Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Menganti Gresik bikin Pusing: Tak Mau Disebut Gresik, Tapi kalau Ngaku-ngaku Surabaya Banyak yang Tak Terima

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
17 Januari 2025
A A
Menganti daerah yang membingungkan: Gresik bukan, Surabaya juga bukan? MOJOK.CO

Ilustrasi - Menganti daerah yang membingungkan: Gresik bukan, Surabaya juga bukan? (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Perdebatan” mengenai posisi Kecamatan Menganti memang selalu gayeng. Secara administratif masuk Gresik, namun, orang-orangnya cenderung lebih nyaman dan bahkan ada saja yang ngaku-aku sebagai orang Surabaya.

“Ketemu orang di luar kota. Kita ngobrol basa-basi. Dia bilangnya orang Surabaya. Aku tanya: Surabaya mana? Dia bilang Surabaya Menganti. Loh he. Aku yang orang Gresik agak kaget.” Begitu kira-kira ucapan salah satu warganet dengan emoticon tawa.

“Masyarakatnya kalau ditanya, Menganti itu Gresik atau Surabaya? Pasti jawab Surabaya,” begitu sambung warganet lain.

Saya pun punya pengalaman serupa. Saya punya teman dan kenalan dari Menganti. Namun, tiap kali ada gojlokan: Menganti itu jangan ngaku-ngaku Surabaya, ya. Mereka pasti langsung kekeuh mengaku sebagai warga Kota Pahlawan.

Menganti lebih dekat ke Surabaya ketimbang ke Gresik

Ada alasan kenapa orang Menganti lebih suka mengaku sebagai orang Surabaya ketimbang Gresik. Terutama jika sedang berada di luar kota.

Kalau Dzakwan (26), alasannya simpel: karena di benak orang luar daerah, Surabaya terdengar lebih gagah. Dan, siapa coba yang tidak tahu dengan nama Surabaya?

“Jadi ya biar gampang aja,” kata Dzakwan, Kamis (16/1/2025).

Namun, di luar urusan itu, Dzakwan merasa, suasana dan ritme hidup di Menganti memang lebih mirip dengan Surabaya. Ritme hidup yang workaholic dan tanpa tedhing aling-aling. Maklum, jaraknya memang begitu dekat.

“Menganti pun lebih dekat dengan stadion milik Surabaya, Gelora Bung Tomo (GBT) daripada ke Stadion Joko Samudro (milik Gresik). Walaupun sebenarnya nggak jauh-jauh amat, sih. Tapi kalau dirunut kan yang paling deket GBT,” imbuhnya.

Alih-alih mendukung Gresik United, dalam konteks sepakbola, Dzakwan pun lebih bangga menyebut dirinya sebagai Bonek (suporter loyal Persebaya Surabaya).

Sekolah, kuliah, dan kerja di Surabaya

Meski ber-KTP Gresik, tapi Dzakwan lebih hafal dengan seluk-beluk Surabaya ketimbang Gresik sendiri.

Dzakwan mengaku, hampir semua sudut Surabaya dia tahu. Jalan-jalan tikusnya pun dia bisa mencari.

Namun, ketika keluar dari Menganti ke daerah Gresik lain, tak jarang dia nyasar. Alhasil, lebih banyak menggunakan Google Maps.

“Aku SMA di Surabaya. Dari dulu sering main di sana. Terus kuliah akhirnya juga di Surabaya. Sekarang pun kerja di Surabaya. Dan banyak orang Menganti yang seperti itu,” ungkap Dzakwan.

Iklan

Gresik memang kota industri. Namun, pusat industri dan perkantoran di Gresik agak jauh dari Menganti. Sehingga, ke Surabaya lah pelarian orang-orang Menganti seperti Dzakwan sebagai daerah terdekat.

Baca halaman selanjutnya…

Pengin gabung Surabaya tapi nggak diterima 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2025 oleh

Tags: gresikmenganti gresikmenganti surabaya atau gresikpilihan redaksiSurabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh  MOJOK.CO
Esai

Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 

1 Mei 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO
Aktual

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO
Catatan

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

29 April 2026
Ibu terpaksa menitipkan anak di daycare karena orang tua harus bekerja

Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan

26 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.