimasuki belanjaan harian, dek tengahnya bisa untuk membawa elpiji dan galon sekaligus, dan pengoperasiannya gampang karena tinggal memuntir gas doang.

Namun, dengan segala kepraktisannya tersebut tak lantas menjadikan skutik bergender tertentu; saya belum pernah mendapati plakat tersembunyi bertuliskan “Ini motor cewek, laki sejati pakai motor kopling” di skutik mana pun. Lagi pula, kalau mempertimbangkan beberapa variabel, skutik jelas-jelas bukan motor yang cocok buat cewek.

Buat saya, All New Suzuki Satria F150 adalah motor yang paling tepat. Memang benar kalau Suzuki Satria injeksi ini motor yang payah buat mengangkut belanjaan, dan mayoritas cewek bakal belingsatan saat mengoperasikan motor berkopling.

Namun, kalau daya akomodasi bukanlah sesuatu yang harus dirisaukan, dan cewek-cewek mau belajar naik motor manual, Suzuki Satria injeksi jelas perlu diperhitungkan. Alasannya adalah sebagai berikut:

Suzuki Satria punya dimensi yang ramah buat postur rata-rata cewek Indonesia

Yamaha Mio generasi pertama adalah pionir tren skutik di Indonesia, dan saya setuju kalau ia dilabeli sebagai motor cewek. Dimensinya yang mungil membuat cewek bertinggi 147 senti kayak saya berani menungganginya tanpa takut terguling.

Tapi, itu dulu. Mio dan skutik lainnya sekarang mirip mantan atlet yang terlalu banyak mengonsumsi junk food. Falsafah estetika “Semakin gembrot, semakin cantik” menjangkiti semua skutik, mulai dari Scoopy sampai N-Max.

Memang, sih, selera desain tiap orang berbeda-beda, tapi dimensi skutik yang kian tinggi dan lebar itu menyusahkan mayoritas cewek Indonesia yang kerap ditolak bekerja di instansi mentereng gara-gara tinggi badan. Kalau tidak percaya, tanyalah teman cewekmu yang berpostur mungil mengenai pengalamannya ketika naik Vario dan harus berhenti di lampu merah.

Intinya, skutik yang ada di pasaran saat ini ditujukan khusus untuk mereka yang bertungkai panjang.

Berbeda dengan skutik mana pun, Suzuki Satria masih menganut desain serba ramping di versi injeksinya. Tinggi jok Satria memang sama dengan Vario, tapi body yang jauh lebih ramping membuat cewek mungil kayak saya tak perlu mengangkang lebar dan berjinjit saat berhenti di lampu merah.

Iklan

Posisi stang model underyoke kepunyaan Suzuki Satria mungkin menjadi kekurangan buat orang-orang yang mendambakan kenyamanan. Namun, cewek-cewek nggak bakal setersiksa mayoritas cowok ketika menunggangi Satria justru karena postur tubuh mereka yang pendek. Kecil kemungkinan cewek bakal menderita encok seperti kebanyakan cowok.

Sebenarnya ada beberapa motor bebek yang sama rampingnya seperti Suzuki Satria. Tapi, saya tetap mengusulkan motor ini karena alasan yang kedua:

Suzuki Satria punya performa mesin di atas rata-rata

Empat tahun silam, ketika hendak berangkat kerja, saya dibuntuti oleh sebiji GL-Max yang dinaiki dua orang lelaki berkaus gelap. Jarak antara kami tak sampai belasan meter. Merasakan gelagat buruk dari kedua orang tersebut, saya pacu Suzuki Titan saya lebih cepat.

Di ruas jalan yang sepi, kecurigaan saya terbukti. Saya dipepet dari sisi kiri sebelum salah satu lelaki itu menjambret tas saya. Sadar bahwa saya bisa terguling bila tas itu saya pertahankan mati-matian, saya biarkan dia menggondolnya. Namun, setelah itu saya puntir gas Titan sampai mentok demi mengejar kedua cecunguk sialan itu, hanya untuk mendapati motor mereka mengasapi saya. Titan tetaplah Titan.

