Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Fadli Zon Bantah Selingkuh, Sebut itu Cara-cara PKI Jatuhkan Dirinya

Redaksi oleh Redaksi
24 Mei 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Fadli Zon membantah dirinya selingkuh dan menyebut isu skandal seperti ini adalah cara-cara PKI untuk menjatuhkan dirinya. Kita semua suci, PKI penuh dosa. Salahkan saja ke mereka.

Entah sebanyak apa dosa Fadli Zon, mendadak bermunculan isu bahwa Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini selingkuh. Hal-hal privat Fadli Zon dikorek-korek sampai jadi kabar yang menyebar begitu liar. Dan tentu saja Fadli Zon membantah kabar tersebut sekaligus menyebutnya sebagai fake news. Bahkan dengan gagah berani Fadli Zon menyebut bahwa tindakan ini (isu perselingkuhan) adalah upaya untuk membungkam dirinya bersikap kritis terhadap pemerintah.

Harus diakui, meskipun skandal seks adalah domain privat, namun isu ini merupakan salah satu isu yang cukup sering menyerang politisi atau orang terkemuka di Indonesia. Ada banyak orang penting di Indonesia yang tersandung kasus ini. Enggak main-main lho, bahkan hal-hal beginian sudah dimulai sejak Sang Proklamator kita, Ir. Sukarno alias Bung Karno ketika masih jadi presiden.

Sebagai sosok yang juga dikenal sebagai presiden dengan banyak istri, Bung Karno ternyata tak juga lepas dari isu skandal seks. Siapa lagi aktornya kalau bukan CIA, Amerika Serikat, seperti yang ditulis Joseph Burkholder Smith, seorang mantan agen yang “berkhianat” dan menulis buku Potrait of a Cold War yang terbit 1976.

Skandal seks ini dibikin dengan cara: Bung Karno dibikinkan video bokep oleh Amerika sebagai upaya untuk menjatuhkan popularitasnya di Indonesia. Tentu saja sosok yang berperan bukan Bung Karno betulan, tapi seorang aktor bayaran yang dibikin semirip mungkin dengan Bung Besar yang sedang melakukan tindak asusila dengan bule berambut pirang.

Menurut proyeksi Amerika, orang Indonesia kan dikenal religius, pasti bakalan muak kalau lihat pemimpinnya melakukan tindakan berdosa memalukan seperti itu. Harapannya tentu saja Bung Karno akan diturunkan paksa oleh rakyatnya dan digantikan dengan seorang pemimpin yang lebih pro kepada Barat.

Sayang, setelah dikerjakan dengan serius, ternyata film bokep ini tidak benar-benar dirilis. Dan tahu apa alasan gobloknya?

Ternyata setelah dipikir-pikir kembali, film ini justru menunjukkan superioritas orang-orang kulit berwarna yang jadi gambaran rakyat di negara dunia ketiga (seperti Indonesia) terhadap dominasi perempuan kulit putih yang malah jadi representasi Amerika sendiri. Kan guoblok. Menepuk air kencing, terpercik muka sendiri.

Pada akhirnya satu-satunya yang tersisa, ya cuma foto-fotonya aja. Sebuah usaha maksimal dengan hasil minimal karena kurangnya melakukan riset lapangan.

Tidak terlalu jauh dari itu, ada banyak nama politisi yang juga terkena skandal seks di era milineal. Dari skandal Yahya Zaini, Anggota DPR dengan penyanyi dangdut Maria Eva pada 2006, Antasari Azhar dengan Rani Juliani yang sampai berujung tuduhan pembunuhan pada 2009, Abraham Samad dengan Feriya Lim pada 2015, sampai dengan yang menimpa Habib Rizieq Shihab sampai yang bersangkutan umroh dalam tempo waktu yang tidak ditentukan.

Beberapa kepastian hukum terkait skandal seks semacam ini memang kadang tidak begitu saja dipercayai oleh publik. Beberapa ada yang merasa bahwa apa yang dituduhkan adalah bagian dari usaha menjatuhkan lawan politik. Persis seperti yang diduga oleh Fadli Zon terhadap dirinya.

Hanya saja, menarik melihat bagaimana Fadli Zon melihat bahwa isu seperti ini adalah cara-cara PKI. “Jadi sekali lagi, itu cara-cara PKI untuk melakukan pembunuhan karakter. Itu hoax dan fitnah,” kata Fadli Zon.

Sebentar Pak Fadli, jadi selama ini, pembunuhan karakter adalah caranya PKI juga ya?

Soalnya setahu kita semua (yang produk sejarah Orde Baru ini) PKI itu kan tukang bunuh orang beragama, tukang bunuh kiai, atau tukang siksa jenderal. Eh, ternyata sematan buat mereka tambah satu lagi.

Iklan

PKI juga merupakan sosok yang bertanggung jawab atas cara-cara fitnah di negeri ini. Atas segala macam produk hoax dan fake news di negeri ini. MCA, Obor Rakyat, atau akun penyebar berita palsu bombastis ternyata juga bisa dimasukkan jadi bagian dari “cara-cara PKI” versi Fadli Zon.

Memang apa-apa yang salah di bumi Allah ini disematkan sama PKI itu bebas perkara kok kalau pakai logika Fadli Zon ini.

Nah, ini kan aneh Pak Fadli Zon, ketika urusan domain privat gini tiba-tiba nuduh ke PKI, tapi ketika urusan politik selalu nuduhnya ke Jokowi.

Ya harusnya sedikit konsisten dong, misalnya harga naik, salahkan aja PKI. Ngurus E-KTP lamanya enggak ketulungan karena dananya dikorupsi, jangan salahkan Setya Novanto dong, salahkan saja PKI. Sampai urusan buka puasa telat 15 menit, ya jangan salahkan muazinnya yang ketiduran tapi salahkan saja PKI.

Sebab memang PKI itu tempatnya salah dan dosa. Manusia semua suci, PKI penuh dosa.

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2018 oleh

Tags: amerikaCIAFadli ZonmcaOrde BaruPKIselingkuhSoekarnoSukarno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO
Cuan

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO
Esai

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Jadi LO sertifikasi kerja rawan bujukan wanita simpanan
Ragam

Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan

12 Februari 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.