Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
30 April 2026
A A
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya (dok. Campus League)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tim basket putri Ubaya berhasil menjuarai Campus League 2026 Regional Surabaya. Mentalitas tak kenal puas menjadi kunci kesuksesan.

***

Normalnya, ketika sebuah tim basket memenangkan pertandingan final dengan skor 95-28, ruang ganti akan penuh dengan sorak-sorai dan perayaan meriah. Menang dengan selisih 67 angka di partai puncak sebuah turnamen bergengsi bukanlah hal biasa.

Namun, pemandangan sedikit berbeda terlihat dari raut wajah para pemain dan pelatih Tim Putri Universitas Surabaya (Ubaya) setelah mereka memastikan gelar juara.

Pada partai final Campus League Basketball Regional Surabaya yang berlangsung di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4/2026), Tim Putri Ubaya tampil begitu mendominasi. Mereka sukses melibas Universitas Ciputra Makassar (UCM) dan mengunci kepingan medali emas. 

Kemenangan ini sekaligus menggenapkan pesta kampus mereka. Pasalnya, pada hari yang sama, Tim Putra Ubaya juga sukses meraih juara usai mengandaskan perlawanan wakil Papua, Universitas Cendrawasih (Uncen), dengan skor akhir 84-48.

Kendati demikian, mereka mengaku tak boleh cepat puas dan harus segera berbenah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Campus League (@campusleague.id)

Dominasi tanpa ampun sejak quarter awal

Sejak wasit meniup peluit dimulainya laga final putri, dominasi Ubaya memang mulai terlihat, meski di menit-menit awal UCM sempat memberikan perlawanan yang merepotkan. 

Namun, ketenangan menjadi senjata utama skuat asuhan pelatih Wellyanto Pribadi ini. Mereka sama sekali tidak terpancing gaya permainan lawan dan terus menjaga tempo agar sesuai dengan instruksi awal dari bangku cadangan.

Kunci keunggulan Ubaya di paruh pertama terletak pada transisi permainan yang teramat cepat serta pertahanan yang disiplin. Pemain UCM dibuat kesulitan hanya untuk sekadar menembus area pertahanan.

Iklan

Masuk ke quarter kedua, mesin poin Ubaya justru makin panas. Mereka sangat efektif mendulang angka lewat fastbreak maupun memanfaatkan rebound. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan telak Ubaya di angka 44-14.

Tim basket putri ubaya.MOJOK.CO
Tim putri Ubaya mendominasi podium juara putri Campus League Basketball Regional Surabaya berkat penampilan impresif dan solid di semua lini hingga buzzer berbunyi. (dok. Campus League)

Jeda turun minum nyatanya tidak lantas membuat pemain Ubaya merasa puas dan bersantai. Di babak kedua, intensitas tekanan sama sekali tidak diturunkan. Rotasi pemain berjalan sangat lancar tanpa sedikit pun mengorbankan kualitas permainan tim secara utuh. 

Sistem pertahanan mereka bahkan terasa makin rapat. Buktinya, sepanjang quarter ketiga, UCM dibuat mati kutu dan hanya mampu mencetak empat poin tambahan.

Masuk quarter keempat, kendali laga sudah mutlak milik Ubaya. Walau jarak poin sudah terlampau jauh dan nyaris mustahil dikejar, disiplin pemain Ubaya tidak kendur hingga bel akhir berbunyi nyaring. Emas Campus League Basketball Regional Surabaya resmi pulang ke kampus Ubaya.

Ubaya tak kenal kata puas, segera berbenah untuk menatap The National

Namun, dengan kemenangan semulus itu, apa yang membuat mereka urung larut dalam euforia berlebihan? 

Jawabannya ada pada “ancaman” yang sudah menanti di depan mata.

Sang pelatih, Wellyanto Pribadi, justru memilih langsung menyoroti celah permainan yang dirasa belum maksimal. Ia menegaskan perlunya evaluasi mendalam ketimbang hanya merayakan margin poin yang besar pada hari itu.

“Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini justru kami menurun,” ungkap Wellyanto jujur, seusai pertandingan, Rabu (29/4/2026).

