Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Kota Bogor: Kota Paling Ideal di Indonesia untuk Pensiun

Ada banyak kota di Indonesia yang menjanjikan sebagai tempat tinggal, tapi Kota Bogor yang paling ideal menjadi lokasi pensiun.

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
2 Agustus 2022
A A
Bogor: Kota Paling Ideal di Indonesia untuk Pensiun MOJOK.CO

Ilustrasi Bogor sebagai kota paling ideal untuk pensiun. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dengan segala fasilitas yang memadai, nggak berlebihan rasanya jika saya membayangkan Kota Bogor punya label seperti Florida, kota spesialis pensiunan. 

Dalam ruang lingkup pekerjaan, cepat atau lambat, setiap pekerja pasti akan pensiun pada waktunya. Tentu saja pensiun dalam artian baik dan dalam kondisi serta situasi yang normal. Mengakhiri masa kerja dengan sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya, lantaran memang sudah memasuki batas usia maksimal di suatu perusahaan dan sudah menjadi ketetapan.

Biar pensiun tetap fun

Ada banyak pilihan yang bisa dilakukan oleh para pekerja ketika menjalani masa pensiun. Nancy Schlossberg, seorang pensiunan profesor Psikologi Konseling di University of Maryland, memberi insight kepada para calon pensiunan untuk mempersiapkan mental dalam lima bidang kehidupan. Lima bidang yang dimaksud adalah memahami identitas diri, membangun hubungan dengan orang lain, fokus pada tujuan hidup, selalu berpikir positif, dan kondisi keuangan yang stabil.

Di lingkungan sekitar saya, sampeyan, atau kalian, pasti sudah nggak asing melihat para pensiunan melakukan berbagai aktivitas agar tetap produktif atau sekadar mengisi waktu luang biar nggak jenuh. Mereka menekuni hobi baru, mungkin juga mengasuh cucu, berwirausaha, atau jalan-jalan biar tetap fun.

Lebih dari itu, sulit dimungkiri juga bahwa, saat saya, mungkin juga pekerja atau pensiunan lainnya, pensiun kelak, ada sedikit harapan untuk bisa singgah atau menetap di suatu kota yang, dirasa adem-ayem, nyaman, jauh dari hiruk-pikuk, atau kalau perlu, menyenangkan sekalian. Biar di masa tua, bisa mendapat positive mind atau dikelilingi positive vibes, sesuai insight dari Nancy Schlossberg.

Saya mendambakan sebuah daerah seperti Florida, sebuah negara bagian di Amerika Serikat. Fimela, melaporkan ulang dari Fox News, mengungkapkan bahwa beberapa kota di Florida, kini, menjadi lokasi ideal untuk pensiun. Lebih lanjut lagi dan sebagai penegasan, ada 40% pensiunan baru yang memilih menetap di kota Florida dan Virginia.

Kota Bogor, kota paling ideal untuk pensiun

Lantas, apa yang membuat Florida menjadi salah satu pilihan utama dengan persentase yang cukup besar untuk ditempati oleh para pensiunan di Amerika?

Usut punya usut, melansir dari detiktravel, pertama, untuk bisa tinggal di The Villages, salah satu kota yang dimaksud di Florida, seseorang harus berusia 55 tahun ke atas. Semacam resonansi yang diciptakan atau disengajakan. Kedua, punya pemandangan tepi laut yang tergolong indah dan sering digunakan komunitas lansia untuk berkumpul bersama. Ketiga, konon, The Villages punya fasilitas yang tergolong lengkap dan tertata rapi. Hal yang disadari atau tidak, ini membikin para lansia semakin betah menikmati masa pensiun.

Di Indonesia sendiri, wacana sekaligus harapan soal beberapa kota yang cocok untuk ditempati oleh para pensiunan juga sering digaungkan. Ya, namanya juga wacana, sah-sah saja jika sampai saat ini realisasinya masih jalan di tempat.

Kendati demikian, saya cukup yakin, Indonesia punya kota yang potensial untuk dapat sejajar dengan Florida dalam hal “spesialis kota pensiunan”. Nggak perlu mirip-mirip amat, yang penting layak untuk ditinggali oleh para pensiunan. Dan pilihan saya, jatuh kepada Kota Bogor.

Kenapa Kota Bogor?

Dengan segala hiruk pikuknya, Kota Bogor menjadi kota pilihan utama yang akan saya tunjuk sebagai spesialis kota pensiunan. Selain alasan bias (karena saya sudah tinggal selama kurang lebih 30 tahun di sini), saya punya alasan logis lainnya.

