Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kita Terlalu Sibuk Sampai Harus Buang Sampah Sembarangan Pas Nongkrong di Minimarket

Audian Laili oleh Audian Laili
26 Agustus 2019
A A
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Ilustrasi - meja di minimarket (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kita ini memang sibuk banget, ya? Saking nggak sempatnya, malah buang sampah sembarangan setelah nongkrong di minimarket.

Beberapa kali kalau lagi pengin nongkrong di minimarket serba ada berbau mart-mart, saya sering mangkel saat mendapati meja yang tidak ditempati orang tersebut, buang sampah sembarangan di sekitar mejanya. Para “penduduk” dari kursi dan meja sebelumnya ini apa nggak ngelihat kalau ada tempat sampah deket situ, yang fungsinya buat buang sampah-sampah bungkus makanan? Bukannya malah ditinggal nggeletak gitu aja~

Setiap berada dalam situasi seperti itu, saya—sebagai calon “penduduk” selanjutnya—merasa seperti kalau masuk WC tapi belum disiram. Ya, ya, ya. Sampah orang lain ini rasanya betul-betul kayak benda asing yang menjijikkan. Apalagi, kalau di situ udah numpuk sampah banyak banget dari para “penduduk-penduduk” sebelumya.

Sebetulnya, mereka ini, nggak tahu kalau sampah harus dibuang di tempat sampah? Atau tahu kalau nggak boleh buang sampah sembarangan, tapi males? Atau malah nggak sadar kalau itu merugikan orang lain karena nganggep ada orang yang lebih bertanggung jawab untuk ngurusin hal yang sepele ini?

Usut punya usut, hasil ngobrol saya dengan beberapa teman yang ngaku kalau sering buang sampah sembarangan setelah nongkrong di minimarket, karena mereka m-a-l-e-s. Alias, ada yang menganggap kalau urusan membereskan meja ini bakal diurus sama orang lain yang memang lebih bertanggung jawab untuk itu.

Pikiran semacam, “Kan aku udah beli makanan di toko ini, harusnya duduk di sini adalah servis dari toko, dong? Termasuk mberesin sampah dan bungkus-bungkus makanannya.”

Hadeeeh, ya, mohon maaf, nih. Boleh-boleh aja kalau situ jajannya di tempat makan yang memang memasukkan biaya servis ke dalam harga makanan. Lha kalau jajannya sebatas di toko serba ada yang ada bau-bau mart-mart gitu, ayolah mbok tolong~

Fyi, meja dan kursi yang disediakan di depan toko itu menjadi fasilitas semi publik. Memang itu yang punya pihak swasta, tapi nyatanya semua orang boleh-boleh aja menggunakannya. Bahkan, buat orang-orang yang bodo amat, nggak jajan di situ tapi nongkrongnya di situ, nggak bakal diusir juga.

Nah, udah disediain tempat gratis dan nggak harus-harus banget untuk beli sesuatu dari tokonya, nih? Nggak masalah kan, kalau melakukan hal kecil untuk mengenakkan calon orang yang mau duduk selanjutnya?

Toh, ini tuh, hanya sebatas nggak buang sampah sembarangan, kan? Nggak sampai diminta untuk memilah sampah mana yang organik dan mana yang nggak organik. Apalagi diminta ngurusin solusi paling tepat atas sampah yang menumpuk di bumi ini. Ini tuh, cuma membuang sampah-sampah gedenya doang, kok! Nggak harus sampai ngebersihin mejanya sampai cling juga!

Iya, iya, paham kalau situ memang sibuk banget. Sampai nggak sempat membuang sampahnya sendiri di tempat sampah yang biasanya juga bakal dilewati pas jalan ke parkiran~

Akan tetapi, mungkin kenyataan ini belum seberapa dibandingkan mereka-mereka yang lagi naik kendaraan bermotor. Pas di tengah-tengah kendaraan itu lagi jalan, dengan seenaknya dan sungguh cueknya, mereka memilih buang sampah sembarangan begitu saja—di tengah jalan. Maksudnya, mereka ini apa nggak mikir? Kalau itu adalah jalan umum nan rame? Apa ya nggak kepikiran, hal itu berpotensi mencelakai orang lain yang kaget tiba-tiba ada sampah berterbangan di depan muka?

Ya, kalau pemahaman remeh ini aja susah untuk dimengerti. Nggak heran kalau banyak orang nggak setuju pas restoran-restoran cepat saji bikin kampanye “beberes meja sendiri”. Meskipun dari awal sudah jelas kalau ini adalah (((restoran cepat saji))), tetap aja, mereka ngerasa sudah beli makanan dengan harga lebih mahal. Masak ya, nggak dilayani dengan baik. Malah disuruh melayani dirinya sendiri.

Tapi ya, gimana, dong? Kalau kita memang pengin terus-terusan dilayani dan merasa nggak bertanggung jawab untuk hal sesederhana ini, terus yang bakal tanggung jawab, siapa?

Iklan

…rumput yang bergoyang?

BACA JUGA: Mari Bersepakat Bahwa Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2019 oleh

Tags: buang sampah sembaranganminimarketNongkrong
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

Tongkrongan bapak-bapak, nongkrong.MOJOK.CO
Catatan

Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

11 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO
Sehari-hari

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
pertemanan di usia 30.MOJOK.CO
Sehari-hari

Pertemanan di Usia 30 Memuakkan: Transaksional dan Isinya Cuma Adu Nasib, tapi Paling Mengajarkan Arti Ketulusan

7 Mei 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO
Catatan

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.