MOJOK.COAhok menyindir Anies Baswedan. Ahok menyebutnya sebagai Gubernur yang pintar ngomong dan berani menolak pemasukan tambahan untuk DKI dari pulau reklamasi.

Beberapa hari yang lalu, Gubernur DKI, Anies Baswedan resmi menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di pulau reklamasi. Izin itu diterbitkan menggunakan Pergub Nomor 206 Tahun 2016. Seperti kita ketahui, Pergub 2016 merupakan peraturan yang dibuat oleh gubernur pendahulu Anies Baswedan, yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Mengetahui Anies Baswedan “akhirnya” mau menerbitkan IMB, apalagi menggunakan Pergub yang ia bikin, Ahok mengaku heran. Bahkan, sebetulnya, politisi PDIP itu mengaku sudah malas untuk mengomentari soal polemik IMB yang terbit untuk pulau reklamasi.

“Aku udah malas komentarinya. Kalau Pergub aku bisa terbitkan IMB reklamasi, udah lama aku terbitkan IMB. Kan aku pendukung reklamasi untuk dapatkan dana pembangunan DKI yang bisa capai di atas Rp100an triliun dengan kontribusi tambahan 15 persen NJOP setiap pengembang jual lahan hasil reklamasi,” terang Ahok.

Selama ini, Ahok tidak bisa menerbitkan IMB karena Pergub yang ia susun selalu terganjal di DPRD. Akhirnya, Pergub 2016 tersebut tidak bisa mendapatkan dasar Perda sebagai syarat.

“Yang disandera oknum DPRD. Hanya pasal soal 15 persen saja DPRD tidak mau ketok palu, khususnya M. Taufik cs. dan Sanusi? Ada apa dengan oknum DPRD menolak 15 persen kontribusi tambahan buat Pemda DKI untuk membangun infrastruktur,” tanya Ahok, seperti dilansir oleh Detik.

“Untuk pulau reklamasi saat itu tidak bisa terbitkan IMB karena belum ada dasar Perdanya. Kalau sekarang dengan Pergub saya 2016 bisa buat IMB pulau reklamasi? Artinya Pergub yang sama di tahun 2016 nggak bisa terbitkan IMB pulau reklamasi,” jelasnya kemudian.

Baca juga:  Apapun Masalahnya, Baris-Berbaris dan Tentara-Tentaraan Solusinya

Ahok sendiri menyindir Anies Baswedan. Ia menyebut Anies Baswedan sebagai Gubernur yang pintar ngomong, sekaligus berani menolak 15 persen kontribusi tambahan dari pengembang untuk DKI. “Anies memang hebat bisa tidak mau 15 persen buat bangun DKI? Sama halnya dengan oknum DPRD yang menolak ketok palu perda karena pasal 15 persen kontribusi tambahan?” jelasnya.

“Sekarang karena gubernurnya pintar ngomong, Pergub aku udah bisa untuk IMB reklamasi tanpa perlu Perda lagi yang ada kewajiban 15 persen dari nilai NJOP dari pengembang untuk pembangunan DKI,” tegas Ahok memberi gambaran betapa herannya dia kepada Anies Baswedan yang menolak pemasukan 15 persen untuk DKI.

Hmm…memuji, tapi sebetulnya menyindir. Satire nih, Pak Ahok nggak mau nulis buat Mojok aja? Pak Anies Baswedan juga boleh, lho. Kita butuh tahu taktik-taktik “berani” apa lagi untuk DKI semasa Bapak menjabat…

(yms)

Infografik Ahok Sindir Anies Baswedan: Gubernur Pintar Ngomong



Tirto.ID
Loading...

No more articles