Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Soal Sel Mewah Setya Novanto, Partai Golkar Sebut Tak Perlu Didramatisasi

Redaksi oleh Redaksi
15 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –  Kali ini Setya Novanto ketangkap basah pakai sel mewah di Lapas Sukamiskin. Kalau kata Golkar sih hasil sidak ini tak perlu didramatisasi. Tak perlu didramatisasi, Ndasmu.

Mewahnya sel terpidana kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto, sebenarnya tidak benar-benar mengejutkan banyak pihak. Sebelum Ombudsman melakukan sidak, Najwa Shihab sudah melakukannya pada acara Mata Najwa.

Iklan

Dalam sidak Najwa beberapa waktu lalu, memang terlihat kondisi yang mengenaskan dari mantan Ketua DPR RI ini. Meski begitu banyak pihak meragukan sel “miskin” milik Setnov. Apalagi setelah diduga ada kejanggalan-kejanggalan dalam sel Setnov dalam sidak Mata Najwa, seperti adanya parfum perempuan sampai tempelan nama di pintu sel yang terlihat masih baru.

Publik pantas marah ketika lagi-lagi Setnov menunjukkan kesaktiannya dengan menyulap selnya di Lapas Sukamiskin jadi kamar layaknya hotel berbintang. Sidak sebelumnya seolah tidak bikin jera para koruptor-koruptor yang mendekam di penjara. Yang ditunjukkan oleh hasil sidak Ombudsman malah semakin menegaskan betapa “sakti”-nya kekuatan sosok seorang Setya Novanto.

Menanggapi hal itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Menkum HAM, Yossana Laoly mundur jika tidak bisa membereskan para politisi yang malah bersuka ria di dalam penjara di dalam sel-sel mewah.

“Saya kira baiknya Pak Yosanna mundur kalau memang tak bisa perbaiki Lapas atau nanti nunggu Insya Allah di era Prabowo-Sandi saja,” kata Ketua DPP PKS bidang Politik, Pipin Sopian.

Dalam sidak tersebut, Novanto kedapatan sedang nongkrong bareng Bendahara Partai Demokrat, M. Nazaruddin. Dalam foto yang tersebar, Setya Novanto dan Nazaruddin malah cengar-cengir tanpa merasa bersalah sama sekali saat kena sidak Ombudsman. Benar-benar sakti deh dua orang ini.

Selain PKS, Anggota Komisi III DPR, Masiton Pasaribu juga ikut mencak-mencak. Bedanya arah kemarahan Masiton ditujukan kepada Dirjen Pas Kemenkum HAM, Sri Puguh Utami. Bahkan Masiton tanpa ragu menyebut Utami sebagai pembohong.

“Dirjen Pemasyarakatan pembohong. Dia itu berkali-kali ngomong akan pembenahan di berbagai lapas, baik yang berkaitan dengan napi yang kejahatan korupsi, narkoba, maupun teroris. Berkaitan Lapas Sukamiskin, dia menyampaikan akan melakukan perbaikan segala macam. Ketika kami Komisi III DPR mendatangi, beliau juga menyampaikan hal yang sama. Tapi kan ini hal yang sama terulang. Nggak ada pembenahan,” ujar Masiton seperti diberitakan detik.com.

Sidak sel Setnov ini dilakukan oleh 12 anggota Ombudsman pada Kamis (13/9) malam. Setelah sidak, Ninik Rahayu, salah satu anggota yang melakukan sidak menyampaikan bahwa kamar Setnov memang lebih luas daripada kamar di sel lain.

“Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas, pokoknya dua kali lipat,” ujar Ninik.

Menanggapi hal tersebut Partai Golkar selaku kendaraan partai politik Setnov akhirnya bicara. Menurut Airlangga, “tertangkap basah”-nya Setnov karena menghuni sel super mewah ini tidak perlu didramatisir.

“Saya pikir kita tentu harus menghargai hasil keputusan dan juga menghargai mereka yang sedang menjalani prosuder,” kata Airlangga.

Lebih jauh, Ketua Umum Partai Golkar ini juga tidak ingin terlalu mengomentari koleganya itu. Apalagi segala macam kontroversi Setnov juga pasti menganggu reputasi Partai Golkar yang akan segera melakukan Pemilu tahun depan.

Iklan

“Jadi kita nggak perlu dramatisisasi,” kata Airlangga singkat.

Oke deh, Pak Airlangga. Kami paham, apa yang kurang dramatis coba dari Bapak Pemufakatan Jahat, Bapak Bakpao, sampai Bapak Sel Mewah ini? Hidup Pak Setya Novanto itu memang nggak perlu didramatisir sudah dramatis dari sononya.

Apalagi buat rakyat yang nonton, wah makin dramatis lagee… huhuhuhu~ (K/A)

Terakhir diperbarui pada 15 September 2018 oleh

Tags: AirlanggaBakpaodpr ridramatisGolkarLapas SukamiskinMata NajwaMenkum HAMNajwa ShihabOmbudsmanpdipPKSprabowosandisel mewahSetya NovantosidakYosanna
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO
Eksplor

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO
Eksplor

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Jingle MBG Mas Bahlil Ganteng: ejekan ke figur politik tapi jadi alat reproduksi popularitas, buktinya Partai Golkar senang MOJOK.CO
Kabar

MBG Mas Bahlil Ganteng Sudah Over-eksposur: Bahasa Kritik tapi Jadi Alat Reproduksi Popularitas, Bikin Golkar Senang

28 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.