Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Uneg-uneg dari Penulis Novel “Bismillah Kunikahi Suamimu” tentang Tensi 143/165 

Redaksi oleh Redaksi
2 September 2023
A A
Uneg-uneg dari Penulis Novel “Bismillah Kunikahi Suamimu” tentang Tensi 143/165  MOJOK.CO

Ilustrasi Uneg-uneg dari Penulis Novel “Bismillah Kunikahi Suamimu” tentang Tensi 143/165 

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Buku Bismillah Kunikahi Suamimu adalah novel solo pertama saya, yang saya publish di platform Wattpad tahun 2019. Sebagai tulisan pertama, amatlah wajar jika masih banyak kekurangan, mohon dimaklumi. Saya akui riset yang saya lakukan pun seadanya saja.

Pada saat itu saya berangan-angan, ingin sekali cerita saya ini bisa difilmkan seperti “Ayat-Ayat Cinta”. Apakah ada yang salah dengan itu? Seperti saya ini manusia yang tidak pantas punya mimpi? Namun, saya sama sekali tidak berambisi. Toh, ada yang menyumbang 1 like saja saya sudah sangat senang, kok. 

Hingga saat novelnya terbit, saya tidak melakukan self editing dan revisi, mungkin ini kesalahan atau kelalaian terbesar saya. Dari pihak penerbit pun sepertinya naskah tidak ditangani oleh editor karena masih banyak typo tertinggal. 

Saat open PO, novel BKS terjual tidak lebih dari 25 eksemplar. Tidak apa-apa, saya tidak kecewa karena memang yang saya inginkan bisa memeluk hasil karya sendiri, bukan menjadi best seller. 

Lalu, bagaimana bisa sampai MD Picture memfilmkan? 

Qadarullah, sebelum novelnya dipromosikan, saya malah mendapat DM dari Mas Yudi Datau (sinematografer/suami Ine Febriyanti) bahwa beliau sedang mencari cerita untuk film. Karena saya baru punya satu cerita, akhirnya saya tawarkan novel BKS, dan beliau order 2 eksemplar. Singkat cerita, ternyata beliau memberikan bukunya ke pihak MD, dan langsung deal! 

Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?

Saya langsung sujud syukur. Rasanya seperti mimpi!

Proses pembuatan filmnya cukup lama, terlebih lagi terhalang pandemi Covid. Ketika pembuatan OST (Original Soundtrack), saya ngarep-ngarep Teh Melly Goeslaw yang akan menciptakan lagunya, dan lagi-lagi itu terwujud! 

Lagi-lagi saya sujud syukur. Indah dan dalam sekali lirik lagu “Sanggup” yang dinyanyikan oleh Asila Maisa. Setelah tiga tahun dari teken kontrak, akhirnya pada tanggal 23 Februari 2023, film BKS resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia. 

Saya terima pro kontra film “Bismillah Kunikahi Suamimu”

Gala premier tanggal 21 Februari 2023. Saya diundang oleh pihak MD ke CGV Grand Indonesia, Jakarta. Moment yang tidak akan saya lupakan seumur hidup. Bukan hanya karena adanya gala premiere, tapi lebih dari itu. Berkat acara ini, saya bisa berangkat ke Jakarta lagi yang notabene tanah kelahiran saya. Sudah 14 tahun saya tidak ke sana. 

Selain itu, saya juga bisa bertemu kembali dengan sahabat kecil saya yang sudah sekitar 20 tahun tidak bersua. Saya juga bisa mengajak Ibu dan anak-anak saya jalan-jalan ke Seaworld dan Ancol. Apakah terkesan norak? 

Itu terserah pemikiran Anda. Namun, bagi saya pengalaman ini sangat berharga. Mungkin, kalau tidak ada acara gala premiere, saya akan berpikir puluhan kali untuk pergi ke Jakarta. 

Antusiasme penonton “Bismillah Kunikahi Suamimu” tidak semulus proses filmnya. Banyak sekali pro kontra yang saya dapat. Bahkan ada yang tidak segan-segan menghina saya dan film ini. Banyak komentar negatif yang saya terima terkait judulnya yang memang mengundang banyak reaksi. 

Tentang persoalan tekanan darah tinggi 143/165 di film “Bismillah Kunikahi Suamimu”

Sedih, kecewa, sakit hati, jelas saya rasakan, saya juga cuma manusia biasa. Setelah 6 bulan badai itu redup, berita viral yang tidak mengenakkan muncul lagi gegara dialog “tekanan darah tinggi 143/165”.

Iklan

Ketika sebuah film diadaptasi dari sebuah novel, jika ada kesalahan atau sesuatu di luar logika yang terselip dalam filmnya, siapa yang pertama kali jadi sasaran? Yes! Penulisnya! Tapi maaf, dialog tensi itu sama sekali tidak ada dalam novel saya. 

Apakah sebelumnya tidak ada briefing atau koordinasi sebelumnya antara sutradara dan penulis? 

Jawabnya, ada. Namun, script yang saya terima saat itu pun tidak ada dialog si tensi ini. 

Saya cuma ingin teman-teman pahami, bahwasanya novel yang diadaptasi ke dalam film itu ceritanya sudah tidak original. Sudah berubah sekitar 70% baik adegan maupun dialog. Jadi, apa pun yang ada di dalam filmnya, itu di luar kendali saya.

Siapa pun kamu yang mengejar cita-cita, tetaplah kuat dan semangat

Terakhir yang ingin saya sampaikan. Siapa pun kamu, apa pun profesimu, dan apa pun mimpimu, memang tidak mudah untuk meraih cita-cita. Ketika diri sedang di atas, akan banyak tangan yang coba menjatuhkan. 

Tetaplah kuat, semangat, dan jangan berhenti berkarya. Jika kamu hanya seorang penikmat, berilah komentar atau kritikan dengan bijak karena mental setiap orang tidak sama. 

Sekian, salam manis dari saya, Vyntiana Itari.

Vyntiana Itari, Jl. Sasak Gantung III Kel. Cikawao Kec. Lengkong Bandung [email protected]

BACA JUGA Uneg-uneg dari Emak-emak tentang Wisuda TK, SD, dan SMA dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2023 oleh

Tags: bismillah kunikahi suamimudarah tinggiFilmnoveltekanan darah tinggi 143/165uneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO
Seni

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO
Seni

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia MOJOK.CO
Kilas

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia

7 Mei 2026
Na Willa, film anak yang obati inner child
Seni

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.