Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

162 Korban Meninggal Dunia Imbas Gempa Cianjur

Kenia Intan oleh Kenia Intan
22 November 2022
A A
gempa cianjur mojok.co

Ilustrasi gempa bumi (HaticeEROL/Pixabay)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gempa Cianjur yang mengguncang pada Senin (21/11/2022) siang, menelan 162 korban jiwa. Gempa menyebabkan 326 warga luka-luka dan 13.784 orang yang terdampak juga sudah mengungsi. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, anak-anak yang paling banyak menjadi korban gempa bermagnitudo 5,6 Skala Richter (SR) itu. Banyak anak-anak menjadi korban karena gempa terjadi di siang hari ketika sedang belajar di madrasah atau pesantren. 

Dilansir dari akun Twitter resmi Ridwan Kamil, suasana Cianjur saat ini masih rawan. Setelah gempa yang pertama mengguncang, setidaknya ada 88 kali gempa susulan dengan skala 1,5 hingga 4,8 skala richter. Listrik dilaporkan baru menyala 20% dan butuh sekitar tiga hari untuk kembali normal. Sinyal seluler juga terkendala.  

Sebanyak 2.345 unit rumah rusak dengan skala 60-100 persen. Korban yang terdampak saat ini sudah mengungsi di 14 titik pengungsian.

Ridwan mengungkapkan, semua perangkat negara sedang bergerak membangun rumah sakit darurat, membersihkan longsor yang menutup jalan, mempersiapkan tenda-tenda pengungsian, dan dapur umum. Alat-alat berat juga disiapkan untuk mengevakuasi desa yang tertimbun longsoran. Dilaporkan sejauh ini ada 2-3 lokasi jalan yang terisolasi, sementara jalan nasional dilaporkan sudah kembali normal. 

Dalam akun Twitter-nya Ridwan juga sempat membagikan informasi bahwa bantuan logistik sudah dikerahkan. Tim unit reaksi cepat BPBD Jabar sudah dikirimkan. 

“TNI dan Polri sudah dikerahkan untuk mendata dan membantu korban gempa,” jelas Ridwan, Senin (21/11/2022) seperti dikutip dari akun Twitter-nya, Selasa (21/11/2022). 

Ia juga menginformasikan, Posko Kebencanaan berlokasi di Pendopo Bupati Cianjur. Semua kebutuhan informasi dan bantuan bisa dikoordinasikan di sana. 

Kronologi Gempa

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menduga, gempa bermagnitudo 5,6 SR yang terjadi pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB dipicu oleh pergerakan Sesar Cimandiri. Gempa berpusat di sekitar Sukabumi-Cianjur, Oleh karenanya, getaran terasa sangat kuat terasa di daerah tersebut dan sekitarnya. 

Dilansir dari Kompas.com, Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan, kebanyakan korban mengalami patah tulang karena tertimpa reruntuhan batuan saat gempa terjadi. Pada siang hari, masyarakat cenderung tinggal di rumah masing-masing, padahal kebanyakan rumah tidak tahan gempa. Oleh karenanya, Suharyanto bilang, menyiapkan rumah tahan gempa menjadi pekerjaan rumah bersama ke depannya.  

Awalnya, gempa Cianjur dilaporkan menelan 17 korban jiwa. Jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai ratusan korban jiwa pada Senin malam. Jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah. Dwikorita sebelumnya juga mengingatkan, gempa susulan sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu masyarakat diminta tetap waspada. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Yogya Pernah 12 Kali Diguncang Gempa Dahsyat, Abdi Dalem Keraton Gelar Simulasi

Terakhir diperbarui pada 22 November 2022 oleh

Tags: cianjurgempakorban
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Hidup di Jalur Sesar Opak Bantul, 17 Tahun Tak Berani Tidur di Kamar Akibat Ancaman Gempa. MOJOK.CO

Hidup di Jalur Sesar Opak Bantul, 17 Tahun Tak Berani Tidur di Kamar Akibat Ancaman Gempa

7 Agustus 2023
Aktivitas Sesar Opak Bantul Meningkat, BMKG Sebut Bandara Yogyakarta Jadi Tempat Perlindungan Teraman. MOJOK.CO

Aktivitas Sesar Opak Bantul Meningkat, BMKG Sebut Bandara Yogyakarta Jadi Tempat Perlindungan Teraman

2 Agustus 2023
Jogja Jadi Salah Satu Supermarket Bencana, Pemda DIY Kaji Asuransi Bencana Alam. MOJOK.CO

Jogja Jadi Salah Satu Supermarket Bencana, Pemda DIY Kaji Asuransi Bencana Alam

11 Juli 2023
Rusak Ringan dan Sedang, Sultan Tak Akan Relokasi Korban Gempa Jogja 30 Juni

Rusak Ringan dan Sedang, Sultan Tak Akan Relokasi Korban Gempa Jogja 30 Juni

1 Juli 2023
gempa jogja mojok.co

Imbas Gempa Jogja 6,4 M: Satu Warga Meninggal, Sejumlah Fasilitas Rusak, Perjalanan Kereta Sempat Terhenti

1 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026
Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
Mending Beli Rumah di Menganti, Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo. MOJOK.CO

Alasan Pasangan Muda Beli Rumah di Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo: Kena Imbas Pembangunan Perkotaan

12 Agustus 2026
Pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pinggir kuburan harus dibekali dengan keahlian supranatural hingga ilmu sosial MOJOK.CO

Keahlian-keahlian Vital untuk Pegawai Kopdes Pinggir Kuburan, Berguna buat Diri Sendiri dan Pembeli

13 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.