Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

UGM Akan Bangun Hutan di IKN, Mirip Seperti Konsep Wanagama di Gunungkidul

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
17 Agustus 2024
A A
ugm bikin hutan di IKN.MOJOK.CO

Ilustrasi UGM (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

UGM menginisiasi pengembangan hutan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) bernama Wanagama Nusantara. Konsep Wanagama sudah tercetus di Gunungkidul sejak lama.

Wanagama di Kecamatan Playen dan Patuk, Gunungkidul merupakan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK). Hutan ini merupakan hutan pendidikan yang pengelolaannnya di bawah naungan Fakultas Kehutanan UGM.

Iklan

Dulunya, lahan seluas 622,5 hektare itu merupakan kawasan tandus dan kering. Sampai akhirnya tim dari Fakultas Kehutanan UGM melakukan penghijauan dengan penanaman beragam jenis tanamanan.

Kini, hutan itu sudah ditumbuhi berbagai pepohonan lebat. Fungsinya cukup beragam. Mulai dari pusat pendidikan lingkungan, taman ilmu pengetahuan, wisata alam, hingga hutan konvensi. Wanagama merupakan sebuah ekosistem yang unik dengan berbagai bentuk topografi, lapisan batu, jenis tanah, sistem hidrologi, iklim mikro, tumbuhan, satwa, plot pertanaman uji, serta interaksi sosial ekonomi dengan masyarakat sekitarnya.

Saat ini hutan itu, selain rutin dikunjungi mahasiswa yang hendak praktikum atau pembelajaran lapangan, juga selalu dijaga oleh petugas dari UGM.

Inisiasi hutan UGM di IKN

Wacana pembuatan hutan serupa di IKN disampaikan oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med. Ed., Sp.OG(K), Ph.D pada upacara bendera HUT RI ke-79 di halaman Balairung UGM pada Sabtu (17/8/2024).

Dalam pidato selaku pembina upacara, Rektor menyebutkan peringatan HUT RI ke-79 bertepatan dengan adanya sejumlah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia, salah satunya adalah penyambutan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Terkait dengan pembangunan IKN, Rektor berujar, UGM menginisiasi kehadiran Wanagama Nusantara sebagai upaya mendukung pengembangan Forest City untuk menghadapi perubahan iklim global.

Keberhasilan UGM untuk merehabilitasi lahan kritis, baik dari sisi ekologis dan sosial ekonomi di Gunungkidul membuat pemerintah ingin mereplikasi di tahap pertama pengembangan Wanagama Nusantara seluas 28 hektar dengan potensi luas 621 hektar di IKN.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Wanagama Nusantara akan menjadi etalase berbagai inovasi dan adaptasi teknologi cerdas untuk memitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan,” tutur Rektor melansir laman resmi UGM.

Pengalaman menjaga Wanagama

Meski namanya serupa, Wanagama yang ada IKN tentu akan berbeda dengan yang ada di Gunungkidul. Mojok pernah berkesempatan wawancara dengan Kastari (44), seorang satpam UGM yang sering berjaga di Wanagama.

Selama kariernya sebagai satpam UGM sejak 2004 silam, ia memang sering ditugaskan menjaga hutan tersebut. Bertugas di sana jadi salah satu tantangan terberat baginya.

hutan wanagama gunungkidul.MOJOK.CO
Suasana jalanan di tengah hutan Wanagama Gunungkidul (Rahma Ayu/Mojok.co)

Di sana, ia harus tinggal di hutan yang luasnya kisaran 600 hektare ini selama 24 jam setiap hari dalam sepekan. Mulai dari berpatroli keliling hingga melakukan perawatan berbagai fasilitas.

Suatu hari, ia harus bermalam di area petak 17 karena ada penugasan khusus. Ia bersama tiga rekan lainnya bermalam menggunakan bivak. Di tengah malam, ia dan teman-teman merasakan hujan lebat dan angin kencang.

“Kami di dalam hanya berdoa, anginnya mosak-masik dan hujan deras juga hanya di area itu,” kenangnya.

Saking menantangnya, ia bercerita kalau ada sejumlah rekannya yang sebenarnya tidak betah berjaga di sana. Mengajukan pindah tugas untuk menjaga kawasan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM yang letaknya di Berbah, Sleman.

“Tapi sebenarnya ya utamanya karena merasa takut. Dan memang berat juga tugas di sini, karena ya di hutan dan sepekan penuh,” katanya.

Namun, baginya apa pun yang terjadi di dalam hutan sudah jadi hal yang lumrah. Ia tetap fokus pada tugasnya.

Iklan

“Menjaga kelestarian hutan dan ekosistem adalah kerja saya di Wanagama. Apa yang kita jaga di sana pasti mendoakan kita yang baik-baik,” pungkasnya.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA Lokasi Paling Mistis di UGM Menurut Para Satpamnya 

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2024 oleh

Tags: gunungkidulhutan ugmIKNUGMwanagama
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
kuis rempah rempah

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026
JPPI, MBG, buku siswa sekolah.MOJOK.CO

RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Tersandera Rp240 Triliun demi Program yang Tak Penting

17 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.