Jalanan adalah tempat yang berbahaya bagi cewek. Penjambretan seperti yang saya alami seringnya menyasar cewek, belum lagi dengan begal payudara. Kewaspadaan saja tidak cukup; cewek perlu tunggangan gahar untuk menghindari kejahatan jalanan semacam itu.

All New Suzuki Satria F150 punya performa yang bisa membikin jambret dan cowok mesum mana pun berpikir ulang. Ia punya mesin overbore, 4 klep, yang bisa memuntahkan 19 tenaga kuda ke roda belakangnya. Singkatnya, Satria memang dirancang buat kebut-kebutan.

Andai saat itu saya menunggangi Suzuki Satria dan bukannya Titan, kedua penjambret itu tentu tak bisa mendekati saya dengan mudah. Dan andai mereka berhasil mengambil tas saya, hanya perlu sedikit upaya untuk saya mengejar balik dan membuat perhitungan.

Memang betul bahwa ada beberapa skutik bermesin 150cc yang tampak buas di dalam brosur. Tapi, skutik tetaplah skutik. Transmisi CVT tidak dirancang buat berakselerasi spontan kayak transmisi manual, dan perbedaan kecil itu bisa sangat bermakna ketika cewek dihadapkan pada situasi berbahaya di jalanan.

Honda Sonic sebenarnya punya segala keunggulan yang dimiliki Suzuki Satria injeksi. Ia punya desain ramping, mesin 4 klep, dan menyandang nama besar Honda. Tapi, Satria injeksi punya keunggulan yang tidak dimiliki kompetitornya, yaitu:

Satria injeksi adalah produk Suzuki

Honda dan Yamaha punya reputasi yang nggak main-main dalam hal membikin motor. Sebutlah semua produk kedua pabrikan tersebut, maka akan kamu dapati deretan penemuan mutakhir di bidang otomotif yang berpadu dengan durabilitas khas mesin Jepang.

Tapi, soal durabilitas, Suzuki ada di semesta lain. Entah kenapa mesin motor Suzuki nggak ngotak bandelnya, dan ini tentu saja menjadi kelebihan yang menyenangkan buat para cewek.

Sudah menjadi rahasia umum kalau kebanyakan cewek itu teledor dalam merawat motornya. Asalkan masih bisa berjalan, bagi cewek, motor tersebut masih segar bugar. Keteledoran khas model begini mungkin mendatangkan malapetaka buat motor pabrikan lain, tapi tidak bagi Suzuki.

Mesin yang kelewat awet itulah yang membuat bengkel resmi tempat saya bekerja gulung tikar. Kebangkrutan satu-satunya bengkel resmi Suzuki di kota saya itu bikin saya sedih, seolah mendapati satwa amat langka yang tiba-tiba punah.

Namun, kelangkaan bengkel resmi Suzuki ternyata mendatangkan keuntungan berikutnya. Ketika kamu disuruh orang tua atau pasanganmu buat servis Suzuki Satria injeksi yang kamu miliki, tataplah matanya dan jawablah dengan keheranan yang tak dibuat-buat: “Bengkelnya udah jadi minimarket, Bos. Mau diservis pakek Nutella?”

BACA JUGA Kelebihan Sepeda Motor Suzuki yang Membunuh Bengkel Resminya Sendiri dan pengalaman seru bersama motor lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2021 oleh

Tags: All New Suzuki Satria F150miomotor cewekScoopyskutiksuzukisuzuki satriaSuzuki Satria injeksivario
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Staf pengajar dan pelapak daring paruh waktu, ibu rumah tangga penuh waktu.

Artikel Terkait

Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO
Sehari-hari

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO
Otomojok

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO
Otomojok

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos MOJOK.CO

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos

24 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Tapak Suci Unair. MOJOK.CO

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Derita guru CLC di Malaysia. MOJOK.CO

WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.