Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
5 Februari 2026
A A
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Ilustrasi Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kenapa ada orang waras yang rela menebus Suzuki APV?

Suzuki sangat bangga dengan teknologi keselamatan aktifnya yang bertajuk Suzuki Safety Support. Suzuki kali pertama membenamkan teknologi berbasis radar, sensor, dan kamera di Fronx. Mereka juga berencana menggunakan teknologi ini ke mobil penumpang Suzuki lainnya.

Namun, tak ada teknologi semacam itu di Suzuki APV. Rem ABS, sesuatu yang tingkat kelumrahannya saat ini sama seperti keberadaan roda, bahkan tak dimilikinya. Fitur keselamatan yang ada pada APV hanyalah sabuk pengaman dan dual airbag. Sisanya bergantung penuh pada keterampilan sang pengemudi dan nasib baik. Intinya, jika membandingkan Suzuki APV dengan mobil MPV lain di rentang harga Rp250 juta, sedikit sekali hal-hal menarik yang bisa kita bicarakan.

Saya memandangi si empunya mobil yang sedang membelah jalanan Magetan sambil bersiul diiringi lantunan lagu dari flashdisk yang menancap di head unit. Bayangkanlah, ia bahkan tidak sanggup memutar lagu langsung dari ponsel via bluetooth! 

Apa yang membuat adik saya, seorang milenial generasi akhir yang modis, berkarier moncer, mengerti dunia otomotif, dan berakal sehat wal afiat, rela menebus mobil semacam ini?

Semua ini tentang kemudahan

Adik saya bercerita tentang pengalamannya berburu mobil idaman yang ternyata sudah dimulainya sejak setahun silam. Awalnya dia bimbang memilih antara Suzuki XL-7 atau Baleno Hatchback. Keduanya sama-sama bermodel ganteng dengan fitur yang oke. 

Dia mencoret Baleno Hatchback dari daftar kandidat karena sebulan sekali dia sering berpelesir dengan keluarga istrinya. Suzuki XL-7 bisa menampung lebih banyak orang dan barang, dan dia sudah nyaris membulatkan tekad untuk meminangnya suatu hari kelak.

Namun, dia mengurungkan niatnya itu ketika menyadari bahwa keberadaan fitur-fitur canggih di Suzuki XL-7 berpotensi menguras rekeningnya ketika terjadi malfungsi suatu hari kelak. Urusan lampu depan, misalnya.

Lampu utama XL-7, dan mobil-mobil modern lainnya, memakai LED multi reflektor yang cara kerjanya mirip lampu utama sepeda motor masa kini. Lampu utama model begini punya bukan hanya sebiji lampu LED, melainkan banyak lampu yang disorotkan ke reflektor bersudut tertentu agar berkas sinarnya menyebar sesuai peruntukan. 

Masalahnya, kalau ada sebiji lampu LED yang putus, kita tidak bisa mencopot lampu soak tersebut lantas menggantinya dengan yang baru. Kita harus membeli sekaligus bersama rumah lampunya sekalian. Dan itu tidak murah.

Harga headlamp asli Suzuki XL-7 itu Rp3 juta. Sedangkan bohlam lampu utama Suzuki APV Arena dijual seharga, ya Anda benar, tak sampai 100 ribu! JAUH BANGET!

Punya mobil harus tahu niatnya mau untuk apa

Perbedaan harga suku cadang yang terlalu jomplang inilah yang mengubah keputusan adik saya. Anda boleh menyebut dia bermental konservatif, dan begitulah adanya. 

Dia, saya menyebutnya, tahu apa yang sebenarnya dia butuhkan dari sebuah mobil. Adik saya tahu kalau dia tak sungguh butuh fitur-fitur keselamatan aktif dan beragam sensor yang memudahkan berkendara. Adaptive cruise control, misalnya, adalah fitur tak berguna untuk orang Cepu yang belum tentu sebulan sekali melaju di atas jalan tol.

Minimnya fitur-fitur berbasis elektrik menjadikan pemilik Suzuki APV bisa menganggarkan lebih banyak dana untuk merawat mesin. Apalagi, mesin mobil ini sudah terbukti keandalannya. 

Berbagi platform dengan mesin Suzuki Futura yang melegenda, adik saya bisa dengan mudah menemukan suku cadang orisinal di toko spare part mana saja. Bengkel pinggir jalan juga bisa mengerjakannya.

Iklan

Semudah merawat mobil yang lebih lawas, Anda tinggal membuka ruang mesin dan menangani apa-apa yang rusak tanpa perlu lebih dulu melakukan scanning dengan laptop dan software tertentu.

Ruang kabinnya memang tak punya banyak hal yang menarik untuk menjadi pembahasan. Tetapi, Suzuki mampu memaksimalkan hal-hal minimal itu sehingga kita tak punya kesempatan untuk mengeluh. 

Baca juga Suzuki APV Itu Bukan Mobil, tapi Gerobak Dikasih Mesin, Nggak Ada Nyaman-nyamannya Sama Sekali!

Hadir untuk nggak bikin hidup kamu ribet

Kualitas perakitannya juga khas Suzuki: rigid dan solid. Hanya mobil MPV berbentuk kotak lainnya yang bisa menyaingi kelegaan ruang kaki dan kepala. Kursi baris tengahnya sudah captain seat, dan kursi baris ketiganya bahkan punya arm rest di tengah. Kedua hal itu adalah kombinasi super langka di mobil sekelasnya.

Jadi, yah, sulit untuk mengatakan bahwa Suzuki APV adalah mobil yang buruk. Ia jadul, itu jelas, dan memang bukan untuk mendulang sebanyak mungkin konsumen. 

Ia hadir untuk konsumen seperti adik saya. Mereka adalah orang yang tidak ingin ribet merawat mobilnya. Adik saya juga mencari mobil yang ampuh di segala keperluan. Terakhir, teruji keandalannya tanpa mengorbankan aspek esensial seperti kenyamanan. 

Di titik itu, saya mesti mengakui bahwa adik saya telah membuat keputusan yang benar.

Penulis: Mita Idhatul Khumaidah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Suzuki APV, Mobil Serbaguna yang Siap Diajak Rekasa dan kisah menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2026 oleh

Tags: apvavanzabalenomobil apvmobil Suzukimobil suzuki apvsuzukisuzuki apvsuzuki apv 2025suzuki futurasuzuki sl 7
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Staf pengajar dan pelapak daring paruh waktu, ibu rumah tangga penuh waktu.

Artikel Terkait

Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO
Otomojok

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO
Otomojok

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Ilustrasi motor Suzuki MOJOK.CO
Otomojok

Betapa Sulitnya Tidak Membenci Suzuki, yang Katanya Pantas Kita Sayangi, Meski Kadang Bikin Jengkel Setengah Mati

28 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.