Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Nggak Heran kalau Gudang Garam Mulai Cemas, Rokok Win yang Lebih Murah Mampu Memenangkan Pertarungan Rasa di Jawa Timur dan Pulau Jawa

Khoirul Fajri Siregar oleh Khoirul Fajri Siregar
19 Januari 2024
A A
Rokok Win: Rokok Murah yang Siap Mengalahkan Gudang Garam MOJOK.CO

Ilustrasi Rokok Win: Rokok Murah yang Siap Mengalahkan Gudang Garam. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Malang “menjajah” Kediri

Kediri adalah rumah besar bagi Gudang Garam. Sementara itu, rokok Win berasal dari Malang. Menurut saya, mempertimbangkan sisi rasa, Win Filter perlahan tapi pasti akan menumbangkan Gudang Garam Signature Hitam! 

Seandainya ada versi mentol, GG Shiver wajib cemas. Mereka harus segera mengadakan rapat besar R&D dengan mengundang beberapa orang dari marketing. Harus! Tidak boleh disepelekan. 

Rokok Win Filter ini sudah jelas-jelas “mengambil” 80% cita rasa GG Signature Hitam. Manis dan wangi ala GG Signature ada di setiap batang rokok Win Filter. Mulai dari saat membuka bungkus, mengambil batang lalu menghirupnya sebelum membakarnya, menikmati isapan demi isapan, hingga desain filter pendek kecoklatan ala GG Signature Hitam.

Memang, secara keseluruhan, Win Filter belum bisa menyamai rasa gurih khas Gudang Garam. Rasa manis rokok Win masih lebih dominan dibandingkan rasa sepat dan gurih dengan perbandingan produk-produk Gudang Garam. Tapi lagi-lagi, Win Filter menang di hal lain, yaitu harga dan kuantitas.

Harga sebungkusnya Rp24.500 hingga 26.000 di warung-warung kelontong. Isinya 20 dengan ukuran batang yang lebih panjang dibandingkan GG Signature Hitam dan GG Internasional. Ini jelas menjadi tusukan menyakitkan kedua setelah persoalan cita rasa.

Kenapa begitu? Varian GG Internasional dan GG Signature Hitam dijual seharga Rp25 sampai Rp26 ribu dan Rp23 sampai Rp24 ribu dengan isi masing-masing 12 batang. Kalau dari segi kuantitas, Win Filter menang banyak, bahkan kalau rokok ini mencapai harga jual Rp30 ribu. Saya yakin masih ada pembeli setia. 

Sementara itu, varian GG kalau menyentuh angka Rp30 ribu rasa-rasanya akan semakin ditinggalkan. Apalagi masih banyak merek rokok murah kelas 3 yang masih bisa bersaing melawan rokok premium. 

Pabrikan besar perlu waspada

Tentu ini tidak hanya PR bagi Gudang Garam. Pabrikan besar lain juga harus selalu melakukan inovasi. Djarum misalnya, seperti sudah siap-siap melawan kehadiran rokok Win Filter dengan mengeluarkan Djarum KING setahun lalu. Tapi itu dugaan saya saja, karena isu yang beredar di kalangan perokok malah beda. Banyak orang yang menganggap Djarum KING adalah pengganti Djarum Super Wave dan NEXT. 

Padahal kalau dipikir, munculnya KING bisa saja tujuannya untuk mengganggu pasar Win Filter, ASPRO, atau Gajah Baru di kalangan ahli isap. Ingat, Win Filter ini punya “sub” cita rasa yang unik, yaitu mampu dengan cepat menumbangkan kesetiaan menghisap GG Signature Hitam, menggoyahkan iman para perokok setia GG Internasional, dan sedikit menggoda para pecinta rokok bercita rasa seperti Djarum Super. 

Rencana besar Win

Tentang Win Filter, setelah membaca tulisan ini, saya menyarankan kalian segera menganalisis tujuan CV Megah Sejahtera memproduksi varian rokok Win. Apakah mau menumbangkan secara perlahan merek besar sekelas Gudang Garam Signature Hitam, Gudang Garam Internasional atau bahkan Djarum Super? Atau jangan-jangan, R&D Win cuma nggak sengaja meracik sesuatu di dapur lalu kebetulan bumbunya pas, enak, dan laku keras di pasaran? 

Terlepas dari imajinasi kamu, bagi saya, rokok Win Filter ini harusnya bisa dengan mudah mendapat tempat di hati para perokok Gudang Garam. Ini tidak sekadar enak, tapi istimewa untuk sebuah produk kelas 2 yang identik mengutamakan kuantitas dan murah, eh, kok ya kualitasnya juga bagus.

Atau jangan-jangan, orang-orang di Win ini adalah alumni-alumni pabrikan besar yang sudah belajar belasan atau bahkan puluhan tahun di pabrik lain lalu bergabung dengan Win kemudian meracik berbagai varian Win untuk bertempur di semua kelas?

Kalau Win Filter lawannya jelas siapa dan hasilnya sudah terlihat, bagaimana dengan Win Hijau, Win Kretek, Win Mild, BOLD, dan Win Click? Apakah merek itu akan menumbangkan merek-merek rokok besar lain? 

Salah satu imajinasi saya adalah begini. Tim R&D rokok Win ternyata tagline rahasia. Bunyinya: “We must Win in everywhere when we put our product. It’s mandatory.” Sebuah tagline yang nggak sengaja keluar ketika rapat dan malah kebablasan membuahkan sukses di pasaran. 

Iklan

Penulis: Khoirul Fajri Siregar

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA LA Ice Purple Boost vs Win Click Berry: Pertarungan yang Semakin Seru, Win Click Berry Perlahan Mulai Mengancam dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Baca halaman selanjutnya: Hak jawab dari Ansugi Law Attorneys & Counselors at Law

Halaman 2 dari 3
Prev123Next

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2024 oleh

Tags: djarumGudang GaramkediriMalangrokok murahrokok winwin clickwin filterwismilak
Khoirul Fajri Siregar

Khoirul Fajri Siregar

Supir wisata yang sesekali menulis di bolehmerokok.com. Jebolan empat universitas ternama di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO
Sehari-hari

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Kuliah menjadi mahasiswa di PTN PTS Malang bikin merasa tersesat karena fenomena menginapkan pacar di kos hingga kumpul kebo MOJOK.CO
Urban

Kuliah di Malang karena Label Kota Pelajar: Berujung “Tersesat” karena Menormalkan Perilaku Tak Wajar Mahasiswa

4 Mei 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO
Sekolahan

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026
omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Saat ini kita sangat butuh sentuhan rasa manusia dalam komunikasi digital sehari-hari MOJOK.CO

Komunikasi Digital Sangat Butuh “Sentuhan Rasa Manusia”: Agar Tak Cuma Perbincangan Datar tapi Juga Merasa Didengar, Dihargai dan Dipahami

19 Mei 2026
Anak Jakarta vs Anak Kabupaten.MOJOK.CO

4 Tahun Merantau di Jakarta Bikin Sadar, “Orang Kabupaten” Jauh Lebih Toksik dari Anak Jaksel: Sialnya, Susah di-Cut Off

19 Mei 2026
Mahasiswa dapat beasiswa KIP Kuliah bohongi orang tua demi uang saku dobel MOJOK.CO

Dapat Beasiswa KIP Kuliah Jalur FOMO, Bohongi Ortu biar Dobel Uang Saku karena Gaya Hidup Tak Cukup Rp750 Ribu

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.