Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Pengeroyokan Pro Jokowi, Keluarga Prabowo Pro Jokowi, dan Ayu Ting Ting Memang Berita Paling Penting

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 April 2019
A A
ayu tingting jokowi prabowo MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Puji Tuhan, alhamdullilah, media-media Indonesia tahu kalau berita Jokowi, Prabowo, dan soal artis itu yang paling mengandung nilai jurnalistik.

Terima kasih Indonesia, sudah menghadirkan berita-berita yang luar biasa penting untuk warganet yang gabut luar biasa di tanggal merah ini. bagaimana nggak gabut, tanggal merah di tengah minggu itu nggak ada asik-asiknya. Sudah libur cuma satu hari, tapi nyatanya pekerjaan tetap tak bisa ditinggal.

Iklan

Oleh sebab itu, yang bisa menyelamatkan kami, para warganet ignorance, adalah berita-berita politik dan gosip yang sungguh bernilai itu. Sungguh bernilai, karena kami nggak bisa hidup tanpa berita politik pertarungan Jokowi dan Prabowo yang sungguh edukatif dan berita artis yang sudah artistik, bernilai jurnalistik tinggi lagi. Saya yakin, dalam lima tahun ke depan, berita-berita artis Indonesia bakal dapat penghargaan Pulitzer.

Kita mulai convo berita penting ini dari peristiwa pengeroyokan seorang pendukung Jokowi oleh segerobolan pendukung Prabowo. Massa peserta kampanye terbuka untuk mendukung Prabowo-Sandi yang digelar di Purworejo, Jawa Tengah, terlibat pengeroyokan terhadap seorang warga. Polisi mengungkap korban saat itu mengenakan kaus bergambar Joko Widodo.

Ini sungguh berita yang sangat penting. Selama ini, pertarungan pendukung Jokowi dan Prabowo sudah begitu edukatif. Saling menyapa di media sosial, saling bertukar ide dengan riang. Debat berjalan dengan sangat sejuk. Argumen-argumen disampaikan secara terstruktur, didampingi data yang akurat, dan disajikan dengan nada yang bersahabat.

Masing-masing pendukung saling menghormati. Tidak ada yang namanya saling menyerang personal. Puji Tuhan, alhamdullilah, tidak ada tagar macam-macam di Twitter untuk menjatuhkan Jokowi atau Prabowo. Tagar hanya digunakan ketika ada acara save-save-an karena ada bencana atau ketika ada artis K-Pop sohor datang ke Indonesia. Oh iya, kalau soal politik, paling banter ya ucapan ulang tahun untuk Jokowi atau Prabowo.

Oleh sebab itu, ketika terjadi pengeroyokan pro Jokowi oleh pro Prabowo, kita perlu merayakannya secara membabi-buta. Ini prestasi, lho. Kedua pendukung akhirnya bertemu secara langsung di dunia nyata. Keduanya saling menyapa dengan damai. Mungkin mereka saling berpelukan. Kita tidak tahu.

Pengeroyokan kan artinya bertemu untuk saling silaturahmi. Debat dan diskusi cuma dipindah dari media sosial ke dunia nyata dan semuanya berjalan dengan damai. Ini sungguh berita maha penting. Terima kasih Indonesia.

Berita penting kedua dalam THREAD ini adalah sebuah kabar bahwa keluarga Prabowo ternyata mendukung Jokowi. Adalah Dora Marie Siregar, ibunda Prabowo, yang ternyata mendukung lawan anaknya di Pilpres 2019. O, ini berita yang sangat “jurnalistik”. Selama ini, di rentang sejarah politik dunia, belum pernah ada keluarga seorang calon yang mendukung lawannya. Ini berita besar, cocok dapat label BREAKING NEWS.

“Kita berterima kasih, kita tak menutup itu, siapa pun yang mendukung Pak Jokowi kita terima dengan baik dan kita juga tak ada satu skenario apa pun untuk mengkondisikan keluarga Pak Prabowo untuk mendukung Pak Jokowi. Jadi ini murni sebagai bagian dukungan yang muncul dari arus bawah,” kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Ahmad Rofiq dikutip Detik.

Dukungan dari keluarga ibunda Prabowo dideklarasikan di Minahasa, Sulut. Saat menyatakan dukungan, mereka memakai baju putih berlambang #01 Jokowi-Ma’ruf. Sang deklarator mengaku masih memiliki hubungan keluarga dengan Prabowo.

Rofiq mengatakan dukungan yang mengalir ke pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menandakan paslon 01 diterima masyarakat di berbagai lapisan. Termasuk program-program yang digagas juga diterima. The Guardian sampai Daily Mail perlu meliput peristiwa bersejarah ini. Kalau perlu kita patungan untuk bikin patung peringatan.

Nah, berita ketiga yang paling penting hari ini adalah ketika Ayu Ting Ting disuapin bapaknya ketika hendak berangkat umrah. Lewat akun Instagram pribadinya, Ayu Ting Ting memajang momen luhur itu, ketika seorang bapak menyuapin anaknya. Bukan, ini bukan pamer. Ini berita yang layak dapat nobel perdamaian. Efeknya bisa mendamaikan dunia.

Mungkin Ayu Ting Ting akan diundang khusus di sidang atau konferensi PBB tentang pentingnya “unjuk kabar” lewat IG Stories ketika bapak menyuapin artis sebelum pergi umrah. Nilai berita yang terkandung di dalamnya sangat dalam. Berkat berita maha penting ini, hari libur kami warganet ignorance jadi lebih berwarna–emot nangis terharu–

Iklan

Itulah tiga berita besar hari ini. Terima kasih media-media di Indonesia, karena selalu menghadirkan berita yang paling penting dan urgen.

Untung saja, media-media di Indonesia tidak banyak memuat berita receh seperti gosip intoleransi di Jogja. Untung mereka tidak bikin in-depth, bikin tulisan yang sampai bisa menggerakkan hati pembaca dan pemangku kebijakan bahwa di Jogja sudah darurat toleransi. Itu kan cuma gosip, masih lebih berharga berita artis kawin dan cerai.

Tidak ada itu yang namanya toleransi di Jogja. Lha Jogja itu kan istimewa. Berhati nyaman kan sudah nggak lagi. Sekarang itu istimewa. Berita-berita soal penutupan tempat ibadah, pemotongan nisan salib, sampai pengusiran karena beda agama itu gosip saja. Receh. Kalau besok ada lagi, ya dibahas besok saja lah, sekarang ini panggungnya Jokowi, Prabowo, dan berita artis. Ngono wae kok koe ora paham, lur.

Terima kasih, media-media Indonesia. Kecup satu-satu.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2019 oleh

Tags: Ayu Ting Tingintoleransijogja intoleranjokowiPilpres 2019prabowo
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru MOJOK.CO
Esai

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru

29 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Mahasiswa KKN di desa

Suasana KKN Tak Seindah Konten di TikTok: Banyak Drama Sesama Mahasiswa, hingga Tangis Palsu Saat Perpisahan dengan Warga Desa

5 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.