Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Derita Sarjana Pendidikan Bahasa Arab Cari Kerja di Lampung 

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
13 Februari 2024
A A
Derita Sarjana Pendidikan Bahasa Arab Cari Kerja di Lampung  MOJOK.CO

Ilustrasi Derita Sarjana Pendidikan Bahasa Arab Cari Kerja di Lampung. (Agung P/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dari sekitar 100 teman satu angkatan di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab di salah satu perguruan tinggi negeri di Lampung, sebagian besar masih jadi pengangguran. Sebagian kecil lainnya  jadi guru honorer dengan gaji 300 ribu per bulan, atau banting setir bekerja jadi bagian administrasi di perusahaan.

***

Juni 2023, Hasnah, 23 tahun, baru saja lulus dari salah satu perguruan tinggi negeri di Lampung. Ia segera mengirimkan berkas lamaran pada sekolah-sekolah yang membutuhkan guru Bahasa Arab. 

Pontang-panting fresh graduate sarjana Pendidikan Bahasa Arab cari kerja

Ia berpikir dengan latar belakang pendidikannya, jalan terbaik tentu saja melamar di institusi pendidikan. Puluhan email pun mulai ia kirimkan. Saking semangatnya nyari lowongan kerja sebagai guru membuatnya kadang kurang teliti. 

“Dalam benak saya hanya berpikir, ‘yang penting daftar dulu, siapa tahu ada saja yang nyangkut,’” katanya kepada, Mojok Senin (12/2/2024).

Benar saja, ada satu dua lowongan yang berhasil untuk masuk  ke tahap interview. Tetapi ternyata sekolahnya berada di luar pulau yang tidak menyediakan mess untuk guru. Selain itu, sekolah tersebut merupakan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mana tentunya kandidat guru harus memiliki kualifikasi keterampilan tertentu yang sebenarnya tidak ia kuasai. Fakta itu membuat Hasna tidak melanjutkan proses rekrutmen.

Tak putus asa, ia mencoba melamar lagi. Kali ini ada sebuah yayasan yang memanggilnya. Ia ikut tes wawancara, tes microteaching, dan interview.

Diterima kerja, tapi sekolahnya radikal

Kabar baiknya ternyata ia diterima di sekolah tersebut, bahkan ada asrama untuk dirinya tinggal di tempat itu. Syaratnya ia harus kontrak kerja selama 6 tahun. Namun, sekolah di Lampung tersebut ternyata punya pandangan radikal. “Kemudian saya dapat informasi dari teman saya yang kerja di sana kalau yayasan itu mengajarkan paham yang pemerintah larang. Teman saya ingin keluar, tapi terikat kontrak bertahun-tahun,” kata Hasnah, kepada Mojok, Senin (12/2/2024).

Ia akhirnya tak jadi mengambil peluang itu. Ia sempat melamar menjadi guru di Pulau Jawa. Dapatlah ia di pondok pesantren di Madiun. “Tapi orang tua saya melarang saya jauh dari rumah. Kalau bisa cari kerja di satu provinsi dengan mereka,” katanya. 

Sebagai sarjana pendidikan, Hasnah kembali berkirim lamaran ke sekolah-sekolah. Lowongan guru SD sebenarnya banyak, tapi yang mereka cari adalah lulusan PGSD sementara latar belakangnya adalah Pendidikan Bahasa Arab. Ia tetap mengirimkan lamaran. 

Tentu saja lamarannya ditolak. Namun, teman-temannya yang memang Jurusan PGSD banyak  juga yang mengeluh. Mereka menjadi guru honorer dengan gaji yang sangat minim di angka ratusan ribu.

Baca halaman selanjutnya

Sarjana Pendidikan Bahasa Arab yang setiap hari scrool media sosial cari lowongan kerja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2024 oleh

Tags: guruLampungpendidikan bahasa arabsarjana pendidikan
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO
Sekolahan

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO
Sekolahan

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Mencoba Menghabiskan Makanannya MOJOK.CO
Esai

Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Menghabiskan Makanannya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

papua.MOJOK.CO

Harga yang Harus Dibayar dari Pembangunan di Papua: Hutan Rimbun Diratakan Alat Berat, Alam dan Masyarakat Adat Terancam

3 Mei 2026
Gaji magang di Jakarta bisa beli iPhone gak kayak kerja di Jogja

Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita

28 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
5 tahun pakai WHV di Australia, kena mental. MOJOK.CO

Telepon dari Ibu bikin Saya Sadar, Kerja di Australia Tak Seindah Konten Medsos dan Bahagia Tak Melulu soal Gaji Ratusan Juta

2 Mei 2026
Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.