Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakso President Sering Disalahpahami Kuliner Overrated di Malang, padahal Bakso Ini Memang Legend karena Perjalanan dan Rasanya

Iqbal AR oleh Iqbal AR
27 April 2024
A A
Bakso President Malang Sering Disalahpahami Kuliner Overrated. Padahal Bakso Ini Memang Legend karena Perjalanan dan Rasanya Mojok.co

Bakso President Malang Sering Disalahpahami Kuliner Overrated. Padahal Bakso Ini Memang Legend karena Perjalanan dan Rasanya (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin, penulis Terminal Mojok Mbak Erma Kumala Dewi, menulis tentang Bakso President Malang. Sudut pandangnya menarik. Sebagai warga lokal, Mbak Erma berpendapat kalau harga Bakso President harga kelewat mahal dan nggak sepadan dengan rasanya.

Selain itu, dia merasa kedai bakso ini hanya menjual pemandangan dan pengalaman kuliner unik. Kebetulan lokasi Bakso President Malang memang berada di sebelah rel kereta api yang masih aktif. 

ADVERTISEMENT

Seperti yang sudah saya duga, tulisan dengan judul Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah itu mendapat beragam respon di media sosial. Beberapa netizen sepakat bahwa kedai bakso ini memang overrated, mahal, dan nggak worth it. Di sisi lain, ada juga netizen yang menentang keras tulisan tersebut. Bahkan, beberapa orang menuduh penulisnya “mematikan rezeki orang lain”. Tuduhan yang agak berlebihan menurut saya. 

Biarkan saya curhat sedikit ya. Sebagai seseorang yang pernah mendapat tuduhan karena sebuah tulisan, saya tahu itu rasanya tidak menyenangkan. Saya pernah dituduh sebagai pembenci salah satu perguruan silat hanya karena menulis kritik kepada mereka. Saya juga pernah dituduh sebagai buzzer Indomaret karena pernah menulis Indomaret lebih baik daripada Alfamart.

Padahal sebagai penulis, saya hanya pengin menulis berdasar pengalaman atau pendapat personal saja. Sama sekali nggak ada niatan untuk mematikan rejeki orang, membenci golongan, ataupun mencoret nama baik siapapun. Nah, sebagai penulis yang pernah mendapat tuduhan berlebihan dan sebagai penggemar bakso yang tinggal di Malang Raya, saya ingin menanggapi dan sedikit meluruskan anggapan Bakso President Malang yang overrated. 

Kuliner jualan pemandangan dan pengalaman itu wajar saja

Disebutkan dalam artikel Mbak Erma kalau Bakso President Malang itu jualan pemandangan dan pengalaman unik. Harganya juga dinilai nggak sepadan dengan rasa dan pengalaman kulineran, apalagi kalau kedai sedang ramai-ramainya. Kenikmatan makan bakso seolah-olah luntur begitu saja. 

Akan tetapi, menurut saya, kedai bakso yang jualan pemandangan dan pengalaman itu wajar saja ya kok. Begini, tempat makan itu sebenarnya juga perlu memerhatikan hal-hal selain makanannya. Mereka bisa juga menarik pelanggan dengan pemandangan, pengalaman, dan banyak hal lain. Nggak melulu soal rasa.

Kalian pasti sudah tidak asing dengan tempat makan seafood yang cara penyajiannya dengan ditumplek langsung ke meja. Kalian juga pasti pernah mampir ke tempat makan yang mengunggulkan pemandangan laut atau pegunungan. Paling unik, ada tempat makan yang pelayannya memang di-setting untuk galak dan marah-marah mulu ke pelanggan. Itu segelintir bukti kalau tempat makan juga menjual pemandangan dan pengalaman kuliner adalah hal yang wajar. 

Baca Juga:

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

Itu mengapa, siasat yang ditempuh Bakso President Malang dengan  menjual pemandangan dan pengalaman makan bakso di pinggir rel kereta api sah-sah saja. Toh, rasa baksonya juga nggak buruk-buruk amat, dikenal lumayan enak malah. 

Bakso President Malang itu nggak overrated

Sebagai orang yang dahulu cukup sering makan di Bakso President Malang, saya kurang sepakat kalau bakso ini dilabeli overrated. Kalau dilabeli mahal, saya malah setuju. Kenyataannya, menu di kedai bakso ini harganya bisa berkali-kali lipat dibanding bakso lain di Malang Raya. 

Bakso President yang mahal ini justru semakin menegaskan siapa target pasarnya. Iya, siapa lagi kalau bukan wisatawan. Nggak percaya? Coba tanya orang-orang Malang soal bakso favorit mereka, hampir pasti tidak akan ada yang menjawab Bakso President.

Target pasar Bakso President adalah orang-orang pendatang, turis, yang pengin tahu bakso Malang yang khas itu yang seperti apa. Istilahnya, Bakso President ini pintu masuk paling aman kalau mau menggeluti khazanah perbaksoan di Malang. Itu semua sah-sah saja. 

