Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Krisdayanti Dikritik Netizen Bule soal Baby Car Seat yang Kebanyakan Orang Indonesia Bodo Amat

Aturan baby car seat dan seatbelt di Indonesia

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
28 September 2021
A A
ilustrasi Krisdayanti Dikritik Netizen Bule Soal Baby Car Seat yang Kebanyakan Orang Indonesia Bodo Amat mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Unggahan Krisdayanti bersama Yuni Shara dan keponakan bayinya nyasar ke lini masa netizen bule. Dia kemudian dikritik perihal tidak memakaikan baby car seat dan nggak pakai sabuk pengaman.

Urusan parenting di media sosial bukan saja galak, melainkan brutal banget. Banyak “SJW” yang juga gemar berpatroli perihal kekonyolan netizen dalam memberikan didikan pada anak. Kali ini, apesnya, giliran Krisdayanti yang kena sikat netizen bule karena tidak memakaikan baby car seat saat berkendara bersama bayi.

Sekilas, bagi orang Indonesia, unggahan tersebut nggak ada masalah. Itu hanyalah sebuah unggahan sapa-sapa manja antara seorang artis dengan kawan artisnya yang kebetulan membawa keponakan bayinya. Di dalam mobil yang mewah itu, semua tampak aman. Krisdayanti juga layak dapat pujian sebab bisa “ngemong” anak di sela-sela kesibukannya yang jelas lebih padat daripada kerja redaktur Mojok.

Saya bisa jamin, kebanyakan netizen Indonesia nggak kepikiran apa itu baby car seat. Bahkan mungkin nggak ada yang skeptis kenapa Krisdayanti dan Yuni Shara nggak pakai seat belt atau sabuk pengaman padahal mobilnya lagi jalan. Sayangnya nggak begitu dengan netizen bule yang mencak-mencak melihat adegan manis itu.

“Where is the safety of the baby????😱😱😱😱😱😱😱😱”

“😢put that child in a safe car seat!”

“Cute baby! But where’s the baby seat?”

Komentar macam itu nggak muncul sekali dua kali, tapi banyak kali. Beberapa netizen Indonesia juga ada yang sempat menjawab bahwa orang-orang Indonesia memang nggak peduli dengan hal itu. Yang fatal, ada orang yang berkilah bahwa bayi itu bakal lebih aman di pangkuan ibunya. Hmmm, edan.

Sebenarnya nggak heran lihat netizen bule protes perihal baby car seat dan sabuk pengaman yang nggak dipakai sama Mimi Krisdayanti dan Jeng Yuni Shara. Di Eropa dan Amerika, baby car seat adalah harga mati, sabuk pengaman apalagi. Orang tua yang nekat memangku bayinya saat naik mobil bisa didenda jutaan rupiah, kena tilang sebab dianggap membahayakan. Begitu pula dengan urusan sabuk pengaman, ini mah nggak usah dijelaskan semua juga sudah tahu.

Baby car seat sebenarnya perlu banget dipakai bayi dan anak-anak saat mereka berkendara di dalam mobil. Bayi yang dipangku orang tuanya justru bakal berfungsi sebagai “bantalan” bagi orang tuanya saat terjadi kecelakaan. Betapa menyedihkan jika bayi justru terluka lebih dahulu dan menjadi pelindung orang tua mereka, padahal seharusnya, ya, sebaliknya.

Ada banyak banget aturan terkait penggunaan baby car seat yang bisa berbeda jika bayinya telah menginjak usia tertentu. Bagaimana bayi harus menghadap ke belakang, kapan bayi perlu pakai kursi yang menghadap depan, sampai waktu yang tepat seorang anak sudah boleh pakai sabuk pengaman.

Di Indonesia, jangan tanya. Aturan terkait ini bahkan belum ada. Terakhir, aturan terkait penggunaan sabuk pengaman menurut UU LLAJ hanya diwajibkan untuk pengendara mobil dan penumpang di sampingnya. Kursi di baris kedua bahan tidak diwajibkan meskipun rata-rata mobil di Indonesia sudah dilengkapi sabuk pengaman.

Ngomong-ngomong soal ini, saya jadi teringat sebuah video klip Isyana Sarasvati berjudul “Tetap Dalam Jiwa”. Video klip itu pernah direaksikan oleh YouTuber asal Korea Selatan yang begitu adegan dalam mobil diputar mereka refleks protes, “Kenapa mereka nggak pakai sabuk pengaman? Kalau di sini udah didenda.”

Iklan

Baiklah, memang aturan soal keamanan di negara kita ini nggak sempurna. Ah, macam ada yang sempurna saja di negara ini.

Tapi, saya rasa masing-masing dari kita tetap bisa memilih untuk berkendara dengan lebih aman. Pakaikan bayi-bayi Anda baby car seat, dan walaupun nebeng mobil di baris kedua atau ketiga, tetap pakai sabuk pengaman Anda. Apalagi buat Mimi Krisdayanti, beli baby car seat kecil ah, kayak beli gorengan. Mimi juga bisa beli baby car seat dengan desain kursi Iron Throne biar si bayi bisa menguasai Seven Kingdom.

BACA JUGA Krisdayanti Nggak Perlu Minta Maaf Setelah Beberkan Gaji DPR. Jarang-jarang Ada yang Jujur Begini dan artikel AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: aturan sabuk pengamanbaby car seatKrisdayantiparentingsabuk pengamanseat belt
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Anak Tantrum di Kereta Ekonomi bikin Saya Iba ke Ortu. MOJOK.CO
Catatan

Tangisan Anak Kecil di Kereta Ekonomi Bikin Saya Sadar di Usia 25, Betapa Kasih Ibu Diuji Lewat Rasa Lelah

11 Mei 2026
orang tua, ortu temani anak utbk ugm.MOJOK.CO
Sehari-hari

Jangan Minder Kalau Kamu Belum “Jadi Orang” di Usia 30-an, Itu Masuk Akal Secara Biologis dan Sosial

11 Februari 2026
kecanduan gadget pada anak. MOJOK.CO
Ragam

Petaka yang Terjadi Saat Orang Tua Sibuk Mengejar Dunia dan Anak yang Terlalu Sering Menggunakan Gawai hingga Candu

7 Januari 2026
Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama MOJOK.CO
Esai

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beri hadiah sapi kurban usai salat Iduladha bersama warga penghuni Huntara di Tegal MOJOK.CO

Salat Iduladha di Huntara Jatinegara Tegal: Hadiah Sapi 906 Kg dan Kebahagiaan di Tengah Situasi Sulit

27 Mei 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Rozi, dosen penyandang disabilitas Unair yang lulus S3. MOJOK.CO

Perjalanan Dosen Unair yang Kehilangan 2 Kaki, Berhasil Selesaikan Kuliah S3 di FKH dengan IPK Sempurna

27 Mei 2026
makan mie ayam di Solo. MOJOK.CO

Curiga dengan Pedagang Mie Ayam di Dekat Rutan Solo, Beli Seporsi tapi Tak Diminta Bayar. Eh, Ternyata Intel Lagi Nyamar

28 Mei 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.