Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Banyak Guru yang Malas Buka Aplikasi PMM Merdeka Mengajar padahal Sadar Manfaatnya Sangat Besar

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
1 Januari 2024
A A
PMM Merdeka Mengajar.MOJOK.CO

Ilustrasi guru (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Platform Merdeka Mengajar (PMM) jadi sumber berbagai bahan bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas sebagai guru demi mewujudkan slogan Merdeka Mengajar. Namun, masih banyak guru yang enggan memanfaatkannya secara maksimal.

Kemendikbudristek menghadirkan PMM sebagai referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik pengajaran sesuai Kurikulum Merdeka. Sejak awal meluncur, platform ini menghadirkan banyak bahan-bahan pembelajaran dalam berbagai medium seperti bacaan, audio, dan video.

“Konten-konten yang dikembangkan oleh kemendikbudristek memberikan pemahaman lebih saat implementasi dan pembelajaran di satuan Pendidikan yang telah ikut serta dalam implementasi kurikulum Merdeka,” tulis Kemendikbudristek dalam keterangan resminya.

Soal manfaat, ribuan guru sudah merasakannya. Ada berbagai kanal seperti pengembangan diri; perangkat ajar mulai dari modul ajar, modul projek, hingga buku teks; panduan pengelolaan kinerja dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian; dan masih banyak kanal dan fitur bermanfaat lainnya.

Salah satu guru yang mengaku bisa mendapat banyak manfaat adalah Susilo Windriyatno, pengajar di SMP Muhammadiyah 2 Tepus, Gunungkidul. Susilo mengaku banyak mendapat inspirasi dari guru-guru lain lewat PMM. Selain itu, ia juga bisa mengimplementasikan aksi nyata dari modul ajar yang tersedia.

“Ada juga fitur pelatihan mandiri yang sangat bermanfaat. Di sini, saya bisa berlatih sendiri, di mana pun, kapanpun, tanpa terhalang tempat dan waktu,” katanya melansir laman Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud.

Manfaat nyata PMM belum membuat sebagian guru tersadar

Ada banyak guru yang merasakan manfaat dan dapat mengaplikasikan materi untuk pembelajaran dengan siswa di kelas. Di sisi lain, masih ada juga guru yang mengaku masih jarang memanfaatkan aplikasi tersebut. Alasannya, karena malas dan belum ada dorongan lebih untuk mengaksesnya.

“Padahal PMM ini bermanfaat. Nggak harus ikut program Guru Penggerak untuk paham kurikulum Merdeka, cukup pakai aplikasi ini. Tapi, sampai sekarang saya belum banyak akses, alasannya ya masih berat dan terkendala malas,” ungkap Tuti, bukan nama sebenarnya, seorang guru SMP Negeri.

Tuti mengaku kewalahan melihat banyak sekali materi yang tersedia. Mulai dari Penguatan Profil Pancasila, Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar, hingga Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Dari puluhan bahkan ratusan materi tersebut, belum sampai 10 unit yang ia dalami.

“Satu materi itu terdiri dari banyak modul. Saya baru mengerjakan sekitar enam. Dari jumlah itu belum ada yang lolos aksi nyatanya,” curhatnya.

PMM Merdeka Mengajar.MOJOK.CO
Ilustrasi. Guru saat ini dituntut untuk mahir memanfaatkan beragam platform digital (Julia M Cameron/Unsplash)

Pada bagian pelatihan mandiri, setiap guru yang sudah menuntaskan materi diharap bisa memberikan umpan balik berupa aksi nyata. Umpan balik ini merupakan bentuk dari implementasi guru yang mereka tulis dalam bentuk narasi maupun presentasi.

Selain itu, ada juga post test setelah menyelesaikan pelatihan mandiri. Hal ini membuat para guru dituntut untuk mendalami betul setiap pembelajaran di aplikasi PMM.

Baca selanjutnya…

Setelah ada tuntutan lebih, guru baru tergerak

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2024 oleh

Tags: gurukurikulum merdekaliputan pilihanplatform merdeka mengajarpmm
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa? MOJOK.CO

Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa?

6 Mei 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Mencoba Menghabiskan Makanannya MOJOK.CO

Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Menghabiskan Makanannya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Pesan veteran Indonesia di momen kemerdekaan. MOJOK.CO

Dari Veteran Indonesia ke Generasi Muda yang Pesimis Rayakan Kemerdekaan: Bacalah Buku Sejarah!

19 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.