Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 April 2026
A A
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co

Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya percaya kuliner bisa membuat seseorang betah merantau di suatu daerah. Setidaknya itulah yang saya rasakan ketika merantau ke Jakarta dari Jogja. Sebenarnya, lidah saya itu nggak rewel, saya hampir bisa menyantap berbagai jenis makanan alias semua doyan. Dan, di Jakarta banyak pilihan makanan yang sesuai dengan palet lidah Jogja yang cenderung suka rasa manis ini. Mungkin itu mengapa saya betah bertahun-tahun hidup di sana. 

Hanya satu hal yang bikin saya syok dan tidak kunjung terbiasa saat merantau ke Ibu Kota: tidak sarapan soto bening. Saya ingat-ingat kembali, selama bertahun-tahun merantau, tidak pernah sekalipun saya sarapan soto bening di Jakarta. Pertama, sulit menemukan penjual soto di pagi hari, sepertinya sarapan soto bukanlah budaya orang Jakarta. Kedua, sekalipun ada penjual soto, biasanya soto yang dijajakan bukan soto bening. Susah banget cari soto bening enak di Jakarta!

Orang Jakarta sarapan mi ayam, bukan soto bening!

Awal merantau saya kaget karena jarang ada penjual soto di pagi hari. Kebanyakan penjual menjajakan bubur ayam Jakarta dan mi ayam. Sarapan bubur ayam mungkin masih masuk akal, tapi tidak dengan sarapan mi ayam. 

Di lidah saya, dan mungkin banyak orang Jogja lain, mi ayam untuk sarapan itu terlalu berat. Rasanya terlalu kompleks untuk memulai hari. Selain itu, mi ayam terlalu mengenyangkan. Bukannya bertenaga di pagi hari, mi ayam membuat badan jadi malas untuk melakukan banyak hal karena terlalu mengenyangkan. 

Berbeda dengan soto bening. Makanan ini memang mengandung nasi di dalamnya, tapi pembeli bisa request untuk menguranginya kalau memang dirasa terlalu banyak. Dengan kata lain, menu sarapan ini bisa menyesuaikan kebutuhan perut pembeli. Terlebih kuah beningnya memberikan sensai segar yang pas untuk memulai hari. 

Bagi saya, mi ayam lebih pas untuk makan siang. Makanan mengenyangkan dengan rasa kompleks dan topping beragam lebih cocok untuk mengembalikan energi yang sudah terpakai untuk bekerja. Belum lagi kuahnya yang panas dan segar bisa bikin mata kembali melek setelah setengah hari bekerja.  

Itu mengapa, sarapan mi ayam masih saja aneh di lidah saya walau sudah bertahun-tahun merantau ke Jakarta. 

Tidak ada soto bening enak

Ada begitu banyak pilihan soto bening enak di Jogja. Misalnya, Soto Ngadiran, Soto Pak Parno, Soto Pak Min, Soto Pak Soleh, Soto Bathok, hingga Soto Bu Cip yang jadi langganan artis ibu kota Dian Sastro. Bahkan, soto-soto bening belum terkenal yang ada di pinggir jalan pun biasanya juga enak. 

Itu mengapa, sebelum merantau saya merasa sarapan soto bening adalah hal lumrah. Namun, setelah tinggal di Jakarta, sarapan soto bening enak jadi suatu kemewahan tersendiri. Sebab, tidak banyak pilihan soto bening enak di Jakarta. 

Mayoritas penjual menyajikan soto Lamongan atau soto Bogor. Saya pernah mencoba menyantapnya, dan di lidah saya rasanya terlalu kompleks dan berat, tidak memberikan kesegaran.  Soto semacam ini juga tidak cocok untuk memulai hari. 

Saya kira, kesulitan menemukan soto bening enak di Jakarta jadi keresahan saya sendiri. Ternyata, teman-teman lain yang berasal dari Jogja dan Jawa Tengah seperti Solo dan Boyolali juga merasakannya. Kasta soto bening yang “menggoyang” lidah masih ditempati oleh warung-warung yang ada di Jogja dan Jawa Tengah. 

Itu mengapa, dahulu, ketika saya pulang kampung (pulkam) ke Jogja, hal pertama yang akan saya lakukan adalah sarapan soto. Sebab, saya tahu, ketika balik ke Jakarta, akan sulit mendapatkan pengalaman ini lagi ketika merantau. Bisa jadi saya kurang eksplore atau mainnya kurang jauh selama merantau di Jakarta. Namun, itulah yang saya rasakan. Itu mengapa, buat teman-teman yang tahu soto bening enak di Jakarta, tolong rekomendasikan agar bisa jadi panduan bagi para perantau Jogja di Ibu Kota lainnya. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan  dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2026 oleh

Tags: jakartaJogjamerantaumi ayam jakartaperantauperantauansarapanSotosoto beningsoto jakartasoto jogja
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO
Kilas

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Cerita Mafatihatul Maghfirah: Mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jualan risol hingga lulus tanpa skripsi MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswi Madura Kuliah di Jakarta: Jualan Risol demi Biaya Kuliah, Bisa Mandiri Finansial hingga Lulus Terbaik Tanpa Skripsi

24 Mei 2026
Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO
Jagat

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Job Hugging: Upaya Pegawai Merusak Perusahaan Toxic. MOJOK.CO

Bahaya Laten Pegawai Job Hugging: Kelihatannya Nurut dan Setia, padahal Menghancurkan Produktivitas di Tempat Kerja

21 Mei 2026
Pamer Harta Sudah Ketinggalan Zaman: Tren Terbaru Ibu-Ibu Gang Kampung Adalah Flexing Utang Bank Emok. MOJOK.CO

Pamer Harta Sudah Ketinggalan Zaman: Tren Terbaru Ibu-Ibu Gang Kampung Adalah Flexing Utang Bank Emok

22 Mei 2026
Kisah Lestari, Ibu yang Bertahan Menyekolahkan 2 Orang Anak dari Hasil Memulung Botol Plastik di Sekitar Stasiun Klaten MOJOK.CO

Kisah Lestari, Ibu yang Bertahan Menyekolahkan 2 Orang Anak dari Hasil Memulung Botol Plastik di Sekitar Stasiun Klaten

25 Mei 2026
Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur MOJOK.CO

Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur

20 Mei 2026
Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026

Video Terbaru

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

14 Mei 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.