Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Kerja di Surabaya yang Menyelamatkan dari Sulitnya Cari Kerjaan Layak Bagi Sarjana di Jogja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
27 Juli 2024
A A
Iri dengan Jakarta, malam tahun baru di Surabaya tidak bisa dinikmati gara-gara konvoi motor brong MOJOK.CO

Iri dengan Jakarta, malam tahun baru di Surabaya tidak bisa dinikmati gara-gara konvoi motor brong. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah dua bulan Syamsi (25) kerja di Surabaya. Keputusannya merantau ke Kota Pahlawan, menyelamatkan dari derita sarjana baru yang diupah murah di Jogja.

Sebenarnya sejak lulus dari sebuah PTS di Jogja pada 2022 silam Syamsi sudah terpikir untuk merantau ke luar kota. Ia tumbuh dan besar di Jogja sehingga perlu merasakan hidup di perantauan.

Sejak lulus ia sudah mengirim puluhan lamaran kerja. Kebanyakan tujuannya untuk perusahaan-perusahaan yang ada di Jogja.

“Sulit dapat, apalagi aku cari spesifik yang bidang keuangan. Kalau dapat pun ya tawaran gajinya nggak sesuai harapan,” ujarnya kepada Mojok, Jumat (26/7/2024).

Akhirnya pada pertengahan 2022 ia sempat mendapat kerja di Jogja. Di sebuah bisnis pakaian. Namun, bukan di bagian keuangan melainkan di distribusi dan pengemasan.

“Gajinya UMR Jogja,” kelakarnya.

Beruntung, karena berasal dari Jogja ia tidak perlu memikirkan biaya sewa kos. Saat bekerja di sana pun ia terus mencari peluang lain.

“Tapi memang sulit sih. Jogja ini bukan kota industri,” ujarnya.

Sampai akhirnya pada awal 2024, tawaran kerja di Surabaya ia dapatkan. Tak mau sia-siakan kesempatan, ia langsung mengikuti semua prosedur pendaftaran.

Kerja di Surabaya langsung terasa bedanya

Pada awal Juni 2024 ia sudah resmi kerja di Surabaya. Posisinya sesuai yang ia inginkan yakni admin keuangan.

Meski baru pertama kali merantau ia merasa bahwa keputusannya tepat. Gaji yang ia dapat setimpal, walaupun harus membayar kos dan memenuhi semua kebutuhannya seorang diri.

“Rasanya dengan gaji Surabaya itu bisa menyisihkan lumayan. Walaupun sekarang harus bayar kos sendiri, makan semua sendiri,” tuturnya.

Ia juga melihat pemandangan menarik tak lama setelah kerja di Surabaya. Terutama, di tempatnya bekerja. Banyak pekerjanya yang merupakan lulusan SMA. Gajinya, meski tidak setinggi sarjana sepertinya tapi sudah terbilang lumayan.

“Kayak lebih gampang ternyata dapet kerja, di bagian admin, untuk lulusan SMA di sini. Kalau di Jogja, lulusan SMA cukup susah ya dapet yang kayak di sini,” terangnya.

Iklan

Selain urusan pendapatan, ada beberapa hal yang menurutnya membuat Surabaya terasa menjanjikan. Salah satunya urusan kos.

Baca halaman selanjutnya…

Terhindar dari masalah “besar” yang sedang terjadi di Jogja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2024 oleh

Tags: Jogjakerja di surabayasarjanaSurabaya
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co
Pojokan

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Romantisasi bunuh diri di Jembatan Cangar Mojokerto harus dihentikan MOJOK.CO

Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi

24 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Ibu terpaksa menitipkan anak di daycare karena orang tua harus bekerja

Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan

26 April 2026
Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.