Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
19 Februari 2026
A A
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lompatan di bidang teknologi otomotif benar-benar terasa nyata. Belum lama ini hadir motor keyless. Dengan fitur ini, tidak ada lagi anak kunci yang harus diputar. Cukup simpan remote di saku, tekan knob, dan mesin siap menyala. Selama beberapa dekade lalu, hal-hal semacam ini mungkin hanya kita nikmati lewat film-film tema futuristik.

Akan tetapi, tidak ada yang sempurna. Begitu pula dengan motor keyless ini. Fitur keyless memang canggih dan menjawab persoalan mereka yang pelupa. Namun, kenyataannya, ada sisi merepotkannya juga. 

Baterai remote melemah bikin masalah

Kelemahan paling mendasar dari motor keyless adalah bergantung pada baterai. Selama baterai dalam kondisi prima, sistem memang bekerja nyaris sempurna. Namun, ketika dayanya mulai melemah, masalah langsung bermunculan. Bisa saja fitur ini jadi tidak responsif, sulit dinyalakan.  Padahal, si pemilik sudah berdiri tepat di samping motor. 

Masalahnya, daya baterai yang melemah pada remote motor keyless tidak selalu memberikan peringatan yang jelas. Akhirnya, banyak pengguna yang baru menyadari baterai habis justru ketika motor sudah terparkir di parkiran umum, atau lebih buruk lagi, di tengah perjalanan. Situasi seperti ini tentu menyulitkan, apalagi bagi pengguna yang tidak terbiasa dengan prosedur darurat.

Baca juga Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai.

Betapa repotnya kalau remote rusak atau hilang

Kondisinya semakin repot kalau motor keyless mengalami kerusakan. Maklum, sistem motor keyless terdiri dari beberapa komponen elektronik sensitif seperti ECU, antenna receiver, dan modul smart key. Ketika salah satu mengalami gangguan, biaya perbaikannya jelas tidak bisa disamakan dengan motor konvensional.

Ketika remote keyless hilang, penyelesaiannya pun tidak segampang motor dengan kunci. Nggak bisa tuh kalian minta tolong ke tukang kunci pinggir jalan. Kalian harus melalui proses reprogramming yang dilakukan di bengkel resmi. Dan, kalau sudah berurusan dengan bengkel resmi, tahu sendiri dong biayanya bakal gimana? Betul, tidak murah, bahkan bisa mencapai jutaan rupiah tergantung merek dan model motor.

Biaya perbaikan motor keyless ini makin terasa mencekik ketika motor sudah melewati masa garansi. Yang artinya, semua biaya harus ditanggung sendiri oleh pemilik kendaraan. Wow, gws dompet para pengendara motor keyless. 

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

Isu keamanan motor keyless yang mulai diperdebatkan

Hal lain yang ternyata bikin pengguna motor keyless jadi ketar-ketir adalah tentang keamanannya.

Jadi begini. Saya yakin awalnya para pengguna memilih jenis motor keyless karena klaim keamanan yang lebih tinggi. Tanpa lubang kunci mekanis, dilengkapi immobilizer dan enkripsi sinyal, motor keyless digadang-gadang lebih sulit dibobol. Masuk akal memang.

Akan tetapi, ceritanya lain di lapangan. Sudah ada beberapa kasus pencurian motor berteknologi keyless. Modusnya beragam, mulai dari digotong, dugaan penggandaan sinyal hingga kelalaian pemilik yang tanpa sadar memberi celah.

Tidak kalah mengejutkan, ada pula pengalaman pengguna yang mendadak panik ketika remote-nya ternyata bisa merespons motor lain dengan tipe dan model yang sama. Motor dia terparkir berjejer dengan motor yang sama. Meski kasus seperti ini tidak umum dan bisa dipengaruhi faktor teknis tertentu, tetap saja membuat rasa percaya terhadap motor keyless jadi goyah.

Baca juga Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”.

Motor keyless rentan gangguan sinyal dan lingkungan

Kesabaran para pemilik motor keyless ini juga diuji ketika berhadapan dengan gangguan sinyal.

