Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Prabowo Janji Buat Naikkan Gaji Hakim Agar Independen, Padahal Bayaran Hakim Sudah Sangat Besar

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
13 Desember 2023
A A
Prabowo Janji Buat Naikkan Gaji Hakim Agar Independen, Padahal Bayaran Hakim Sudah Sangat Besar. MOJOK.CO

Prabowo Janji Buat Naikkan Gaji Hakim Agar Independen, Padahal Bayaran Hakim Sudah Sangat Besar. (Mojok.Co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, berjanji akan meningkatkan kualitas hidup hakim dan para pegawai di pengadilan Indonesia. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu upaya agar hakim di Indonesia bisa independen dan tak mudah diintervensi.

Dalam sesi Debat Pertama Calon Presiden pada Selasa (12/12/2023) malam, capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu menyebut bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup hakim adalah dengan menaikkan gaji mereka.

Iklan

“Saya berkomitmen untuk memperkuat itu [independensi hakim]. Mana kala saya menerima mandat dari rakyat, saya akan memperbaiki kualitas hidup semua hakim-hakim di Republik Indonesia. Semua pekerja di sekitar pengadilan, semua penegak hukum saya perbaiki kualitas hidupnya, gaji diperbaiki, supaya mereka tidak dapat diintervensi,” ujar Prabowo dalam Debat Pertama Capres 2024, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

Pernyataan tersebut merupakan respons atas jawaban Ganjar Pranowo yang menjawab pertanyaan panelis untuk tema hukum. Pada sesi tersebut, Ganjar menerangkan bahwa untuk menegakkan hukum, maka para hakimnya pun harus independen. Prabowo, mengaku sepakat dengan statement tersebut.

“Saya setuju kehakiman harus independen, harus yudikatif, harus independen, harus kuat, tidak boleh diintervensi oleh kekuasaan,” sambung Prabowo.

Berulang kali bilang ingin naikkan gaji hakim

Jika kita telusuri, ternyata tak hanya sekali atau dua kali pernyataan “ingin menaikkan gaji hakim” muncul dari mulut Prabowo. Pada sesi debat capres di Pemilu 2019 lalu pun, salah satu strategi yang akan Prabowo lakukan untuk menegakkan hukum adalah dengan menaikkan gaji hakim di Indonesia.

Bahkan, sebelum debat tadi malam, Menteri Pertahanan RI ini juga menyampaikan hal yang sama saat menghadiri acara “Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa” yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (24/11/2023). 

Dalam acara itu, Prabowo memaparkan strategi dalam transformasi hukum dan hak asasi manusia (HAM). Ia menyampaikan, melihat persoalan hukum harus dari hulunya dan penyebab masalahnya. Katanya, penentu dari persoalan hukum adalah hakim.

“Kalau berbicara tentang hukum yang paling menentukan soal kualitas hukum adalah hakim. Kunci masalahnya hakim harus mendapat jaminan hidupnya agar tidak kena sogok,” ujarnya.

“Ini saya juga belajar dari negara lain. Di Inggris, Mahkamah Agung gajinya lebih besar dari Perdana Menteri, rumah dinas lebih besar dari istana, transportasi lebih mewah. MA di Inggris dan Amerika Serikat diangkat seumur hidup kecuali mengundurkan diri. Ini langkah untuk memperkuat hukum,” sambungnya.

Sudah punya gaji besar

Lantas, berapa sih gaji hakim yang katanya mau dinaikkan oleh Prabowo tersebut? Gaji hakim sendiri tertuang dalam peraturan pemerintah Nomor 94 tahun 2012. Gaji hakim mengikuti gaji PNS golongan IIIA.

Masa kerja 0 tahun akan mendapatkan gaji pokok sebesar Rp2 juta per bulan. Sementara Gaji tertinggi seorang hakim adalah hakim golongan IVE yaitu sebesar Rp4,9 juta per bulan.

Namun, yang besar dari pendapatan hakim bukanlah gaji pokoknya, melainkan tunjangannya. Rata-rata hakim bisa mendapatkan tunjangan puluhan juta dalam sebulan. Hal ini berlaku untuk semua lapisan jabatan hakim, mulai dari ketua, wakil ketua, hakim utama, hakim madya, hakim pratama, dan sebagainya.

Misalnya, untuk hakim tingkat pertama Pengadilan Kelas II saja. Hakim Pratama, dengan jabatan hakim terendah, mendapat tunjangan Rp8,5 juta per bulan. Sedangkan Ketua Hakim dapat Rp17,5 juta.

Iklan

Adapun tunjangan bagi hakim-hakim di Pengadilan Kelas 1B adalah Rp10-20 juta per bulan. Hakim Pratama dapat Rp10,03 juta, sementara Ketua Hakim dapat Rp20,2 juta.

Untuk hakim-hakim di Pengadilan Kelas 1A (termasuk hakim yustisial di MA) lebih besar lagi. Buat Hakim Pratama saja tunjangan mencapai Rp11,8 juta per bulan, sedangkan Ketua Hakim Rp23,4 juta.

Mantan Ketua MK, Anwar Usman–iya, paman Gibran yang kontroversi karena putusan usia capres-cawapres itu–saat masih menjabat Ketua MK mendapat gaji pokok Rp5,04 juta. Namun, tunjangannya tak main-main, yakni Rp121,6 juta.

Artinya, saat masih menjabat Ketua MK, rata-rata per bulannya Anwar Usman akan mengantongi bayaran Rp126 juta. Dengan bayaran sebesar ini pun, ia masih melakukan dugaan pelanggaran etik berat yang bikin Anwar turun dari jabatannya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Daftar Serangan-serangan Tajam Anies dan Ganjar ke Prabowo pada Debat Capres

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2023 oleh

Tags: gaji hakimhakimPemilu 2024prabowo
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.