Tim basket putri Ubaya.MOJOK.CO
Tim Putri Ubaya melibas Universitas Ciputra Makassar (UCM) pada babak final Campus League Basketball Regional Surabaya, dengan skor meyakinkan 95-28. (dok. Campus League)

Menurutnya, skor besar tidak menutupi fakta bahwa timnya masih membuang peluang tembakan yang seharusnya menjadi angka pasti. 

“Dari berapa kali percobaan, cuma berapa poin yang berhasil.”

Tuntutan pelatih perfeksionis ini sangat masuk akal. Usai menjuarai Regional Surabaya, tiket menuju babak The National sudah di tangan. Di fase krusial ini, musuh yang menanti jelas punya kaliber yang jauh lebih menakutkan.

“Sekarang fokus kita ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus, pemainnya juga tinggi-tinggi. Jadi kami perlu kerja lebih keras untuk di level nasional,” tegas sang pelatih.

Resep rahasia tim putri Ubaya: latihan melawan tim putra Ubaya

Mentalitas ini ternyata menular kuat kepada para pilar di lapangan. Shooting guard andalan Tim Putri Ubaya, Evelyn Fiyo, mengamini hal tersebut. Pemain yang berkalung medali emas SEA Games 2025 Filipina di nomor basket 3×3 ini punya pandangan yang sepenuhnya serupa.

Bagi Fiyo, euforia berlebihan tidak ada gunanya jika kualitas permainan dibiarkan jalan di tempat. Menyadari bahwa kompetisi yang sesungguhnya belum usai, ia mengajak rekan setimnya untuk kembali membumi dan fokus pada pemantapan taktik.

Menariknya, Fiyo juga mengungkap rahasia dapur kokohnya pertahanan Ubaya selama melakoni turnamen tingkat regional ini. Alih-alih berlatih biasa, mereka rupanya sengaja menyiksa diri dengan porsi tekanan yang lebih berat di sesi latihan.

“Untuk babak nasional, persiapannya cari lawan tanding yang lebih susah. Di dalam tim kami upayakan makin solid. Waktu sebelum main di regional ini pun, latihannya melawan tim putra, tujuannya untuk menguatkan defense,” beber Fiyo.

Tim basket putri Ubaya.MOJOK.CO
Tim putri Ubaya mendominasi podium juara putri Campus League Basketball Regional Surabaya berkat penampilan impresif dan solid di semua lini hingga buzzer berbunyi. (dok. Campus League)

Keputusan berlatih tanding melawan tim putra adalah strategi yang cerdas. Menahan kecepatan dan tenaga yang secara fisik lebih besar dari pemain putra membuat Tim Putri Ubaya terbiasa menghadapi tekanan kuat. Alhasil, saat kembali berhadapan dengan sesama tim putri, benteng pertahanan mereka terasa amat tangguh.

Ekosistem basket kembali bergairah setelah sempat lesu

Kompetisi regional ini sendiri terbilang sangat sukses dalam memompa kembali gairah olahraga di kalangan mahasiswa. CEO Campus League, Ryan Gozali, menilai bahwa turnamen ini berhasil menstimulasi ekosistem basket kampus yang memang sempat tertidur akibat kekosongan kompetisi dalam waktu yang cukup lama.

Antusiasme dari 16 tim putra dan 8 tim putri dari belasan perguruan tinggi menjadi bukti nyata atas kebangkitan gairah tersebut.

Kini, setelah semua tugas di Kota Pahlawan tuntas, Tim Putri Ubaya bersiap mengepak koper menuju Jakarta. Babak The National Campus League Basketball akan digulirkan pada 6 hingga 13 Juni 2026 mendatang.

Ubaya tentu tidak akan terbang ke Jakarta sendirian. Tim Putra mereka, yang didampingi oleh Tim Putri UCM dan Tim Putra Uncen selaku runner-up, juga akan melaju membawa nama baik ajang penyisihan regional ini di kancah nasional.

Di ibu kota nanti, mereka akan kembali beradu tangkas dengan deretan wakil kampus terbaik yang telah tersaring dari Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan tentu saja tim-tim unggulan tuan rumah Jakarta.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur” atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 30 April 2026 oleh

Tags: basketcampus leaguecampus league 2026campus league 2026 regional surabayamahasiswa surabayaSurabayaUBAYAUniversitas Surabaya
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO
Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO
Eksplor

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.