Mengapresiasi nama besar, sejarah, dan memori yang tertinggal di sana

Terkait harga, kalian tahu nggak kengapa Bakso President itu mahal? Ya, karena nama besar, sejarah, dan memorinya. Gaes, Bakso President menjadi ikon kuliner Malang bukan tanpa alasan. Bakso ini sudah ada sejak 70-an. Nggak heran namanya sudah melekat dengan Kota Malang, seolah sudah satu paket. Bahkan, kalau ada yang mau menulis sejarah lengkap Malang, kurang afdal rasanya kalau tidak memasukkan kedai baksi ini sebagai salah satu bagian sejarahnya. 

Bayangkan, sudah 50 tahunan Bakso President eksis. Entah berapa banyak orang besar, orang terkenal yang datang ke sana. Sepertinya juga sudah nggak terhitung berapa banyak media yang meliput keistimewaan Bakso President. Itulah yang membuat Bakso President jadi lebih mahal daripada yang lainnya. Dan mereka berhak melakukannya.

Selain itu, memori yang tertinggal di Bakso President juga mahal. Nggak sedikit orang Malang yang punya memori spesial di sana. Ada yang kencan pertama di sana, bertemu pasangan, hingga makan bersama keluarga yang masih lengkap. Banyak orang Malang yang punya memori berkesan di Bakso President. Tidak terkecuali saya.

Dulu, waktu saya masih kecil, saya cukup sering diajak oleh Ayah dan Pakde saya nonton pertandingan Arema (sebelum jadi klub nirempati), yang masih sering berkandang di Stadion Gajayana. Setiap nonton Arema tanding, kami pasti makan di sana. Kalau Arema main sore, ya malamnya setelah pertandingan kami ke Bakso President. Kalau Arema main malam, ya siang atau sore sebelum tanding, pasti makan Bakso President dulu.

Bakso President Malang sudah puluhan tahun konsisten dan itu tidak mudah

Soal rasa, Bakso President mungkin bukan yang paling enak atau paling spesial. Tapi ingat, rasa sangat mudah diperdebatkan karena selera. Namun, kalau kata banyak orang, rasa Bakso President masih ada di level enak dan bisa bersaing dengan yang lain kok. Rasa yang enak ini bukan baru-baru aja lho, tapi memang sudah enak sejak dahulu.

Nah, konsistensi ini yang mungkin sulit ditiru oleh kedai bakso lain. Bayangkan, puluhan tahun eksis di khazanah perbaksoan Malang, Bakso President patut diapresiasi. Ia sudah berusaha menjaga keotentikan rasa.

Ya mungkin saja rasanya nggak sama persis, tapi kalaupun ada perbedaan, pasti sangat minor. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh lidah saya. Tidak ada perbedaan rasa yang jomplang antara Bakso President Malang yang sekarang dan belasan tahun lalu. Masih sama, masih enak, dan cuma kerasa lebih mahal aja sekarang karena bayar sendiri. Kalau dulu kan pasti dibayarin sama ayah.

Intinya begini, soal kuliner itu mau tidak mau harus kembali ke persoalan selera dan pengalaman. Jadi wajar saja kalau ada perbedaan pendapat dan penilaian terhadap Bakso President. Lagian nih ya, ngapain kita terlalu terpaku pada penilaian seseorang untuk urusan kuliner? Satu-satunya cara untuk memastikan sebuah makanan itu enak atau tidak, worth it atau tidak, overrated atau tidak, ya dengan dicoba sendiri, dirasakan sendiri pakai lidah dan mulut kita. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Orang Batu Nggak Suka Disamakan dengan Orang Malang. Keduanya Memang Serupa, tapi Tak Sama!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 April 2024 oleh

Tags: bakso MalangBakso Presidentbakso president malangMalangMalang Raya
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Makanan Malang Banyak Kurangnya di Lidah Orang Depok dan Bandung

Makanan Malang Banyak Kurangnya di Lidah Orang Depok dan Bandung

10 Januari 2024
Sebelum Mengkultuskan Jogja, Mampirlah dulu ke Malang

Sebelum Mengkultuskan Jogja, Mampirlah dulu ke Malang

9 Oktober 2021
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Raya Adalah Sebaik-baiknya “Wajah” Indonesia: Apa Saja yang Ada di Negara ini, Malang juga Punya!

17 Agustus 2025
Hilangnya Estetika Kota Malang Makin Kelam dan Menyedihkan (Unsplash)

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

29 Maret 2026
Pancen Edan! UM Itu Singkatan dari Universitas Negeri Malang, Seorang Ganjar Pranowo pun Ikut Salah Sebut

Pancen Edan! UM Itu Singkatan dari Universitas Negeri Malang, Seorang Ganjar Pranowo pun Ikut Salah Sebut

28 Oktober 2023
Indomaret Point Songgokerto, Indomaret Terbaik di Kota Batu (Unsplash)

Indomaret Point Songgokerto, Indomaret Terbaik di Kota Batu yang paling Berhasil Memberi Rasa Nyaman

9 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026
4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.