Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

KA Ambarawa Ekspres Andalan Bonek Tempuh “Jalan Kegilaan” di Rute Grobogan – Pasarturi, Demi Ziarah ke Rumah Kedua

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
6 Maret 2026
A A
Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi "kegilaan" Bonek di rute Grobogan - Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT MOJOK.CO

Ilustrasi - Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi "kegilaan" Bonek di rute Grobogan - Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

KA Ambarawa Ekspres menjadi saksi militansi dan “kegilaan” seorang Bonek asal Grobogan, Jawa Tengah. Bertahun-tahun kereta api kelas ekonomi tersebut merekam perjalanannya dari Grobogan ke Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya.

Jatuh cinta pada Persebaya Surabaya dan menjadi Bonek, padahal lebih dekat dengan PSIS Semarang

Bonek itu bernama Setyawan. Cintanya pada Persebaya Surabaya memang terkesan “aneh”. Ia asli Grobogan. Secara geografis lebih dekat dengan klub PSIS di Semarang ketimbang Persebaya.

Namun, atmosfer pertandingan Persebaya yang selalu dipenuhi Bonek membuatnya justru jatuh cinta pada klub berjuluk “Bajul Ijo”.

Setyawan (paling kiri) sedang foto bersama dengan Football Director Persebaya Academy, Robertino Pugliara, di Stadion GBT. (Dok. Setyawan)
Setyawan (paling kiri) sedang foto bersama dengan Football Director Persebaya Academy, Robertino Pugliara, di Stadion GBT. (Dok. Setyawan)

Itu bermula ketiak ia menyaksikan pertandingan Persebaya yang masih di bawah asuhan pelatih kharismatik, Jackson F. Tiago. Gaya main, karakter tim, hingga atmosfer tribun membuat hatinya jatuh hati pada klub kebanggaan Kota Pahlawan.

“Sebenarnya yang dekat itu PSIS. Tapi entah kenapa saya jatuh cinta sama Persebaya sejak 2004. Waktu ada Zhen Cheng (kiper asal Tiongkok) dan dilatih Coach Jackson. Dari situ mulai mengikuti terus,” kenang Setyawan dalam cerita yang ia tuturkan kepada media official Persebaya Surabaya.

Berjam-jam di KA Ambarawa Ekspres Grobogan – Pasarturi demi berdiri di tribun GBT

Cinta Setyawan terhadap Persebaya terus membesar seiring waktu. Jika rindu untuk nribun di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sudah tidak terbendung, maka tanpa pikir panjang ia akan langsung menuju stasiun kereta api di Grobogan, memesan tiket untuk perjalanan ke Stasiun Pasarturi Surabaya.

Memang Setyawan harus menempuh perjalanan berjam-jam dengan KA Ambarawa Ekspres tersebut. Tentu tidak sedekat perjalanan ke Semarang (jika seandainya ia mendukung PSIS).

Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi "kegilaan" Bonek di rute Grobogan - Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT MOJOK.CO
Setyawan (paling kanan) saat menonton langsung Persebaya di GBT bersama temannya – Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi “kegilaan” Bonek di rute Grobogan – Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT. (Dok. Persebaya)

Tapi Setyawan menikmatinya. Nonton langsung pertandingan Persebaya, berdiri di tribun Stadion GBT, memberi sensasi menggairahkan baginya.

Terkadang Setyawan berangkat sendiri. Duduk diam di kursi kereta api ekonomi tersebut, memandangi rel yang terus bergerak dengan jantung berdegup kencang karena tak sabar ingin ikut bersorak-sorai bersama Bonek lain di tribun.

“Kadang saya nonton sendiri. Kadang ajak teman-teman, bisa sampai enam orang. Biar capeknya terasa ringan,” ujar Setyawan.

KA Ambarawa Ekspres: saksi wasit futsal relakan Rp1 juta untuk ziarah ke rumah kedua

Setyawan masih merupakan Bonek hingga saat ini. Meski sudah berumah tangga, militansinya untuk nribun mendukung Persebaya secara langsung di Stadion GBT tidak pernah surut. Meski dalam alam sekali perjalanan, Setyawan yang kini berprofesi sebagai seorang wasit futsal, harus mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk ukurannya.

Untuk satu kali perjalanan pulang-pergi (Grobogan – Surabaya), ia harus merogoh kocek Rp1 jutaan. Itu untuk tiket kereta api ekonomi KA Ambarawa Ekspres, konsumsi, sewa motor, hingga tiket pertandingan.

Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi "kegilaan" Bonek di rute Grobogan - Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT MOJOK.CO
Setyawan saat menonton langsung Persebaya di GBT – Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi “kegilaan” Bonek di rute Grobogan – Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT. (Dok. Persebaya)

Rincian biaya yang Setyawan keluarkan dalam sekali perjalanan:

  • Tiket berangkat kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres Grobogan – Stasiun Pasarturi: Rp70 ribu
  • Tiket pulang KA Ambarawa Ekspres Stasiun Pasarturi – Grobogan: Rp70 ribo (Artinya untuk pergi pulang: Rp140 ribu).
  • Sewa motor di Surabaya: Rp150 ribu
  • Penginapan: Rp200 ribu
  • Tiket superfans bawah: Rp300 ribu
  • Makan dan lain-lain: Rp150 ribu

“Total Rp940 ribu, sejutaan. Di tribun kalau bertemu Bonek lainnya diarani “arek guwendeng” (orang gila),” ujar Setyawan.

Iklan

“Atmosfernya (Stadion GBT) itu, lho. Di Surabaya suporternya rame, apalagi kalau stadion penuh. Rasanya beda banget,” ungkapnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Stadion GBT Surabaya “Pisahkan” Bonek dari Persebaya, Gemuruh Tribun Tak Bisa Dinikmati Lagi karena Tak Tersentuh Seperti Dulu atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2026 oleh

Tags: ambarawa ekspresbonekGBTgroboganka ambarawa ekspreskereta apikereta ekonomikereta grobogan surabayapersebayastadion gbtstasiun groboganstasiun pasarturiSurabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO
Sehari-hari

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO
Edumojok

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO
Sehari-hari

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual

15 April 2026
Tidak mau ikut CPNS karena tidak mau jadi PNS/ASN atau abdi negara

PNS Pekerjaan Paling Menjanjikan, tapi Ada Orang yang Memilih Tak Menjadi Abdi Negara karena Tidak Mau Menggadaikan Kebebasan

14 April 2026
Tidak bisa jadi PNS/ASN kalau tidak mau terima gaji buta sebagai CPNS

PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani

16 April 2026
Purwokerto .MOJOK.CO

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.