Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Pemerintah Bentuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan, dari Pensiunan Jenderal hingga Mantan Pemain Sepak Bola

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
3 Oktober 2022
A A
Menko Polhukam Mahfud Md jadi ketua TGIPF tragedi Kanjuruhan

Menko Polhukam Mahfud Md jadi ketua TGIPF tragedi Kanjuruhan. (YouTube Kemenpolhukam)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan. Rencananya hasil penyelidikan akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo untuk menilai kebijakan keolahragaan nasional, khususnya sepak bola.

Mengko Polhukam Mahfud Md yang menjadi Ketua TGIPF mengatakan tim akan bekerja maksimal satu bulan. Tim ini juga akan menyelidiki tragedi Kanjuruhan yang mungkin saja akan menemukan pelaku-pelaku lain selain yang sudah ditangani oleh polisi

“Mungkin saja nanti ditemukan hal yang sesudah diselidiki, ini ada tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang lebih besar, bukan pelaku lapangan. Mungkin ya mungkin. Atau kesalahan yang sengaja dilakukan oleh orang yang ada di balik yang sekarang terlihat itu,” ucap dia.

“Nah ini tentu nanti akan disalurkan lagi ke Polri untuk diproses secara hukum. Kalau misalnya permainan itu karena uang dan jabatan, bisa saja nanti diserahkan ke KPK juga, bisa,” tambahnya dalam tayangan langsung jumpa pers di YouTube Kementerian Politik Hukum dan HAM.

“Tim akan langsung mulai bekerja, mulai besok kami akan menyusun pertemuan-pertemuan maraton dan berbagi tugas, memanggil siapa dan menemui siapa, apa yang akan dibicarakan,” kata Mahfud. 

Menurut Mahfud saat ini polisi sudah mengamankan 18 orang anggota kepolisian untuk diperiksa. Demikian pula TNI, Panglima TNI Jendral Andika Perkasa sudah memiliki data siapa anggotanya yang melakukan kekerasan pada suporter.

Tim TGIPF dipimpin langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Anggotanya mulai dari akademisi, pengamat olahraga, jurnalis, mantan pengurus PSSI, pensiunan jenderal TNI dan Polri, mantan pimpinan KPK hingga mantan pemain sepak bola profesional. 

Susunan lengkap TGIPF terdiri:

Ketua: Menko Polhukam, Mahfud Md
Wakil Ketua: Menpora, Zainuddin Amali
Sekretaris: Mantan Jampidum, Nur Rochmad

Anggota:

  1. Prof Rhenald Kasali (Akademisi UI)
  2. Prof Sumaryanto (Rektor UNY)
  3. Akmal Marhali (Pengamat olahraga, koordinator save our socer)
  4. Anton Sanjoyo (jurnalis olahraga di harian Kompas)
  5. Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI, lisensi FIFA untuk security )
  6. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan kepala BNPB)
  7. Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketua Umum I KONI)
  8. Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalbar)
  9. Laode M Syarif (Mantan pimpinan KPK)
  10. Kurniawan Dwi Yulianto (mantan pemain sepak bola profesional /APPI)

Polri bentuk tim investigasi, periksa anggota polisi hingga direktur PT LIB

Polri memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Tim investigasi akan memeriksa, Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur. 

“Saksi yang diperiksa antara lain dari Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim, kemudian ketua panitia penyelenggara dari arema, kemudian Kadispora Provinsi Jatim yang insyaallah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini,” jelas Kadiv Humas Polri,  Irjen. Pol. Deddy Prasetyo Senin (3/10/22).

Lebih lanjut Deddy mengatakan, Polri juga sedang memeriksa 18 orang anggota kepolisian dari mulai perwira pertama dan perwira menengah. 

“Ini untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab sebagai operator pemegang senjata pelontar. Ini yang sedang kami dalai terkait pengamanannya,” ujar Deddy Prasetyo. 

Iklan

Tim investigasi juga sedang menyelidiki dan menganalisis 32 titik CCTV di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang.

Deddy menambahkan, tim Inafis Polri bersama DVI telah berhasil mengidentifikasi 125 korban yang meninggal dunia. Sementara, korban luka berat ada 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang. Total korban Tragedi Kanjuruhan ada 455 orang. “Untuk data korban sampai siang ini, korban meninggal dunia sebanyak 125 orang. Luka berat sebanyak 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang,” jelasnya.

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: 17 Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Pemerintah Tanggung Jawab

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: AremakanjuruhanMalangPolisiSepak Bolatragedi kanjuruhan
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO
Sehari-hari

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Kuliah menjadi mahasiswa di PTN PTS Malang bikin merasa tersesat karena fenomena menginapkan pacar di kos hingga kumpul kebo MOJOK.CO
Urban

Kuliah di Malang karena Label Kota Pelajar: Berujung “Tersesat” karena Menormalkan Perilaku Tak Wajar Mahasiswa

4 Mei 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO
Sekolahan

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lupakan Punya Rumah, sebab KPR Rumah Akan Jadi Keputusan Terburuk Gara-gara Masa Depan Ekonomi Begitu Buram

Lupakan Punya Rumah, sebab KPR Rumah Akan Jadi Keputusan Terburuk Gara-gara Masa Depan Ekonomi Begitu Buram

22 Mei 2026
Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Lewat album "Jalan Kaki" - Hifdzi Khoir ceritakan perjalanan hidup, juga sebagai legacy dari mendiang Gusti Irwan Wibowo MOJOK.CO

Album “Jalan Kaki”: Cara Hifdzi Khoir Bercerita tentang Perjalanan Hidup, Jadi Legacy dari Mendiang Gusti

19 Mei 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
papua.MOJOK.CO

Hutan Papua Tak Baik-baik Saja, Terancam Hilang Imbas Pembukaan Lahan Besar-besaran

23 Mei 2026
Nikah di KUA dianggap murahan. MOJOK.CO

Nikah di KUA adalah Solusi bagi Karjimut karena Gratis, tapi Keluarga Menentang Hanya karena Gengsi dan Dicap Nggak Niat

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.