Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

Kenia Intan oleh Kenia Intan
19 Maret 2026
A A
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Coba perhatikan jalanan, baik di kota besar maupun perkampungan. Motor apa yang paling sering melintas dan tertangkap mata kalian? Saya yakin motor Scoopy jadi salah satunya. Entah keluaran lama atau baru, motor produksi Honda ini hampir selalu ada di mana-mana.

Mengutip berbagai sumber, Scoopy menjadi salah satu motor keluaran Honda yang paling laris di pasar, nomor dua setelah BeAT. Bahkan, disebut-sebut sebagai tulang punggung penjualan Astra Honda Motor sejak pertama kali meluncur pada 2010. Penjualannya diklaim bisa mencapai 1 juta unit per tahun, atau sekitar 20% dari total penjualan. Tak heran jika motor ini begitu mudah ditemui di jalanan.

Sebagai orang yang mementingkan tampilan kendaraan, rasanya saya memahami kenapa motor ini digemari banyak orang. Pertama, tampilannya yang mengusung desain retro ala Vespa dengan warna-warna begitu unik dan menarik. Di jalanan, kendaraan ini bisa mencuri perhatian. Kedua, Scoopy semacam punya track record yang panjang di pasar motor matic dengan gaya retro. Istilah marketing-nya, Scoopy  sudah jadi top of mind di benak orang-orang. Itu mengapa, bagi orang awam otomotif, motor ini sempurna.

Akan tetepi, ada sisi kurang menyenangkan dari motor yang terlalau pasaran seperti Scoopy. Salah satunya, risiko tertukar saat parkir. Itulah yang dialami teman saya. Dia menggunakan Scoopy putih keluaran 2023, warna yang sangat umum. Saat parkir di tempat umum seperti mal atau pasar, sering kali dia kebingungan karena banyak Scoopy serupa terparkir. Bahkan, beberapa kali motornya hampir tertukar saking miripnya.

Itu baru satu sisi. Teman saya mengeluhkan hal lain setelah kurang lebih 3 tahun mengendari motor pasaran satu ini:

Baca juga Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal.

Kenyamanan motor Scoopy tak seharum namanya

Keluhan ini cukup umum. Tidak hanya teman saya, banyak netizen di media sosial juga mengungkapkan hal serupa: motor ini terasa kurang nyaman, terutama untuk pembonceng. Duduk di bangku belakang terasa kurang mantap dan bisa membuat tulang ekor serta punggung pegal, apalagi untuk perjalanan jauh. Bahkan, salah satu penulis Mojok pernah menceritakan, membonceng di Scoopy berpotensi besar untuk jengkang.

Masalah lain, Scoopy tidak dilengkapi engkol. Jadi, ketika motor mogok karena starter bermasalah, tidak ada alternatif selain mencari bantuan atau membawanya ke bengkel. Berbeda dengan motor lain yang masih menyediakan engkol sebagai jaga-jaga starter ngambek.

itu mengapa, motor Scoopy kurang cocok untuk pengguna yang tidak rutin servis, terutama dalam hal pengecekan aki. Jika aki bermasalah, risiko mogok di jalan jadi lebih besar.

Baca halaman selanjutnya: Fitur keyless memang…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2026 oleh

Tags: honda scoopymotorMotor HondaMotor Maticmotor ScoopyScoopy

Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO
Sehari-hari

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Vario 150, Motor Honda Terbaik Wujud (Cicilan dan) Kasih Ibu MOJOK.CO
Otomojok

Vario 150: Motor Honda Terbaik tapi Paling Mengancam Kewarasan dan Bikin Malu, Takut Gak Bisa Nyicil Setelah Jadi Pengangguran Akhirnya Diselamat Ibu

21 Mei 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO
Catatan

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.