Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Mari Bersepakat Bahwa Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart

Iqbal AR oleh Iqbal AR
25 Juni 2019
A A
Rahasia di Balik Kata 'Rasa' dalam Makanan dan Minuman Kemasan terminal mojok.co

Rahasia di Balik Kata 'Rasa' dalam Makanan dan Minuman Kemasan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum masuk ke pembahasan utama, akan saya jelaskan dulu asal muasal bagaimana tulisan ini tercipta. Bukannya apa-apa, saya hanya ingin memberi tahu bahwa tulisan ini tidak ujug-ujug ditulis. Tulisan ini juga punya muaranya. Begini, Kamis lalu, tepatnya tanggal 20 Juni 2019, saya datang ke kantor Mojok.co untuk melakukan tes tulis dan interview. Selesai dengan tes tulis, berlanjutlah ke tahap interview. Di tengah-tengah interview, salah seorang kru Mojok memberikan pertanyaan (dengan niat bercanda) yang tidak saya duga.

“Kamu suka Indomaret nggak?”

“Ya suka sih, Mas.”

“Lebih suka mana, Indomaret atau Alfamart?”

“Lebih suka Indomaret sih.”

“Kenapa?”

“Ya lebih tinggi aja langit-langitnya, jadi lebih luas. Kalau Alfamart sempit.”

“Lha itu, tulis aja.”

Baca Juga:

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Nah, begitu kira-kira asal muasal tulisan ini tercipta. Saya sebelumnya juga tidak pernah terpikir untuk menulis tentang hal ini. Ditambah lagi, saya hanya menemukan dua Alfamart selama saya di Yogyakarta. Ini juga memicu saya untuk menulis topik ini.

Sebenarnya biasa saja dan tidak terlalu istimewa. Tapi apa sih di dunia ini yang istimewa? Bukannya semua itu biasa saja? Yang istimewa saja hanya beda sedikit dari yang biasa. Sudahlah, kita masuk ke pembahasannya saja.

Mungkin orang-orang mengenal Indomaret dan Alfamart selain sebagai alternatif tempat berbelanja adalah rivalitas yang terbangun di antara keduanya. Di mana ada Indomaret, pasti ada Alfamart tidak jauh dari situ. Jarak yang berdekatan dan jumlah yang banyak di tiap kota, bahkan tiap kecamatan, membuat dua minimarket ini menyamai rekor warung lalapan Cabang Purnama yang hampir ada tiap 500 meter.

Tapi yang banyak orang tidak tahu, adalah suasana, pelayanan dan fasilitas yang diberikan masing-masing tempat ini. Dari segi suasana, Indomaret tentu lebih unggul dari pada Alfamart. Hampir semua yang pernah saya datangi mempunyai tempat yang cukup luas. Ini membantu orang-orang seperti saya, yang mempunyai berat badan berlebih supaya leluasa untuk bergerak ke sana ke mari. Warna biru di Indomaret juga membuat suasana menjadi cerah, jika dibandingkan dengan suasana warna merah dari Alfamart.

Tempat luas dan langit-langit yang tinggi membuat orang akan nyaman berbelanja. Ditambah lagi penataan rak-rak belanja juga bisa dibilang lebih rapi daripada Alfamart. Entah mengapa, Alfamart yang pernah saya kunjungi kok selalu lebih sempit dari biasanya. Langit-langitnya juga rendah, menambah kesempitan.

Dari segi pelayanan, Indomaret bisa jadi saling beradu dan bergantian menjadi lebih baik dengan Alfamart. Meskipun di beberapa lokasi masih belum bisa top up ini dan itu, setidaknya semua pembayaran dan pembelian bisa kita lakukan di Indomaret. Bayar tiket kereta, bayar BPJS, bayar belanja online, beli pulsa, beli token listrik, bahkan bayar tiket konser bisa dilakukan di hampir seluruh Indomaret.

Indomaret juga sering memberikan promo, setidaknya itu yang terjadi di tempat saya. Terbukti dengan banyaknya ibu saya dan ibu-ibu tetangga saya yang sering membicarakan promo minyak goreng di Indomaret, yang berujung dengan menyuruh saya pergi membelikan minyak goreng. Lalu bagaimana dengan Alfamart? Ya mungkin ada promonya. Hanya saja tidak menarik dan tidak lebih murah saja mungkin.

