Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Cerita Pedagang Online yang Disangka Pelakor karena Memanggil “Kakak”

Redaksi oleh Redaksi
7 Februari 2018
A A
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Ilustrasi - Ilustrasi tangisan ibu (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Terus ada admin online shop lain yang nyaut, ‘Aku malah manggil pembeliku shay atau beb.’ Hahaha.”

Apa yang lebih nyebelin dari seorang pelakor? Jawabannya: disangka pelakor.

Iklan

Mengingat sekarang sedang viral soal kasus-kasus rumah tangga di mana si suami ketahuan selingkuh dengan wanita lain, para istri di seluruh Nusantara pun kian meningkatkan level proteksi menjaga cinta sang suami. Hal ini tentu saja wajar, karena, well, siapa sih yang mau suaminya direbut?

Tapi, kembali lagi pada poin utama: yang lebih nyebelin dari seorang pelakor adalah disangka pelakor.

Adalah seorang wanita yang bernama Nmayanti Dali yang diketahui berprofesi sebagai penjual di online shop miliknya, menggungah kisah pribadi yang dialaminya. Seorang laki-laki berniat membeli barang dagangannya, sebelum akhirnya ia sendiri didamprat oleh istri laki-laki tadi.

https://www.facebook.com/maiia.stewart/posts/1620048231374406

Kalau kita amati bersama-sama, semua permasalahan ini muncul karena sebutan “Kakak” yang digunakan oleh penjual. Entah apa yang membuat istri laki-laki tadi super sensi dengan sebutan “Kakak”. Apakah ini ada hubungannya dengan pemberitaan yang gencar soal friendzone yang berujung dengan sebutan “Kakak-Adik”?

Entah~

Kocaknya, si penjual juga disebut berlaku sesuai ciri-ciri pelakor, yaitu menyapa dengan kata “Kakak”. Melihat segala penjelasannya, apakah hal ini akan jadi titik balik bagi tokoh-tokoh penjual online untuk mengganti nama sapaan secara serempak? Apakah “Akhi” akan menjadi pilihan yang efektif, walau sebenernya maknanya kurang lebih sama?

Hmm. Gimana nich, nak-nak online shop?

Fransisca Pramitha: Lha untung cm manggil kakak,, biasanya dipanggil say.. Pilih yg mana shaayyy.. Apa gak tambah mencak2 Ibu itu yaaa hahaha ????

Iva Yani: Terkadang sy suka panggil custm sy dg sebutan “say”, klu ktmu ibu ini pasti aq malah dibilang pelakor jg y ???

Mareta Hap: bukannya sebutan KK itu malah sopan y sy juga jualan online klo sama yg ga kenal sy sebut aja kk krna sy rasa itu sopan hihihi istrinya kurang piknik tu

Nanda Sabrina: Gimana di tanah Abang atau ITC begitu? Semua penjaga toko teriak “boleh kk, liat2 dulu kk” ngga cewek ngga cowok ?

Iklan

Sangaji Nur Laila Nandrang: Aduh aq juga klo jualan mangilnya kk juga???

Unii Wahyuni: Hehehh justru lebh ndg sopan kalau panggil langsung dengan nama,kan kalau panggil KK lbh sopan menurut sya sih..krn sayapun kalau kerja trus menjual barang mau Laki/cewek pasti panggilnya KK..
Ibunya terlalu baper??

Ika Denni: Klo ke mall yg harga grosir semua manggilnya kakak.. Semua pegawai toko yg ratusan jumlahnya semua ciri2 pelakor.. Hmmmm… Gemesss..

Teguh Nababan: Terlalu

Setelah berdebat cukup panjang (kuat juga penjualnya!), komentar diakhiri dengan pemberian nomor telepon. Rencananya, mereka akan meet up dan berbincang bersama.

Wah, masya Allah. Semoga baikan aja, ya Ukhti. Nga baik marah-marah. Astagfirullah.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2018 oleh

Tags: ceritakakakolshoponline shoppanggilanpedagangpelakor
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

In this economy, melarisi pedagang lansia yang lapaknya sepi tidak bikin kita rugi MOJOK.CO
Sehari-hari

Melarisi Pedagang Lansia Sepi Pembeli meski Tak Selera: Harga Recehan Tak bikin Saya Rugi tapi Bagi Mereka Sangat Berarti

21 Mei 2026
Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co
Pojokan

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO
Esai

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
Kantin FBSB UNY, Saksi Perubahan Gaya Hidup Mahasiswa: Dulu Mirip Suzuran, Kini Isinya Mahasiswa Sopan
Kampus

Kantin FBSB UNY, Saksi Perubahan Gaya Hidup Mahasiswa: Dulu Mirip Suzuran, Kini Isinya Mahasiswa Sopan

5 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.