Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
3 April 2026
A A
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ilustrasi - Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pada mulanya membeli mobil keluarga, apalagi sebelum umur 30 tahun, tidak termasuk dalam ambisi hidup Sajidi (28). Namun, situasi mengguncang membuatnya susah payah mengejar ambisi tersebut hingga terparkir mobil Suzuki Ertiga bekas di halaman rumahnya dengan skema kredit. Sialnya, mobil tersebut berakhir mendapat cap sebagai pembelian sia-sia. 

Awalnya tidak pernah peduli omongan orang

Sajidi mengaku hidup di tengah-tengah masyarakat sebagaimana yang kerap ditemukan Mojok: mengukur standar sukses dari wujud “barang besar” yang dihasilkan. Salah satunya: seseorang dikatakan sukses kalau sudah membeli mobil, tidak peduli apa pekerjaannya. 

Tapi Sajidi tidak pernah peduli apa kata orang. Toh orang tuanya selalu berpesan demikian. Tolok ukur sukses orang tua Sajidi lebih substantif: anak berbakti pada orang tua, tidak berbuat buruk kepada orang lain, tidak urakan, cukup. 

Alhasil, Sajidi cukup menikmati kehidupannya di sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Tidak pernah merasa diburu oleh tuntutan-tuntutan sosial. Tidak pula merasa tertinggal atas pencapaian seseorang. 

“Kalau ada pertanyaan yang arahnya ke pencapaian, aku selalu jawab dengan cara bercanda dan nggak sakit hati. Misalnya, kalau ada yang omong, ‘Kerja terus kok naiknya masih roda dua.’ Kujawab saja, wah niatnya langsung beli helikopter, je. Lalu kami sama-sama ketawa,” beber pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai teknisi di sebuah dealer salah satu merek otomotif ternama, Sabtu (28/3/2026) lalu. 

Ambisi punya mobil keluarga sebelum umur 30 karena kondisi orang tua

Namun, situasi berubah ketika bapak Sajidi diserang stroke. Saat itu umur Sajidi 26 tahun. 

Untuk riwa-riwi rumah sakit, saat itu Sajidi mengandalkan ambulans desa dan sesekali sewa mobil tetangga. Dari situ, muncul lah omongan-omongan yang membuat Sajidi kepikiran untuk membeli mobil keluarga sebelum umur 30 tahun. Lebih tepatnya, sebelum situasi lebih buruk terjadi. 

“Memang perlu punya mobil sendiri, Jid. Biar enak kalau riwa-riwi bawa bapakmu. Kan sering terapi,” salah satunya begitu. 

Kalau dipikir-pikir, ada benarnya. Tapi masalahnya, ia tidak punya uang sebesar ratusan juta bahkan untuk membeli sebuah mobil keluarga bekas. Pilihannya adalah membeli secara kredit. 

Baca lanjutannya di halaman selanjutnya…

Setelah terbeli malah jadi pembelian sia-sia dan tetap kena omongan jahat tetangga 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 April 2026 oleh

Tags: ertiga bekasharga suzuki ertigakredit mobilkredit mobil bekasmobil bekasmobil ertigaMobil keluargasuzuki ertiga
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)
Pojokan

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Ilustrasi motor Suzuki MOJOK.CO
Otomojok

Betapa Sulitnya Tidak Membenci Suzuki, yang Katanya Pantas Kita Sayangi, Meski Kadang Bikin Jengkel Setengah Mati

28 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Ilustrasi hidup.MOJOK.CO

Sejatinya Manusia Hidup untuk Mengakali Kematian

2 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.