Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Purwokerto Tak Seindah Polesan Media, Sementara Jogja Tak Lagi Istimewa: Kamu Harus Kaya untuk Hidup Nyaman di 2 Kota Itu

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
14 Februari 2025
A A
Purwokerto dan Jogja Itu Nyaman Asal Kamu Banyak Uang MOJOK.CO

Ilustrasi Purwokerto dan Jogja Itu Nyaman Asal Kamu Banyak Uang. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Purwokerto dan Jogja itu sama-sama nyaman dan setara, baik dan buruknya. Biar beneran nyaman, kamu cuma butuh banyak uang. Itu saja, kok.

Mungkin sejak 2022, saya mengamati bahwa tulisan dengan tema Purwokerto di Terminal Mojok hampir selalu ramai. Seakan-akan pembaca selalu mau memakan semua tulisan soal kota ini. Minat pembaca akan tema ini sama kuatnya dengan artikel soal Jogja. Kayaknya sih begitu.

Tema Purwokerto maupun Jogja, mau tone positif atau negatif, selalu ramai. Rasa penasaran akan kedua kota ini memang sangat besar. Apalagi jika sudah memakai sudut pandang upah, wisata, hingga kehidupan sosial. Seakan-akan keduanya ini, baik dan buruknya, sudah “setara”.

Sebagai warga asli Jogja, saya sendiri selalu penasaran dengan Purwokerto. Maklum, kota ini, bersama Salatiga dan Wonosobo, masuk dalam daftar kota pensiun cita-cita saya. Selama ini saya selalu semringah jika ada artikel dengan tema ini tayang.

Namun, ada sebuah fenomena yang kayaknya rada menggangu saya. Berikut saya jelaskan.

Purwokerto “setara” jogja, kata Pandji

Salah satu momen di mana kata kunci ini menjadi sangat kuat di pencarian Google adalah ketika Pandji menyebut Purwokerto itu setara Jogja. Namun, Purwokerto itu versi lebih nyaman. Nyaman dalam hal ini (kayaknya) merujuk kepada lalu-lintas, laju kehidupan, dan lain sebagainya.

Bagi orang Jakarta, opini tersebut biasa saja. Mereka memandang 2 kota ini lewat kaca mata perbandingan kehidupan ibu kota dan liyan. Namun, bagi mereka yang lahir, besar, tinggal, dan menderita di Purwokerto dan Jogja, perbandingannya jadi lebih kompleks.

Ada sebuah fenomena menarik di Terminal Mojok. Sebelum 2024, khususnya di 2023, tulisan soal Purwokerto hampir selalu bernada positif. Maklum, banyak media menyebut kota ini sebagai salah satu kota terbaik di Jawa Tengah. Mojok pun juga menayangkan artikel dengan sudut pandang kayak gitu.

Namun, selepas 2023, beberapa artikel negatif mulai muncul. Biasanya, artikel tersebut menggunakan kata “dosa” atau “sisi gelap”. Hal ini menunjukkan bahwa mulai banyak orang lokal yang berani bersuara. Pujian yang berlebihan memang nggak baik karena mengaburkan fakta sebenarnya. Makanya, tulisan tone negatif ini saya sambut dengan tangan terbuka sebagai penyeimbang.

Nah, sampai sini, mari kita bahas beberapa penjelasan soal kata “setara” supaya tulisan ini jadi punya substansi.

Baca halaman selanjutnya: Tak seindah bayangan orang.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2025 oleh

Tags: financial freedomJogjakota pensiunPurwokertosalatigaslow livingWonosobo
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO
Esai

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO
Eksplor

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama
Pojokan

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO
Eksplor

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.