Jika dilihat dari segi fasilitas, Indomaret jelas melesat jauh di atas Alfamart. Dari mana dulu ini? Toilet dulu lah. Toilet Indomaret bisa dibilang lebih baik dan lebih nyaman dibandingkan dengan toilet Alfamart. Selain lebih bersih, toilet Indomaret juga sedikit lebih luas. Begitu setidaknya pengalaman saya. Mungkin tidak semuanya seperti itu, tapi ini kan hanya sampel saja.

Indomaret biasanya juga berjualan kopi yang langsung seduh. Pasti pernah mencoba kan? Nah, itu juga yang jarang ditemui di Alfamart. Tak hanya kopi, Indomaret juga menyediakan mie instan cup, roti kukus yang masih hangat, dan beberapa makanan instan yang bisa langsung dimakan di tempat. Kalau di Alfamart? Setahu saya sih tidak ada seperti itu. Mungkin ada, tapi hanya sedikit yang menyediakan.

Hal terakhir yang paling penting adalah tempat nongkrong. Meja dan kursi yang disediakan di depan Indomaret itu sangat vital dan krusial. Ya masa sudah beli kopi seduh di dalam, terus ndak ada tempat nongkrongnya, kan aneh. Mengapa tempat nongkrong ini bisa sangat vital dan krusial? Bayangkan saja kita dalam perjalanan jauh, lalu mampir ke Indomaret untuk istirahat. Dengan adanya tempat nongkrong ini, istirahat kita akan lebih maksimal, ditambah kopi panas dan roti kukus hangat. Mantap dong!

Kalau di Alfamart ada tempat nongkrongnya? Sejauh saya tahu sih tidak ada. Paling ya kalau mau nongkrong, ya nongkrong di tangga samping pintu masuk. Ya sudah pasti nggak  asik lah. Intinya, Alfamart tidak recommended untuk nongkrong. Meskipun dengan adanya tempat nongkrong ini membuat salah satu minimarket impor akhirnya tutup, tapi itu tidak berlaku bagi Indomaret. Belum ada kabar kalau ada Indomaret yang tutup karena rugi karena lebih banyak yang nongkrong dari pada yang beli.

Sebenarnya penilaian di atas adalah penilaian subjektif, berdasarkan pengalaman saya mengunjungi Indomaret dan Alfamart. Kalau ada yang tidak setuju ya monggo. Saya tidak memaksa untuk setuju. Meskipun saya yakin banyak yang setuju.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2022 oleh

Tags: alfamartanak mudaindomaretMahasiswatempat nongkrong
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Saya Pernah Ngutil Pomade di Indomaret dan Saya Menyesal terminal mojok.co

Gini Rasanya Kerja di Indomaret, Nggak Boleh Malas dan Harus Multitalent

28 Juli 2020
4 Mitos Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang Perlu Diluruskan agar Calon Maba Tidak Tertipu Mojok

4 Mitos Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang Perlu Diluruskan agar Calon Maba Tidak Tertipu

14 Februari 2024
Departemen di Kampus yang Sering Menelurkan Anggotanya Menjadi Ketua Organisasi terminal mojok

Departemen Kampus yang Sering Menelurkan Anggotanya Menjadi Ketua Organisasi

18 Agustus 2021
Tanpa Coffee Shop, Sleman Akan Berisi Manusia Stress dan Hopeless Terminal Mojok menu

Tanpa Coffee Shop, Sleman Bakal Disesaki Manusia Stres dan Hopeless

2 Agustus 2022
impresi

Tak Perlulah Terlalu Berprestasi, Karena Impresi Awal Adalah Kunci

24 Mei 2019
Saya Menyesal Telah Membeli Hanger Alfamart, Menjemur Pakaian Jadi Terasa Menyebalkan

Saya Menyesal Telah Membeli Hanger Alfamart, Menjemur Pakaian Jadi Terasa Menyebalkan

16 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R, Rekomendasi Cerdas Mobil Pertama untuk Kaum Mendang-mending yang Belajar Punya Mobil

15 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

Tidak Semua Anak PNS Hidup Sejahtera Bergelimang Harta, Banyak yang Justru Hidup Sengsara

14 April 2026
Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos Mojok.co

Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos

12 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka
  • Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”
  • Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika
  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.