Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Gagal Sekolah Kedinasan, Terpaksa Masuk Universitas Brawijaya, tapi Bisa Berdamai dengan Takdir

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
27 Juni 2024
A A
Gagal Sekolah Kedinasan, Terpaksa Masuk Universitas Brawijaya, tapi Bisa Berdamai dengan Takdir

Gagal Sekolah Kedinasan, Terpaksa Masuk Universitas Brawijaya, tapi Bisa Berdamai dengan Takdir

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak perlu menyesal kuliah di Universitas Brawijaya

Ferdiana mengaku tak menyesal kuliah di Universitas Brawijaya. Baginya, bisa kuliah saja sudah bersyukur, dan dia tak mau mengecewakan orang tuanya yang sudah keluar uang banyak untuk pendidikannya. Bahwa ini tidak sesuai dengan mimpinya, iya, tapi bukan berarti mimpi yang tak terwujud menjadi penghalang untuk pintu-pintu hidup yang lain.

Toh, selama kuliah, dia tidak dilarang oleh orang tuanya untuk mencoba hal lain. Dan memang itu yang terpenting, bahwa kuliah adalah tempat di mana kita mencoba hal-hal baru yang tak pernah coba kita sentuh.

Sebenarnya, memang Ferdiana tak perlu berkecil hati berkuliah di Universitas Brawijaya. Sebab, tak bisa dimungkiri, UB memang salah satu universitas top di Malang. Dito (22), mahasiswa UNESA Surabaya, bahkan mengklaim bahwa UB adalah kampus terbaik sepanjang masa versinya.

Fasilitas yang top, kultur diskusi yang nggak kalah sama Jogja, bisa cangkrukan di kampus sampe malam, dan punya fakultas yang banyak, adalah alasan kenapa Dito menetapkan UB sebagai kampus terbaik versinya.

“Punya fakultas akeh banget, ini menurutku aneh, tapi juga keren. Kalau nggak salah ada sekitar 18 fakultas. Dan, tiap gedung fakultasnya apik banget mas, asli. Bener-bener semewah itu.”

Menurut Sigit (37), warga asli Malang, dia berkata bahwa UB tetap masih OK meski kini pergaulan di kampus UB malah kayak kampus Jakarta, ngomong pakai “lu-gue”. Itu juga karena Malang pun berubah, yang mau tak mau ikut mengubah UB.

“Kalo 15-20 tahun lalu mungkin iya mas, UB identik dengan kampus ‘anak2 pinter’. Tapi kayaknya 10 tahun terakhir UB lebih pas disebut kampus ‘anak orang kaya’. Ini sepengetahuanku sih. Sebenarnya Malang juga banyak berubah sih 10 tahun terakhir.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Lolos SNBP Universitas Brawijaya Malang Karena Asal Klik dan Hoki, Sekarang Menyesal Jurusannya Sulit Buat Cari Kerja

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2024 oleh

Tags: gagal seleksi SKDMalangsekolah kedinasanUBUniversitas Brawijaya
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO
Esai

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO
Sehari-hari

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Kuliah menjadi mahasiswa di PTN PTS Malang bikin merasa tersesat karena fenomena menginapkan pacar di kos hingga kumpul kebo MOJOK.CO
Urban

Kuliah di Malang karena Label Kota Pelajar: Berujung “Tersesat” karena Menormalkan Perilaku Tak Wajar Mahasiswa

4 Mei 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.