Fitur keyless memang canggih, tapi tetap ada celah kekurangannya
Fitur keyless memang terlihat modern dan praktis, terutama bagi yang sering lupa menaruh kunci. Namun, fitur ini juga punya kelemahan. Pengguna harus selalu waspada terhadap kondisi baterai remote. Jika baterai melemah, motor bisa sulit dioperasikan.
Seperti teknologi pada umumnya, tidak ada yang benar-benar sempurna. Fitur ini memang membantu, tapi juga bisa merepotkan jika tidak diperhatikan dengan baik. Salah satu tulisan Mojok pernah membahasnya dengan apik dan lengkap dengan judul Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan.
Kelemahan lain datang dari faktor eksternal yakni citra pengendaranya. Tak jarang pengguna Scoopy diasosiasikan dengan perilaku berkendara yang kurang tertib. Misal, di beberapa daerah motor ini identik dengan anak muda yang gemar bonceng tiga atau aksi ugal-ugalan. Akibatnya, motor ini kadang mendapat label negatif di masyarakat.
Baca juga Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet.
Itulah beberapa sisi kurang menyenangkan dari Scoopy. Motor ini secara nama terdengar harum, tapi kenyataannya tidak selalu demikian. Kalian para pengguna Scoopy, pernah mengalami hal serupa atau punya keluhan lain?
Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno
BACA JUGA Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.