Jadi begini. Secara teknis, sistem keyless bekerja dengan gelombang radio jarak dekat. Artinya, performanya sangat bergantung pada kondisi lingkungan. Di area dengan interferensi tinggi, misalnya parkiran basement, pusat perbelanjaan besar, atau kawasan padat perangkat elektronik, respons sistem bisa melambat atau tidak stabil.

Dalam kondisi tersebut, motor tiba-tiba tidak bisa dinyalakan, alarm berbunyi sendiri, atau sistem immobilizer aktif tanpa sebab yang jelas. Kalau sudah begitu, siapa orangnya yang tidak panik? Ini bukan cacat produk ya, tapi riil keterbatasan teknologi nirkabel yang akhirnya bikin pengguna trauma.

Motor keyelss kurang bersahabat untuk semua kalangan

Kerepotan selanjutnya ada pada sisi ergonomi penggunaan. Bagaimana, ya? Motor keyless memang canggih dan keren, hanya saja bagi generasi yang sudah terbiasa dengan kunci konvensional, butuh waktu untuk adaptasi. Pasalnya, tombol, indikator, dan prosedur tertentu pada motor keyless benar-benar butuh effort untuk dipelajari.

Misalnya, ketika remote keyless-nya bermasalah. Mau nggak mau, pengguna harus menyalakan motor mereka dengan cara manual. Yaitu, dengan memasukkan kode id-nya. Misal, kode manualnya 52415262, ya selanjutnya tinggal tekan knob sesuai angka. Angka 5 tekan knob 5 kali sampe bunyi tit, trus angka 2 tekan knob 2 kali sampe bunyi tit, begitu seterusnya. Dan itu jelas sangat merepotkan. Dipikir-pikir, mending engkol nggak sih? Tinggal diengkol, terus langsung ngenggg.

Pada akhirnya, hal-hal sederhana yang dulu bisa diselesaikan dengan cepat, entah kenapa jadi ribet di hadapan motor keyless. Itu sebabnya, teknologi keyless ini sepertinya memang hanya cocok bagi mereka yang sudah siap mental dan dompet.

Akan tetapi, bagi pengguna yang menyukai kepraktisan yang lebih sederhana, motor dengan kunci manual jelas jadi pilihan. Bodo amat dibilang, “Motornya masih pakai kunci lemari?” yang penting nggak perlu stres ketika remote motornya tiba-tiba bermasalah.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2026 oleh

Tags: keylesskuncikunci motorMotormtoor keyless
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

7 Kasta Motor Jadul yang Masih Digemari dan Diburu Kolektor Motor Mojok.co

7 Kasta Motor Jadul yang Masih Digemari dan Diburu Kolektor Motor

30 Januari 2025
4 Spare Part Motor yang Sering Hilang saat Sedang di Parkiran Sing Numpak Motor i Ngopo, Toh? Wis Ngerti Udan Kok Ora Mantolan?

Sing Numpak Motor i Ngopo, Toh? Wis Ngerti Udan Kok Ora Mantolan?

4 Januari 2020
Bagi Saya, Pesisir Utara Buleleng Bali Istimewa, Bukti Nyata Bhinneka Tunggal Ika bule

Menguak Alasan Betapa Mengerikannya Cara Bule Mengendarai Motor di Bali

19 Oktober 2023
Anggapan 'yang Besar yang Salah' dalam Kecelakaan Itu Bodoh

Anggapan ‘yang Besar yang Salah’ dalam Kecelakaan Itu Bodoh

27 April 2022
5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pengendara Motor di Sepanjang Jalan Jogja-Solo terminal mojok

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pengendara Motor di Sepanjang Jalan Jogja-Solo

18 November 2021
Ribut-ribut Pilih Honda Atau Yamaha, Padahal Suzuki Tetap yang Terbaik

Ribut-ribut Honda Atau Yamaha, Padahal yang Terbaik Tetap Suzuki

27 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026
4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya  Mojok.co

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

18 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.