Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Marak Akun Spam Berkedok Foto Wanita, Waspada Promosikan Judi Online Tanpa Sengaja

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
3 Juli 2026
A A
Modus judi online makin canggih. MOJOK.CO

ilustrasi - modus judi online kian canggih. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Beberapa pekan terakhir, kolom komentar di media sosial seperti Instagram, Facebook, X, dan TikTok dipenuhi akun spam yang mempromosikan judi online. Polanya seragam: foto profil wanita, tautan ke situs judol, dan dikirim secara massal ke unggahan yang sedang ramai. 

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber (CISSReC), Pratama Persadha, menilai perilaku tersebut tidak hanya mengganggu orang yang melihatnya, tetapi juga merupakan pola serangan yang memanfaatkan celah moderasi platform.

“Fenomena ini justru menunjukkan bahwa langkah yang selama ini dilakukan pemerintah telah memberikan tekanan terhadap ekosistem judi online. Ketika akses menuju situs utama semakin banyak diputus dan ruang promosi resmi semakin terbatas, para pelaku terdorong mencari jalur alternatif melalui media sosial,” jelas Pratama dikutip dari keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

“Artinya, strategi penindakan mulai mempersulit operasional mereka sehingga metode promosi pun terus berubah untuk menghindari pengawasan,” lanjutnya.

Modus judi online kian canggih lewat kolom komentar

Pratama menjelaskan, modus itu masuk kategori comment spam farming, yakni pelaku menggunakan bot atau akun bayangan yang dikendalikan secara terpusat untuk menyebarkan tautan secara otomatis ke ribuan unggahan. 

“Targetnya bukan orang yang mencari judol, melainkan pengguna biasa. Oleh karena itu, semakin luas jangkauan, semakin besar kemungkinan ada yang mengklik. Ini strategi yang mengandalkan volume,” kata Pratama.

Berdasarkan pengamatan Pratama, modus yang digunakan pun kian canggih. Salah satunya, komentar tersebut sering kali berisi tautan menuju domain sementara, kode promosi, akun aplikasi perpesanan, atau petunjuk tertentu yang kemudian mengarahkan calon korban menuju platform perjudian. 

“Domain tersebut biasanya terus berganti untuk menghindari pemblokiran,” tegasnya.

Bahkan, sebagian pelaku memanfaatkan akun dengan identitas yang tampak meyakinkan agar komentar tidak langsung dikenali sebagai promosi ilegal.

“Hal ini menunjukkan bahwa jaringan judi online telah menerapkan teknik yang lazim digunakan dalam kejahatan siber modern, yaitu otomatisasi, penyamaran identitas, serta pergantian infrastruktur digital secara cepat,” ucapnya.

Regulasi judi online dan eksekusinya masih timpang

Untungnya, regulasi pemerintah sudah bergerak. Komdigi telah menerbitkan aturan dan mendorong platform untuk lebih ketat dalam memoderasi konten judi online. Hanya saja di lapangan, kata Pratama, eksekusinya masih timpang. 

“Platform memiliki algoritma dan infrastruktur, tetapi sejauh mana mereka benar-benar menindak akun spam ini secara konsisten? Ini yang masih menjadi pertanyaan,” kata Pratama.

Pratama berharap kerja sama antara Komdigi dan platform media sosial bisa semakin diperkuat, terutama dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi komentar spam, akun bot, serta pola aktivitas yang tidak wajar secara otomatis.

“Regulasi sudah ada, Komdigi sudah mendorong. Tapi kalau platform-nya tidak menjalankan dengan serius, mau bagaimana lagi. Mereka yang memegang kendali penuh atas sistem moderasi mereka,” ujarnya.

Iklan

Cara mandiri atasi komentar judi online

Platform sendiri sebenarnya sudah memiliki kemampuan untuk mengenali ribuan komentar identik, yang dikirim dalam waktu singkat, mendeteksi akun yang dibuat secara massal, hingga mengidentifikasi jaringan akun yang saling berkoordinasi. 

Oleh karena itu, Pratama menegaskan, dengan kolaborasi yang lebih erat, proses penghapusan komentar maupun penonaktifan akun seharusnya dapat dilakukan lebih cepat sebelum menjangkau lebih banyak pengguna.

Langkah yang bisa dilakukan platform antara lain, memperkuat deteksi otomatis terhadap pola tautan berulang, mempercepat proses takedown akun judol, dan menyediakan kanal pelaporan yang lebih responsif. 

“Pengguna juga perlu mendapat notifikasi yang jelas ketika akun yang mereka laporkan sudah ditindak. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan terhadap sistem moderasi,” ucapnya.

Sementara dari sisi pemilik akun, baik selebgram, influencer, brand, maupun akun publik besar, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan secara mandiri. Salah satunya dengan menggunakan fitur blokir dan filter kata kunci di kolom komentar.

Pemilik akun juga bisa memblokir akun spam satu per satu, atau mengatur kata kunci seperti “judol”, “slot”, “maxwin”, “gacor”, “scatter” agar komentar yang mengandung kata tersebut otomatis disembunyikan. Ini cara paling cepat dan tidak perlu menunggu platform bergerak.

“Pemilik akun besar sebenarnya punya kendali. Filter kata kunci sudah disediakan platform, tinggal digunakan. Kalau masih ada spam judol di kolom komentar mereka, artinya fitur itu belum dimanfaatkan secara optimal,” jelas Pratama.

Masyarakat perlu terus waspada

Di sisi lain, Pratama mengimbau masyarakat agar tidak membuka tautan yang dibagikan pada kolom komentar, tidak memberikan respons terhadap akun yang mempromosikan perjudian, serta segera menggunakan fitur pelaporan apabila menemukan aktivitas tersebut. 

“Semakin cepat akun dilaporkan, semakin besar peluang platform untuk menindak sebelum promosi tersebut tersebar lebih luas.

Selain itu, masyarakat juga perlu memahami bahwa membalas komentar spam justru dapat meningkatkan interaksi sehingga algoritma platform berpotensi menampilkan komentar tersebut kepada lebih banyak pengguna.

CISSReC mengimbau semua pihak, regulator, platform, pemilik akun, dan masyarakat, untuk bergerak bersama membersihkan ruang digital Indonesia dari judi online. Tidak cukup hanya mengandalkan satu pihak. Kolaborasi adalah kuncinya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Cerita PNS yang Kehilangan Segalanya Akibat Judi Online: Harta Melayang, Pekerjaan Hampir Hilang atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2026 oleh

Tags: CISSReCjudi onlinejudolkecerdasan buatanKomdigimodus judolspamspam komentar
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO
Urban

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
siswa sekolah.MOJOK.CO
Sekolahan

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO
Esai

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
FGD “Di Balik Ruang Redaksi: Medianomics, Kuasa Kepemilikan, dan Masa Depan Jurnalisme” inisiasi Telkom University Purwokerto. Membincangkan masa depan industri media jurnalisme di era AI dan kuasa kepemilikan MOJOK.CO

Diskusi Soal Industri Media dan Masa Depan Jurnalisme: Beranjak dari Keresahan Lama ke Menjawab Tantangan Baru

1 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.