Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
5 Februari 2026
A A
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Ilustrasi Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Saya heran melihat adik saya memutuskan membeli Suzuki APV. Padahal akalnya sehat dan paham dunia otomotif. Sebuah misteri.

Setelah memperoleh promosi jabatan plus bonus tahunan, adik saya berkasak-kusuk ingin berganti tunggangan. Toyota Agya miliknya itu sudah meniup lilin ulang tahunnya yang kedelapan. Sudah begitu, LCGC lawas itu sering mengeluarkan bunyi-bunyi aneh ketika sekadar mengantar berpelesir ke kota sebelah.

Ide membeli mobil baru itu sebenarnya telah lama dia utarakan kepada saya, dan dengan hati riang saya menyodorkan mobil-mobil keluaran Suzuki. Adik saya menganggarkan Rp300. Jadi, menurut saya, dia bisa menebus Baleno Hatchback, All New Grand Vitara, atau Fronx yang sedang naik daun.

Seperti siswa di kursi paling belakang yang mendadak mendapat ilham perihal jawaban ujian yang sangat ruwet, dia mengangguk-angguk dan tersenyum. “Ya, Suzuki kayaknya boleh juga,” katanya, sebelum pamit dan berlalu.

Dia kembali ke rumah saya sebulan kemudian. Dengan binar yang hanya bisa disaingi oleh para peraih medali olimpiade. Dia menunjukkan mobil barunya yang terparkir di halaman, sebiji Suzuki berkelir silver yang membikin saya mengucek mata berkali-kali.

Mobil barunya itu ternyata adalah Suzuki APV.

Baca juga Suzuki Ertiga: MPV Pertama Suzuki yang Dulu Dikenal sebagai MPV Syariah

Suzuki APV, model usang yang menolak pensiun

Layaknya orang Cepu sejati yang baru saja membeli mobil, dia mengajak saya dan keluarga berpelesir ke telaga Sarangan di kaki Gunung Lawu. Saya duduk di kursi baris kedua, bersisian dengan ipar, dan sepanjang jalan saya merenungi keputusannya membeli Suzuki APV. 

Pada tahun ini, Suzuki APV genap berumur 22 tahun di Indonesia. Pesaing terdekatnya dalam perebutan predikat “Model Mobil Tertua yang Masih Dijual Baru” adalah, tentu, Mitsubishi L300, yang umurnya beberapa belas tahun lebih lawas lagi.

Ada beberapa hal identik pada kedua mobil tersebut. Contohnya, Suzuki APV dan L300 sama-sama belum berganti model sejak kali pertama muncul. 

Keduanya juga sama-sama menggunakan mesin kolong yang bisa menjadi pemanas kabin otomatis saat insulasinya mulai soak. Dan kedua mobil itu punya beragam fitur canggih dan kekinian yang seharusnya ada jika saja akuntan perusahaannya mau sedikit berbaik hati.

Adik saya memboyong Suzuki APV bertipe SGX, trim tertinggi kedua setelah Luxury. Kalau membandingkannya dengan Avanza yang menjadi pesaing satu segmen, maka ia setara dengan Avanza tipe G.

Mobil yang isinya serba usang

Namun, tak seperti Avanza yang telah bertransformasi menjadi mobil MPV modern, Suzuki APV berkeras untuk mempertahankan beragam perintilan yang kini tampak usang. Misal, spion tanpa lampu sein, bohlam di semua klaster lampu, tuas pintu model ungkit, dan antena model ulur seperti antena radio lawas. Satu-satunya bagian eksterior yang bisa dibanggakan, tentunya bagi sebagian orang, adalah penambahan elemen krom di banyak tempat.

Bagian interiornya juga tidak kalah jadul. Meski Suzuki sudah melengkapi trim SGX dengan captain seat di baris tengah, dan ini sesuatu yang sangat langka bahkan untuk mobil masa kini di rentang harganya. 

Iklan

Lainnya, Suzuki APV tidak punya head unit bermonitor, colokan USB, tombol MID pada lingkar setirnya, AC digital, bahkan tidak punya cup holder untuk penumpang baris kedua dan ketiga. Miris. 

Baca halaman selanjutnya: Mobil yang tidak ingin merepotkan orang lain.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2026 oleh

Tags: apvavanzabalenomobil apvmobil Suzukimobil suzuki apvsuzukisuzuki apvsuzuki apv 2025suzuki futurasuzuki sl 7
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Staf pengajar dan pelapak daring paruh waktu, ibu rumah tangga penuh waktu.

Artikel Terkait

Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO
Otomojok

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO
Otomojok

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Keterima ITS tapi Tak Diambil demi Nama Besar UGM, Malah Merasa Bodoh karena Gagal SNBP padahal Hanya Seleksi “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tak Pasti Aman

1 April 2026

Video Terbaru

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.