Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Alasan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Lebih Tertarik Kuliah di Universitas Terbuka (UT) daripada di PTN Top

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
11 Oktober 2025
A A
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO

ilustrasi - Kampus Universitas Terbuka (UT). (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebagian orang sering meremehkan Universitas Terbuka (UT): mahasiswanya bodoh, pemalas, cuma mengejar gelar saja. Padahal, ada orang yang menjadikan kampus tersebut sebagai pilihan pertama alih-alih memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama. Seperti Hisyam Dhuha dan Salma Dwi, seorang content creator yang kuliah S1 Jurusan Ilmu Komunikasi UT.

Universitas Terbuka umumnya buat mahasiswa yang prioritas kerja

Hisyam Dhuha saat ini menempuh pendidikan di Universitas Terbuka (UT) Surakarta Jurusan Ilmu Komunikasi. Laki-laki berusia 21 tahun tersebut mengaku UT Surakarta adalah kampus pilihan pertamanya karena pembelajarannya bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Bagi Hisyam yang sebetulnya memprioritaskan kerja dibanding kuliah, UT adalah kampus yang tepat. Bukannya Hisyam ingin mengejar gelar semata, justru ia ingin meningkatkan skill-nya dalam bekerja dengan kuliah S1. Khususnya di Jurusan Ilmu Komunikasi, guna menunjang kariernya sebagai content creator.

“Selain menambah wawasan yang lebih luas, relasiku juga bertambah. Aku ingin meningkatkan kemampuan untuk diterapkan di dunia kerja,” ujar Hisyam kepada Mojok, Rabu (8/10/2025).

Alasan itu juga yang memotivasi Salma Dwi kuliah S1 Jurusan Ilmu Komunikasi di UT. Sejak orang tuanya tiada, Salma harus kerja untuk mencukupi kebutuhan pribadinya, sekaligus merawat ketiga adik laki-lakinya yang masih sekolah.

Di sisi lain, Salma juga ingin mengejar mimpinya sebagai seorang content creator. Ia sempat mengirim lamaran kerja ke ratusan perusahaan dengan tugas sebidang, tapi tak ada yang menerimanya. Jika ada pun, Salma tidak cocok dengan gaji dan beban kerjanya. 

Dari situ Salma berpikir, sepertinya akan lebih baik jika dia mengembangkan diri dengan kuliah. Hitung-hitung bisa menambah portofolionya nanti. Oleh karena itu, ia memilih kampus UT Malang sebagai kampus pilihan pertama agar bisa kuliah sambil kerja.

“Enaknya kuliah di UT aku bisa belajar sambil kerja, mungkin sebagian orang kurang cocok karena dianggap nggak semaksimal kuliah di PTN lain, tapi bagiku pribadi aku justru enjoy,” ucap Salma.

Gimana mau dibilang malas, tugasnya nggak ngotak

Sementara itu, Hisyam sudah bekerja macam-macam sejak SMA. Salah satunya menjadi karyawan di sebuah toko parfum. Kini, ia pun membuka usaha online parfumnya sendiri. Sejak pukul 07.00 WIB, dia sudah bersiap mencari kardus untuk mengemas pesanan parfumnya hingga mengirimnya ke kurir.  

“Aku ambil dari tetangga-tetangga yang punya toko kelontong. Lalu, jam 8.00 WIB baru kerja, nata paket buat diambil mas kurir sampai sore. Baru pukul 16.30 WIB aku otw ke Solo untuk mencetak stiker,” jelas Hisyam.

Baca Halaman Selanjutnya

UT bukan buat orang yang punya banyak waktu

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2025 oleh

Tags: alumni UTjurusan ilmu komunikasikuliah s1S1UKT Universitas Terbukauniversitas terbukaUT
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO
Edumojok

Diremehkan karena “Cuma” Lulusan UT, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik daripada S1-S2 PTN Top yang Menang Gengsi tapi Nganggur

3 Maret 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.