Pertama, sudah menjadi rahasia umum bahwa transportasi publik di Bogor cukup memadai. Per 2021 lalu, Biskita Transpakuan (sejenis TransJakarta) sudah launching. Artinya, opsi dalam bermobilitas semakin bertambah dan terintegrasi dengan luwes selain menggunakan KRL, transportasi online, dan tentu saja angkot dengan ragam trayek sekaligus siap 24 jam.

Lantaran saat ini Pemkot Kota Bogor punya program Buy the Service (BTS), kemungkinan besar di waktu mendatang jumlah angkot akan terus berkurang. Dilansir katadata.co.id, per 2016, jumlah angkot di kota Bogor menyentuh angka 3.412. Sebagai perbandingan, melalui Republika, per 2021, jumlah angkot di kota Bogor yang masih eksis tersisa 3.332 unit.

Saya berharap program BTS bisa berjalan lancar. Kalaupun angkot betul-betul raib dari Kota Bogor, setidaknya Pemkot punya alih fungsi transportasi lain. Opsi lainnya, memaksimalkan eksistensi Biskita Transpakuan agar semakin nyaman digunakan dengan trayek yang lebih menjangkau banyak area. Nggak apa-apa julukan kota seribu angkot perlahan memudar dari Kota Bogor, selama penggantinya jauh lebih mumpuni.

Iklan

Kedua, soal kuliner atau rumah makan. Wilayah Bogor punya banyak menu yang bisa ditawarkan dan tersebar di beberapa titik. Nggak perlu diragukan lagi. Mulai dari menu makanan lokal, camilan tradisional, sampai yang modern juga banyak. Sepanjang Jalan Pajajaran, Taman Kencana, Jalan Surya Kencana, adalah tiga titik kulineran di antaranya. Mau yang halal? Banyak. Non-halal juga ada.

Ruang Terbuka Hijau dan penunjang kehidupan masa tua

Pengembangan ruang terbuka hijau atau tempat rekreasi di kawasan Bogor juga nggak perlu diragukan. Area stadion Pakansari Cibinong, Lapangan Sempur, Gor Pajajaran, puluhan curug (air terjun) yang tersebar di beberapa titik, alun-alun Kota Bogor, sampai Kebun Raya Bogor, selalu siap digunakan untuk ragam aktivitas. Setidaknya, beberapa tersebut tergolong sejuk dan ramah lansia.

Jumlah pasar di kawasan Kota Bogor juga terbilang istimewa. Per 2020 saja, melalui bogorkab.go.id, tercatat 31 pasar yang aktif beroperasi. Untuk akses perbankan, per 2020 via bogorkab.go.id, terdapat 34 bank dengan 10 kantor cabang yang tersebar di beberapa wilayah. Sedangkan untuk sebaran ATM, via prosiding.uika-bogor.ac.id per 2018, Bogor punya ATM yang tersebar di 227 lokasi. Angka yang cukup besar agar nasabah bisa lebih leluasa jika ingin bertransaksi via ATM.

Sampai saat ini, Kota Bogor juga punya potensi besar untuk menjadi kota atau wilayah yang nyaman bagi para pedestrian, wabil khusus pensiunan yang suka berjalan kaki. Perlahan, hal tersebut betul-betul terealisasi.

Dengan segala fasilitas yang memadai bagi para pensiunan, nggak berlebihan rasanya jika saya, kita, atau sampeyan, membayangkan Kota Bogor punya label seperti Florida, menjadi kota spesialis pensiunan. Ya, namanya juga wacana, rencana, dan harapan. Sah-saja aja, kan?

BACA JUGA Cara Terbaik Untuk Pensiun Muda, Kaya dan Bahagia dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Penulis: Seto Wicaksono

Editor: Yamadipati Seno

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2022 oleh

Tags: bogorfloridakota pensiunpensiunrencana pensiun
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang suami, ayah, dan recruiter di suatu perusahaan.

Artikel Terkait

Lulusan UNJ berkebun di Bogor. MOJOK.CO
Sosok

Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan

8 Mei 2026
Arta Wahana, pensiunan UGM isi waktu dengan berkebun selada (dok. UGM)
Sehari-hari

35 Tahun Mengabdikan Diri di UGM, Kini Pilih Budidaya Selada Hidroponik Malah Hasilkan Omzet Harian Rp750 Ribu

3 Mei 2026
Purwokerto .MOJOK.CO
Urban

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.