Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Penghasilan Angkringan Orang Klaten di Jogja Tak Sekecil Gerobaknya, Modal Teh Bisa Dapat Cuan 2 Kali UMR

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
7 Juli 2024
A A
Penghasilan Angkringan Orang Klaten di Jogja Tak Sekecil Gerobaknya, Modal Teh Bisa Dapat Cuan 2 Kali UMR.MOJOK.CO

Ilustrasi -Penghasilan Angkringan Orang Klaten di Jogja Tak Sekecil Gerobaknya, Modal Teh Bisa Dapat Cuan 2 Kali UMR (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Meski terlihat sederhana, penghasilan para penjual angkringan di Jogja ternyata nggak main-main. Kalau sehari saja mereka bisa mengumpulkan laba bersih Rp200 ribu, artinya penghasilan bulanan mereka setara dua kali UMR Jogja.

Jangan bayangkan angkringan yang dimaksud adalah angkringan yang membuka lapak mereka di tempat-tempat wisata seperti Malioboro dan Tugu. Jelas, angkringan di dua tempat itu penghasilannya lebih besar karena harga menunya pun lebih mahal.

Yang dimaksud di sini adalah “angkringan pada umumnya”, yang tersebar nyaris di tepi jalanan Jogja. Bentuknya sangat sederhana, biasanya hanya tersusun atas gerobak, kursi kayu, dan terpal sebagai penutup.

Ada kalanya, mereka menyediakan tikar buat pembeli. Namun, ada kalanya tikar-tikar ini juga tak tersedia. Alhasil, kalau siang panas ya kepanasan. Kalau hujan, pasti basah. Namun, uniknya, angkringan seperti ini tak pernah sepi pembeli.

Kebanyakan, para penjualnya merupakan orang-orang Klaten yang rela nglaju satu jam perjalanan  setiap harinya. Damar (35) adalah salah satunya. Sudah hampir tujuh tahun ia membuka lapak angkringannya di Jalan Gejayan, tepatnya di depan hotel The Manohara dan Plaza UNY.

Sama seperti penjual angkringan asal Klaten kebanyakan, Damar memilih nglaju tiap harinya. Alasannya, selain karena secara jarak tempuh masih bisa ditoleransi, kalau harus ngekos justru bagi mereka itu hanya “buang-buang duit”.

“Ya sekarang begini, Bro. Aku laju sejam Klaten-Jogja 25 ribu udah bisa buat PP. Kadang masih bisa dipakai wara-wiri. Penghasilan sehari udah bisa buat nutup uang bensin 2 mingguan kok,” jelasnya, saat ditemui Mojok Jumat (5/67/2024) malam di lapaknya.

“Ada anak-istri juga di rumah. Masa cuma sini situ aja ngekos,” imbuhnya.

Penghasilan paling besar dari teh

Damar mengaku, dalam sehari ia bisa mengantongi uang rata-rata Rp800 ribu dari berjualan di angkringan. Itu kondisi normal. Kalau ramai, penghasilan angkringan miliknya bisa tembus Rp1 jutaan.

Meski demikian, itu adalah penghasilan kotor. Sebab, banyak menu di angkringannya adalah titipan orang lain. Sama seperti angkringan lain, Damar menjual menu-menu lazim seperti nasi kucing, gorengan, aneka minuman, dan sate-satean.

“Yang dari aku, Bro, itu cuma mie, rokok, sama teh. Sisanya titipan orang,” jelas Damar. “Misalnya, nasi kucing. Ada orang nitip 100 bungkus, dari sana dijual 1.500 itu tak jual 2.000. Jadi misalnya habis, ya 150 ribu ke beliau, aku dapat 50 ribu aja,” lanjut lelaki asal Klaten ini.

Penghasilan Angkringan di Jogja Tak Sekecil Gerobaknya, Modal Teh Bisa Dapat Cuan 2 Kali UMR.MOJOK.CO
Suasana malam di angkringan Pak Heri di Jalan Kusumanegara, Jogja (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Damar menjelaskan, keuntungan paling besar dari berjualan angkringan ada pada tehnya. Dalam sehari, pengeluaran belanjanya buat beli teh ia patok di angka Rp100 ribu. Dari modal tersebut, hasil yang didapat bisa mencapai Rp500 ribuan.

“Ya kan tinggal dikaliin. Kalau satu gelas tak hargai 3 ribu, kalau sehari ada 200 orang yang mesen itu kan udah bisa kelihatan hasilnya. Air juga tinggal ambil di belakang [di Plaza UNY], tapi itu tetap bayar ya ambil airnya.”

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Cuannya memang menggiurkan, tapi tantangan juga besar.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2024 oleh

Tags: angkringanangkringan di Jogjaangkringan jogjapenghasilan angkringan jogjaumr jogja
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO
Urban

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
Nasihat rezeki dan keuangan dari ibu-ibu penjual angkringan di Jogja yang bisa haji 2 kali MOJOK.CO
Sosok

Wejangan Rezeki dan Uang dari Ibu Penjual Angkringan, Membalik Logika Ekonomi Anak Muda yang Anxiety in this Economy

11 Mei 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)
Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar tapi Cuma Ilusi MOJOK.CO
Cuan

Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar, tapi Nyatanya Bisa Bikin Pusing kayak Gaji Jogja yang Tiarap Itu

12 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026
Saat ini kita sangat butuh sentuhan rasa manusia dalam komunikasi digital sehari-hari MOJOK.CO

Komunikasi Digital Sangat Butuh “Sentuhan Rasa Manusia”: Agar Tak Cuma Perbincangan Datar tapi Juga Merasa Didengar, Dihargai dan Dipahami

19 Mei 2026
Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Mahasiswa dapat beasiswa KIP Kuliah bohongi orang tua demi uang saku dobel MOJOK.CO

Dapat Beasiswa KIP Kuliah Jalur FOMO, Bohongi Ortu biar Dobel Uang Saku karena Gaya Hidup Tak Cukup Rp750 Ribu

20 Mei 2026
mahasiswa autis Fakultas Peternakan UGM. MOJOK.CO

Mahasiswa Autis UGM Sulit Berinteraksi Sosial, tapi Buktikan Bisa Lulus usai 6 Tahun Lebih dan Buka Usaha Ternak Kambing di Kampung Halaman

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.