Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Pilkada Katingan yang Rumit karena Semua Paslonnya Punya Hubungan Keluarga

Nurul Fadlilah oleh Nurul Fadlilah
1 Maret 2018
A A
Pilkada-Katingan-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pilkada Katingan adalah contoh penerapan prinsip: pilkadanya serentak, maju sekeluarganya juga serentak.

Di Indonesia, bukan hal asing ketika satu keluarga ramai-ramai ke KPU buat masuk politik. Juga bukan hal aneh kalau setelah mereka selesai berurusan di KPU, mereka gantian ramai-ramai berurusan dengan KPK.

Contoh terkininya ya yang kemarin kena OTT, yaitu Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan babenya yang juga mantan Wali Kota Kendari, Asrun.

Info aja nich, jadi Pak Asrun ini pernah jadi walkot Kendari dua periode, dari 2007 sampai 2017. Saat ini namanya tercatat sebagai salah satu calon gubernur di pilgub Sulawesi Tenggara 2018.

Setelah Pak Asrun cabut dari kantor wali kota Kendari karena nggak bisa nyalon lagi, yang maju adalah anaknya, Bang Andri, yang kemudian terpilih sebagai Wali Kota Kendari 2017-2022.

Sederhana, mudah dipahami, dan nggak seruwet dinasti politik Klaten.

Kalau mau yang ruwet, nih kami kasih. Bukan di Klaten, tapi di Katingan, Kalimantan Tengah.

Jadi ceritanya, Katingan adalah salah satu kabupaten yang ikut pilkada serentak 2018. Ada lima pasangan calon yang namanya sudah verified di KPU. Berikut nama mereka beserta nomor urutnya.

1. Sakariyas

Sunardi Lintang

 

2. Fahmi Fauzi

Maspek Garang

 

Iklan

3. Surya

Winda Natalia

 

4. Ade Supriadi

Ali Sameon Anom

 

5. Wiwin Susanto

Elman Dangan

Nah, kalau di daerah lain antarkeluarga bergantian maju pemilu atau mereka bagi-bagi region (bapak maju di daerah A, ibu maju di daerah B, dst.), buat Katingan itu so yesterday. Di daerah ini, para pasangan yang masih punya hubungan kekerabatan… maju bareng di pilkada yang sama.

Biar nggak membingungkan, kira-kira relasi kekeluargaannya kayak gini.

1. Sakariyas (sepupu Ali Sameon)

Sunardi Lintang

 

2. Fahmi Fauzi (keponakan Surya)

Maspek Garang

 

3. Surya (paman Fahmi Fauzi)

Winda Natalia (keponakan Elman Dangan)

 

4. Ade Supriadi

Ali Sameon Anom (sepupu Sakariyas)

 

5. Wiwin Susanto

Elman Dangan (paman Winda Natalia)

Gimana? Sudah cukup ruwet? Percayalah, beban kita nggak ada apa-apanya dibanding dilema kerabat calon-calon tadi yang bingung harus milih keluarga yang mana. Lha gimana, lihat surat suara nanti rasanya seperti melihat daftar silsilah keluarga.

Tapi nih tapi, kalau mengutip kata Plt. Bupati Katingan Sakariyas (yang adalah cabup nomor 1 hehehe~) pas dimintai tanggapan soal ini, dia cuma bilang, “Biasa saja. Sebab semua masyarakat Katingan adalah keluarga.”

Kesannya adem gitu ya. Kita doakan saja, apa pun hasil pilkada nanti, keluarga mereka tidak terpecah belah. Soalnya ini keluarga, bukan peralatan makan.

Terakhir diperbarui pada 1 Maret 2018 oleh

Tags: #MojokPilkadadinasti politikkalimantan tengahkeluargaottpilkada katinganwalikota kendari
Nurul Fadlilah

Nurul Fadlilah

Artikel Terkait

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO
Esai

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
menikah dengan keluarga pasangan yang terlilit utang.MOJOK.CO
Sehari-hari

Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

8 Mei 2026
Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa.MOJOK.CO
Catatan

Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa

13 April 2026
Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co
Pojokan

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.