Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
17 April 2026
A A
Penyesalan pasang WiFi di rumah MOJOK.CO

Ilustrasi - Penyesalan pasang WiFi di rumah. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Efek mengerikan pasang WiFi di rumah: paparan konten tidak sesuai usia

Upaya keras Gebi untuk mengontrol sang adik juga didorong fakta bahwa adiknya sudah terpapar konten-konten tidak sesuai usianya. Itu ia sadari ketika dengan sengaja histori pencarian media sosial sang adik, juga percakapannya dengan teman sekolah. 

Gebi tahu itu melanggar privasi. Tapi seandainya ia tidak mengecek, ia mungkin tidak akan pernah tahu kalau adiknya sudah mengakses hal-hal tidak senonoh dan jorok. 

Iklan

“Aku marah besar lah. Aku sampai ngancem mau nyabut saja WiFi-nya kalau ujung-ujungnya lebih banyak berdampak buruk,” ujar Gebi emosional. 

Ketabahan Gebi mengontrol sang adik sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Sebab, setidaknya, akses internet yang digunakan sang adik pada akhirnya berisi konten-konten yang lebih edukatif.

“Betapa ngerinya efek pasang WiFi di rumah kusaksikan dari saudara-saudaraku yang masih punya anak kecil. Awalnya kalau anak mereka rewel, langsung dikasih tontonan YouTube. Leluasa kan kalau pakai WiFi. Efeknya, sekarang anak-anak mereka kecanduan parah. Sedikit-sedikit hp. Kalau nggak hp tantrum,” beber Gebi.

Lepas kendali: doom scrolling hingga rusak mental dan pola tidur

Sementara Nella (24), perempuan asal Semarang, merasakan dampak buruk terhadap dirinya sendiri. 

Bagi Nella, konteks pasang WiFi di rumah sebenarnya tidak salah. Toh memang bermanfaat untuk menunjang pekerjaan. 

Hanya saja, untuk orang yang mudah terdistraksi sepertinya, pasang WiFi di rumah pada akhirnya menjadi persoalan. Karena ketika lepas kendali, ia bisa melakukan doom scrolling tanpa henti di media sosial. 

“Waktu masih pakai paket data kan ngasih batasan, biar paket data nggak cepet habis, ya dibatasi. Tapi karena ada WiFi, aku malah jadi lepas kendali, jadinya sebelum tidur mesti doom scrolling dan nggak bisa berhenti,” katanya. 

Ia bisa saja berniat tidur maksimal jam 10 malam. Namun, gara-gara doom scrolling tanpa henti, aktivitas mantengin media sosial bisa berlangsung hingga jam 1 dini hari. 

Sialnya, karena paparan konten bermuatan negatif di media sosial, membuat Nella kesulitan tidur karena overthinking. Pola tidur rusak, mental pun rusak. 

“Fisik juga rusak karena pagi-pagi harus kerja. Badan kan sakit semua. Kerja jadi mood-moodan. Buruk banget,” kata Nella. 

Terkungkung standar medsos

Salah satu “muatan negatif” media sosial yang memapar Nella adalah: kecenderungan untuk terus mengikuti standar media sosial. Cara berpakaian, pilihan hp, merek sepatu, bahkan persoalan kriteria pasangan pun pada akhirnya ikut didiket. 

Kungkungan tersebut membuat Nella merasa selalu tertinggal. Selalu merasa kalah kalau tidak bisa mengejar. Alhasil, overthinking lah jadinya. 

Iklan

Kemudian Nella pun merasa amat kelelahan secara mental. Sebab, standar-standar tersebut berganti begitu cepat, tidak terbendung. Semakin dikejar, justru semakin tidak ada habisnya. 

“Baru-baru ini sih aku dikasih insight teman. Kita itu didikte algoritma. Kenapa nggak kita aja yang dikte algoritma. Jadi aku harusnya punya kontrol untuk search konten positif. Sehingga kalau toh doom scrolling, ya doom scrolling konten positif yang aman buat mental. Syukur-syukur kita punya kontrol pada batasan: jam berapa maksimal kita berhenti main hp, matiin, lalu tidur,” tutupnya. 

Penulis: Muchamad Aly Reza

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 April 2026 oleh

Tags: dampak doom scrollingdoom scrollingkecanduan HPpasang wifiwifiwifi rumah
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO
Sehari-hari

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO
Sehari-hari

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO
Sehari-hari

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026
psikolog ugm lato-lato mojok.co
Kilas

Psikolog UGM Bilang Lato-Lato Bisa Kurangi Kecanduan Ponsel pada Anak

20 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
Orang desa tidak mengenal konsep pensiun dan menua dengan tenang (slow living). Itu hanya konsep orang kota MOJOK.CO

Pensiun Ala Orang Desa Tak Seperti Bayangan Orang Kota: Bukan karena Rencana Slow Living tapi Dipaksa Keadaan Getir

19 Juni 2026
Kirab pusaka malam 1 Suro di kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya upaya menjaga warisan budaya-tradisi turun-temurun. Tapi juga jadi penggerak ekonomi daerah MOJOK.CO

Nilai Lain Kirab Malam 1 Suro di Surakarta: Jadi Daya Tarik Lintas Zaman, Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah Jateng

17 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Persiapan Resign di Usia 30 Supaya Tidak Menderita dan Gila MOJOK.CO

Kebodohan atau Keberanian: Inilah yang Saya Siapkan ketika Memutuskan Resign Menjelang Usia 30 dan Hidup Sebagai WNI Kelas Menengah Supaya Tidak Berakhir Menderita dan Gila

18 Juni 2026
Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

17 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.