Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Parkir Liar di Surabaya Diberantas Puluhan Kali pun Tetap Muncul Lagi Tanpa Takut Kena Sanksi, Bekingannya Terlalu Kuat?

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
16 Juli 2024
A A
Parkir Liar Surabaya Sulit Diberantas Dishub, Jukir Punya Bekingan?

Ilustrasi - Juru parkir (jukir) liar di Surabaya bikin Dishub mumet. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dalam beberapa waktu terakhir menjadi dinas yang paling sibuk di Kota Pahlawan. Bagaimana tidak. Mereka harus berhadapan dengan parkir liar yang begitu sulit ditertibkan: setelah diberantas, ternyata muncul lagi. Para jukir liar itu tak ada kapok-kapoknya.

Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya sampai turun tangan untuk menertibkan parkir liar tersebut. Sebab, mereka beroperasi di kawasan-kawasan ikonik Surabaya. Misalnya di Kebun Binatang Surabaya (KBS) hingga di Kota Lama Surabaya yang proyeksinya menjadi ikon baru Kota Pahlawan.

Cak Eri, sapaan akrabnya, sampai tak kuasa menahan amarah saat berhadapan dengan juru parkir liar di KBS. Sebab, jukir liar itu mematok harga yang tidak semestinya pada pengunjung. Yakni Rp35 ribu sampai Rp50 ribu untuk parkir kendaraan roda empat.

“Ngerusak Suroboyo awakmu iki, merusak jenengku (Merusak Surabaya kamu ini, merusak nama saya),” ujar Cak Eri ke jukir liar di sekitaran KBS setelah ia meminta si jukir mengembalikan tarikan parkir sebesar Rp35 ribu.

“Aku kerjo soro gawe wong Suroboyo, awakmu rusak, kebacut awakmu iki (Saya kerja susah buat warga Surabaya, kamu rusak, terlalu kamu ini),” keluhnya.

Parkir liar Surabaya ditertibkan berkali-kali muncul lagi berulang kali

Kasus parkir liar Surabaya yang saat ini mendapat penanganan ekstra adalah di kawasan Kota Lama. Dishub harus bekerja keras di area tersebut karena jukir liar di sana memang tak ada kapoknya: ditertibkan berkali-kali, maka akan muncul lagi berulang kali.

Padahal Pemkot Surabaya sudah menyediakan sanksi tindak pidana ringan untuk jukir liar yang tertangkap beroperasi di sana. Rangkuman dari laporan Dishub Kota Surabaya terkait bandelnya parkir liar di kawasan Kota Lama kurang lebih sebagai berikut:

Jauh sebelum peresmian Kota Lama Surabaya, pada Rabu (12/6/2024) Dishub bersama petugas gabungan sudah dibuat repot dengan aktivitas parkir liar di kawasan ikon baru Surabaya tersebut. Pasalnya, seminggu sebelumnya mereka sudah kerap terjaring operasi, tapi masih tak kapok untuk beroperasi lagi di tempat yang sama.

Lalu pada Kamis, (11/7/2024), ketika Kota Lama Surabaya makin ramai, parkir liar kembali berulah dan bahkan menyasar banyak titik dari Zona Eropa hingga Zona Arab, meliputi Jalan Pegirian, Jalan Kasuari, Jalan Elang, Jalan Podang, Jalan Branjangan, dan Jalan Veteran. Tiga hari berselang, Sabtu (13/7/2024), mereka muncul lagi di titik yang sama.

Ancaman penggembokan kendaraan

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh menekankan, ancaman sanksi tidak hanya ia berlakukan untuk jukir liar yang tertangkap. Tapi juga pada pengguna jasa parkir (PJP) alias pengunjung.

Pengunjung yang tidak mau parkir di area parkir resmi—dan parkir di kawasan parkir ilegal—maka kendaraannya akan digembok oleh petugas.

“Untuk pelepasan gembok kendaraan, pemilik harus membayar denda melalui nomor rekening Kas Daerah, melalui Bank Jatim,” terang Jeane dalam keterangan tertulisnya.

Parkir Liar Surabaya Sulit Diberantas Dishub, Jukir Punya Bekingan?
Dishub Surabaya akan gembok kendaraan yang parkir ilegal di kawasan Kota Lama. (Dok. Pemkot Surabaya)

“Nantinya bukti transfer harus diberikan kepada petugas agar bisa membuka gembok kendaraan. Jadi petugas tidak menerima fresh money (uang tunai),” tegasnya.

Per Sabtu, (13/7/2024) malam, hal tersebut masih bersifat sosialisasi. Tapi kedepannya, Dishub tidak akan segan memberlakukan sanksi tersebut. Karena penertiban tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga estetika dan ketertiban kawasan Kota Lama sebagai ikon baru Surabaya.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Jukir liar punya bekingan kuat

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2024 oleh

Tags: dishub kota surabayadishub surabayaeri cahyadijukir liarjukir liar surabayakbskebun binatang surabayakota lama surabayaparkir liarparkir liar surabayaSurabayatarif parkir kbstarif parkir kota lama surabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO
Kabar

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026
Cara Jawa Tengah (Jateng) menjaga inflasi dan ketersediaan pangan MOJOK.CO

Cara Jawa Tengah Jaga Inflasi dan Ketersediaan Pangan agar Harga Terkendali dan Keterjangkauan Pangan bagi Masyarakat Terjamin

10 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.